Saya Akan Bayar dg Nyawa Jika Pihak yg Berwajib Bisa Menyelidiki & Menangkap Pelaku: Curahan Hati Ayah Juventus Alves Pada Kasus Kematian Anaknya yg Meninggal Secara Tidak Wajar dan Belum Terungkap

Penyelidikan kasus kematian Juventus Alves dipertanyakan pihak keluarga
1
àĺvès @AgusAlves3

Kematian anakku ini sampai hari ini tidak terungkap, padahal anakku meninggal secara tidak wajar, Pak polisi @BareskrimPolri kejadian ini di kabupaten Belu NTT. pic.twitter.com/yqsMu8LXyl

13/10/2019 19:52:05 WIB
Expand pic
àĺvès @AgusAlves3

Saya mau bayar pengacara tapi tidak punya uang, saya hanyalah seorang security di sebuah perusahaan kelapa sawit di daerah kalimantan, saya mohon bantuan untuk mengungkap kasus kematian anak saya ini.

13/10/2019 19:58:26 WIB
àĺvès @AgusAlves3

Tapi apakah mungkin orang miskin seperti saya bisa dapat bantuan hukum? Sepertinya mustahil....

13/10/2019 20:06:28 WIB
àĺvès @AgusAlves3

Saya akan bayar dengan nyawaku jika pihak yang berwajib bisa menyelidiki dan menangkap para pelaku kejahatan ini terhadap anak saya Juventus Alves.

14/10/2019 15:02:32 WIB
àĺvès @AgusAlves3

Sahabatku sekalian, saya mohon dengan hormat agar kasus kematian anakku tidak perlu di RT lagi, karena untuk saat ini mereka hanya melayani para milioner dan para jutawan, bukan kepada kita yg pengemis keadilan.

14/10/2019 15:17:44 WIB
àĺvès @AgusAlves3

Saya hanya mau tanya pak, sampai dimana proses tentang kematian anak saya?

14/10/2019 15:30:06 WIB
àĺvès @AgusAlves3

Iya saya seorang security pak, tapi saya butuh keadilan. Saya mau tanya kepada bapak, bagaimana proses penyelidikan tentang anak saya Juventus Alves alias Apa Mali? Mohon pencerahannya pak?

14/10/2019 16:04:08 WIB
Call me: J 😎 @Jusca07538974

@C_Cazenove @AgusAlves3 @BareskrimPolri Laporannya sudah masuk @poldanttnews / @poldantt on progress in deep investigation. Kesulitan awal karena tidak ada Saksi Mata. Tapi yakinlah, POLRI tidak tinggal diam apalagi ini Delik Jatanras.

14/10/2019 11:49:33 WIB
àĺvès @AgusAlves3

@Jusca07538974 @C_Cazenove @BareskrimPolri @poldanttnews @poldantt Betul pak memang tidak ada saksi mata, tapi motor yang korban pinjam bagaimana bisa sampai ke tangan pemilik kalau bukan ada yang mengantar motor tersebut.

14/10/2019 12:32:10 WIB
Call me: J 😎 @Jusca07538974

@AgusAlves3 @C_Cazenove @BareskrimPolri @poldanttnews @poldantt Bapak bisa jelaskan di Ditjatanras Polda NTT atau Polres setempat sesuai TKP . Bapak petugas Security resmi'kan? Pasti faham prosedurnya. Silahkan.

14/10/2019 13:47:09 WIB
IntanIYKiDndonesia @IIYKindonesia

@AgusAlves3 @fathirputra @BareskrimPolri Menurut berita media online & polri Sedang di cari pelaku nya bos, inshaalah akan terungkap. Kejar sampai terciduk

14/10/2019 15:27:15 WIB
àĺvès @AgusAlves3

@BundanyaINTANYK @fathirputra @BareskrimPolri Semoga dengan bantuan rekan2 semua agar kasus kematian anakku segera terungkap, terima kasih saudaraku

14/10/2019 15:33:45 WIB
Den ARIEL @DenARIEL_

@AgusAlves3 @BareskrimPolri Om coba ke kopi Joni Hotman Paris tempat masyarakat mencari keadiadilan muda2han ada pencerahan

14/10/2019 16:02:57 WIB
àĺvès @AgusAlves3

@DenARIEL_ @BareskrimPolri Udalah, sekarang saya pasrah tentang kematian anak saya, semoga Allah membalasnya atas perbuatan mereka yang telah menganiayaya dan membunuh anakku.

14/10/2019 16:08:07 WIB
robbie @robbie49100423

@AgusAlves3 @AninditaAirin @BareskrimPolri Saya harap @DivHumas_Polri bisa mencari siapa manusia biadab yg tega menghilangkan nyawa ciptaan ALLAH ini.

14/10/2019 07:22:18 WIB

Sekilas tentang kasus kematian Juventus Alves

Kasus kematian, Juventus Alves pada 7 Juli 2019 lalu, masih meninggalkan tanda tanya bagi keluarga korban. Pasalnya, ada sejumlah kejanggalan yang hingga kini belum diungkap penyidik Polres Belu.

Kakek korban, Gabriel Ati kepada media ini, Jumat (2/8/2019) mengemukakan pihaknya hingga kini belum mengetahui jelas penyebab kematian cucunya. Hal ini terjadi karena penyelidikan pihak kepolisian berjalan ditempat. Bahkan hingga kini belum mendapatkan visum et repertum.
Lebih dari itu, tidak terlihat adanya pemeriksaan terhadap para saksi, yang mengetahui dan mengambil gambar saat lakalantas 6 Juli dini hari. Harusnya polisi memeriksa saksi untuk mengungkap kebenaran kasus tersebut.

Pensiunan PNS itu melanjutkan, pihaknya juga mempertanyakan kematian korban yang dikaitkan dengan lakalantas. Sebab kerusakan sepeda motor yang dikemudikan korban pada bagian belakang dan saya kiri kanan. “Harusnya kalo jatuh kanan maka bagian kanan yang rusak. Sebaliknya juga kalau jatuh kiri. Ini malah motor rusak bagian kiri kanan dan bagian belakang,” paparnya.

Baginya, kasus ini mudah diungkap, karena banyak pihaknya yang mengetahui keberadaan korban, sebelum lakalantas bahkan hingga ditemukan meninggal. “Kami rasa janggal, karena orang yang foto korban lakalantas itu, tahu rumah saya, kenapa tidak antar ke rumah saya. Mereka semua tau korban tinggal dengan saya,” ujarnya bertanya.

Dia berharap penyidik Polres Belu serius dan terang benderang mengungkap kasus kematian cucunya. Cucunya ditemukan tal bernyawa di rumah tua pertigaan Weaituan-Tini. “Kami harusnya dapat pemberitahuan hasil penyelidikan juga hasil visum. Kenyataannya kami tidak terima semua,” papar Gabriel Ati.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing yang dikonfirmasi mengemukakan kasus itu masih dalam penyidikan pihaknya. Namun korban ditemukan meninggal dunia, karena lakalantas. Hasil visum et repertum juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Nanti tambah perwira melati dua ini, pihaknya akan memberikan SP2HP kepada keluarga terkait kasus tersebut.

Untuk diketahui, Juventus Alves ditemukan warga tewas pada rumah rusak di pertigaan Tini-Weaituan, pada 7 Juli 2019. Hingga kini TKP masih dilingkari dengan police lin

URL KILASTIMOR.com Penyelidikan Kasus Kematian Juventus Alves oleh Polres Belu Dipertanyakan Pihak Keluarga ATAMBUA, Kilastimor.com-Kasus kematian, Juventus Alves pada 7 Juli 2019 lalu, masih meninggalkan tanda tanya bagi keluarga korban. Pasalnya, ada sejumlah kejanggalan yang hingga kini belum diungkap… 430

Comment

No comments yet. Write yours!