0
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Fakta-Fakta yang Membuat Warganet Percaya Penusukan Wiranto Adalah Sandiwara Belaka, No. 4 Bikin Netijen Tercengang. #AnehTapiFakta pic.twitter.com/pKiL85kn15
Expand pic
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Insiden penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Kamis (10/10) ternyata tak lantas membuat warganet empati. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Mereka justru melihat banyak kejanggalan yang ujung-ujungnya menjadikan Islam dan radikalisme sebagai target. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Ada beberapa fakta yang menjadi pertimbangan Warganet. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
1. Pelaku tinggal serumah tanpa jelas ikatannya. Syaril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan terhadap Wiranto tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Hal itu disampaikan oleh Ketua RT 004 Desa Menes Mulyadi. "Dari bulan Februari 2019 sudah tinggal di sana. Pokoknya sudah lama," kata Mulyadi, Kamis (10/10). #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Mulyadi mengatakan saat baru pindah ke rumah kontrakan itu, Abu Rara membawa seorang anak perempuan berusia 13 tahun. Empat bulan kemudian, Abu Rara membawa Fitri tinggal bersama di rumah kontrakan itu. #AnehTapiFakta m.kumparan.com/@kumparannews/…
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Timbul pertanyaan: Apakah mereka sepasang suami istri? Kok bisa tinggal bersama dalam satu rumah? Bukankah mereka diduga 'Islam Radikal'? #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
2. Pelaku mengaku sudah menikah tapi tak bisa menunjukkan bukti. Menurut Mulyadi, Abu Rara, Fitri & anak perempuan yg masih berusia 13 tahun itu tidak pernah bergaul bersama masyarakat sekitar. Bahkan, selama Mulyadi menjabat ketua RT, baru sekali berkomunikasi. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
"Pas pertama pindah ke sini, kan saya minta berkas kependudukannya. Mereka mah tidak pernah bergaul," ujarnya. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Kepada Mulyadi, Abu Rara mengaku Fitri adalah istrinya. "Ya, mengakunya mah Fitri ini istrinya. Dia juga izin mau nikah di Bogor waktu itu," ujar Mulyadi. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Namun klaim pernikahan itu tidak pernah terbukti. Musababnya, Abu Rara dan Fitri tidak pernah menyerahkan dokumen saat ditagih rukun tetangga. Alasannya berkelit. m.kumparan.com/@kumparannews/… #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Polisi sendiri kemudian memulangkan anak dari Syahril Alamsyah alias Abu Rara ke kerabatnya di Medan, Sumatera Utara. Bocah 13 tahun itu diajak orang tuanya saat mereka hendak Wiranto. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
"Kebetulan pelaku kan pendatang, jadi kita amankan anak itu kepada pihak keluarganya di Medan," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi, di Polsek Menes, Kamis (10/10). #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Polisi menduga Abu Rara membawa anaknya ikut dalam aksinya agar tidak dicurigai. Terlebih, kata Edy, penusuk Wiranto terlihat berbaur dengan masyarakat. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
3. Pelaku jarang bergaul dan tidak sholat berjamaah dan sholat Jumat. "Keseharian dia (Abu Rara) jarang gaul, paling keluar cuma beli makanan sama buang sampah aja," kata Mulyadi, Ketua RT 4, RW 1 saat ditemui di kediamannya, Kamis (10/10/2019). #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Mulyadi mengatakan, Abu Rara tidak pernah terlihat ikut beribadah salat Jumat yang ataupun salat berjamaah dengan warga lainnya. Padahal, masjid di Kampung Sawah hanya berjarak 100 meter dari rumah kontrakan yang ditempati Abu Rara. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
"Enggak ikut pengajian. Salat Jumat juga enggak pernah," ungkapnya. Pertanyaan: Jika mereka Islam, mengapa tidak sholat jamaah? #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
4. Pelaku sudah dipantau oleh Badan Intelijen Negara (BIN) sejak tiga bulan lalu. Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan pihaknya telah memantau pelaku penusuk Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto sejak tiga bulan lalu. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Budi memastikan pelaku penusuk Syahrial Alamsyah alias Abu Rara adalah teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
"Kami sudah pantau khusus pelaku ini tiga bulan yang lalu. Kan pindah dari Kediri ke Bogor, kemudian dari Bogor pindah ke Menes karena cerai dengan istri pertama," kata Budi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Di Menes, Pandeglang, kata Budi, pelaku menikah lagi. "Dan memang sel-sel seperti ini cukup banyak, sehingga kami mengimbau agar masyarakat tidak ikut dan memantau mengawasi sel seperti ini," kata dia. nasional.tempo.co/read/1258223/b… #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Publik bertanya, mengapa sudah dipantau tiga bulan lalu tapi tetap lolos? #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
Warganet langsung menyerbu kicauan Jerinx. Mereka ramai-ramai membalas dan menyukai tweet Jerinx. #AnehTapiFakta
HALO NETIJEN @Happy_Netijen
"Kalau besar namanya parang sat," komen akun @yeremi**onal. "Kalo dia bawa kampak mana bisa di umpetin sat," sahut @indra**ds. #AnehTapiFakta
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.