0
KataKita @katakitatweet
Di hari yg sama dg penusukan Wiranto ada rencana pengeboman SD Kanisius Smg. Pelaku sdh bebrp hari mnyatroni sekolahn tsb. Sempat ribut dg orang tua murid, terus di laporkan. Polisi kirim intel, akhirnya di tangkap, alasannya dia tdk suka dg sekolah Khatolik yg ada di Tlogosari. pic.twitter.com/JBCnyMGZmy
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Mommy Mumemo @TyasSantoso
@katakitatweet Mukanya bengis banget, hatinya penuh kebencian. Bukannya agama apapun mengajarkan cinta kasih & kedamaian?
palaBabi @dhido_armando
@katakitatweet MAU JADI AP NEGERI INI KALO ORG SEPERTI MEREKA YG TIDAK MENCINTAI PERBEDAAN MASIH DI LEPASKAN BERKELIARAN? 😡
Isa anshari siregar @BossToukeeIsa
@katakitatweet @dendo_david Dia lupa klu seandainya tuhan tdk suka sm org" katolik tentu allah sanggup utk melenyapkannya dr muka bumi ini tapi dia yg ngaku beragama islam yg di turunkan kpd nabi muhammad swa sbgai rahmatallilalamin dgn kesombongn iman dia seakan lbh berkuasa berbuat sewenang" pd agama lain
Trey @treyaieden
@TyasSantoso @katakitatweet Itu berarti dia setan yng bersembunyi dibalik agama.
Lina Ogie @Herlina_ogie
@katakitatweet Inilah contoh klo belajar agamanya ma Habib atau ustad yg menebar kebencian saat memberikan ceramah...
Call me baby @febroiii_
@seanyoritha @dhido_armando @katakitatweet Screenshot buat yg males baca! Btw makasih mbaknya udah share link, aku baca sampe habis dan terharu sma bapaknya :') pic.twitter.com/zqCDH3w1KD
Expand pic
Trey @treyaieden
@seanyoritha @TyasSantoso @katakitatweet 😂😂😂 ... Akhirnya tercerahkan kak. Terima kasih...
ꦫꦺꦒ ꦄꦀ꧑ꦿꦲ꧆ꦤ꧆ @seanyoritha
@treyaiden @TyasSantoso @katakitatweet Iya sama-sama 😊. Mari membiasakan diri untuk mencari info dulu sebelum ikutan menghakimi☺
Trey @treyaieden
@seanyoritha @TyasSantoso @katakitatweet Tapi saya bukan menghakimi orang tsb. Tapi menghakimi orang2 yanh punya kedok agama untuk melakukan kejahatan sdangkan semua agama mengajarkan kasih twitter.com/TyasSantoso/st…
TRIBUNnews.com @tribunnews
BREAKING NEWS: Pria Mencurigakan Ditangkap di Depan SD Kanisius Semarang, Ini Temuan Polisi jateng.tribunnews.com/2019/10/10/bre… via @tribunjateng
Damar Juniarto @DamarJuniarto

Bermimpi berlari, main voli, dan lompat parkour suatu hari nanti.

https://t.co/Xsv6BKpR1f
Damar Juniarto @DamarJuniarto
Ngawur! Syahrul mengalami gangguan jiwa akibat istri Syahrul meninggal dunia akibat kecelakaan di wilayah Tugu Semarang Barat tahun 2016. Ia memantau dan memotret kegiatan sekolah karena almarhum istrinya pernah bekerja di tempat tersebut. Baca: jateng.tribunnews.com/2019/10/10/bre… twitter.com/katakitatweet/…

Menurut Kapolsek Pedurungan Semarang, Kompol Mulyadi, pria tersebut bernama Syahrul yang tinggal di Dempel, Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.

"Ya benar. Pukul 07.00 WIB tadi kami menerima laporan ada orang mencurigakan yang mengintai SD Kanisius.

Dicurigai oleh orangtua siswa yang mengantar anaknya sekolah karena yang bersangkutan selalu mengambil video menggunakan ponsel," tuturnya.

Seorang penjual makanan di depan sekolah ini menuturkan, penangkapan itu memang terjadi sekira pukul 07.00.

Pria diperkirakan berusia 40 tahun yang datang sejak pukul 06.30 itu lantas dicokok.

"Orangnya tadi berdiri di sebelah parkiran.

Melihat-lihat orangtua yang sedang mengantarkan anaknya ke sekolah," kata pedagang yang meminta namanya disimpan tersebut.

Dia menjelaskan, pria tersebut datang mengendarai sepeda motor.

Tak hanya pagi ini, menurutnya pria tersebut sudah beberapa hari mengintai sekolah tersebut.

Kompol Mulyadi menjelaskan, seusai mendapat laporan dari warga, pukul 07.30 WIB aparat Polsek Pedurungan mendatangi sekolah.

Mereka melihat Syahrul sedang adu mulut dengan warga sekitar.

"Setelah kami amankan, Syahrul kami cecar beberapa pertanyaan.

Berdasarkan pengakuannya, dia melakukan pemantauan dan memotret kegiatan sekolah karena almarhum istrinya pernah bekerja di tempat tersebut.

Ia meyakini almarhum istrinya beberapa kali datang ke SD Kanisius," beber Kompol Mulyadi.

Saat terjadi penangkapan, Syahrul mengendarai sepeda motor Supra berpelat nomor H5633JH.

Barang-barang yang dibawa adalah SIM C, ATM Mandiri, STNK, dan beberapa lembar uang.

"Untuk menindaklanjuti, petugas Unit Intelkam Polsek Pedurungan mendatangi rumah ketua RT tempat Syahrul tinggal.

Berdasarkan pengakuan ibu Kisno ketua RT, Syahrul benar tinggal di kampung tersebut.

Sekitar tahun 2016, istri Syahrul meninggal dunia akibat kecelakaan di wilayah Tugu Semarang Barat.

Sejak kejadian tersebut, Syahrul mengalami gangguan jiwa," terangnya.

Mengutip ketua RT, ia menambahkan Syahrul kerap kali mengajak tetangga berkelahi walau tidak ada permasalahan apapun.

Pengakuan yang sama juga diutarakan Nur saat dimintai keterangan mengenai kondisi anaknya tersebut.

"Ibunya mengaku sudah beberapa kali mengajak Syahrul untuk berobat ke rumah sakit jiwa.

Hingga saat ini belum sempat karena yang bersangkutan selalu menolak.

Kami juga sempat menggeledah kamar Syahrul dan tidak menemukan benda-benda yang mencurigakan.

Kami tidak melakukan penahanan, tapi tetap akan kami pantau supaya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," tandas Kompol Mulyadi.

paijodirajo @paijodirajo
@DamarJuniarto @dobelden Kebiasaan buzzeRp membuat hoax soal radikalisme dan terorisme ini sudah sangat meresahkan. Hebatnya mereka selalu kebal hukum.
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.