0
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
[THREAD] CELEBRITY ENDORSEMENT - Is it Really Worth The Money? Merekrut artis sbg brand ambassador adalah salah satu marketing tools yg biasa digunakan perusahaan. Semakin populer artisnya, semakin gede pula costnya. Apa yg membuat perusahaan mau investasi banyak disini? pic.twitter.com/lqZodhxABG
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุฎู…ู† ุงู„ุฑ ุญูŠู…. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sebelum saya masuk bahasan utama. Saya jajak pendapat dulu kayak biasanya ya. Apakah kalian tertarik mencoba produk/brand yang diendorse oleh artis favorit kalian?
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Menurut penjelasan sederhana dari @Wikipedia. Brand ambassador itu seseorang yg direkrut perusahaan untuk jadi representasi sebuah brand. Brand ambassador bertugas membantu perusahaan untuk meningkatkan angka penjualan serta menumbuhkan brand awareness di pasar. pic.twitter.com/VbCcGvaEpn
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Yg dimaksud brand awareness adalah istilah marketing untuk mendeskripsikan tingkat seberapa familiar brandmu di kalangan masyarakat. Krna ada tipe orang cenderung beli produk yg brandnya familiar drpd yg gak terkenal. Disini kemudian brand awareness jd penting. - @Investopedia - pic.twitter.com/NKsJBEYLkl
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Kenapa perusahaan merasa perlu bantuan pihak ketiga dlm promosi brandnya? Apakah strategi marketing seperti diskon, buy 1 get 2, atau advertising lain dirasa blm cukup? Riset dari @SMRev menunjukkan data bahwa 78% orang lebih percaya rekomendasi orang lain drpd iklan advert. pic.twitter.com/oAMqJgmKiR
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Pada dasarnya semua orang bs jd "ambassador" suatu brand dgn rekomendasikan suatu produk pd teman ataupun keluarganya. Menurut polling dr @Crowdtap, rekomendasi orang lain, apalagi yg dekat, diyakini bisa menaikkan penjualan. Malah lebih efektif kan? pic.twitter.com/8a1xjp6566
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Riset tersebut senada dgn paper yg ditulis oleh Al-Shuaibi, et al (2016). Gimana peran brand ambassador bisa dilakukan siapa aja. Bahkan dari internal perusahaan itu sendiri, ketika karyawan merasa ada value positif dari brand yg direpresentasikan. Lalu gimana dgn selebritis? pic.twitter.com/WxgiKggJKv
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Kenapa thread kali ini saya fokuskan ke figur selebritis? Sesimpel penjelasan @Forbes ini. Karna orang2 jadiin CR7, Blackpink, BTS, Raisa, dll sbg idol mereka. Ketika high profile celebs kyk mereka terlibat dlm aktivitas promo, fans mereka terdorong untuk mencoba beli produknya. pic.twitter.com/WCEP2K1qHE
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Menurut @Forbes, alasan paling umum perusahaan kerjasama dgn selebritis adalah untuk exposure brand mereka. Semakin populer artisnya, semakin besar lingkup audiensnya, dan semakin besar pula potensi brand awarenessnya meningkat. Brand Anda mulai dikenal potential customers. pic.twitter.com/KgAu0EkvuO
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Oke, exposure sudah dapet. Brand awareness mulai tinggi. Tapi itu ndak akan ada artinya kalo gak bisa naikkan angka penjualan. Untungnya, menurut survey dari Crushldn.com, 60% orang berpendapat bahwa endorsement dari celebrity punya dampak pada buying behavior mereka. pic.twitter.com/dNoTtvQIAe
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Namun popularitas artis ndak bisa jd faktor tunggal kriteria BA yg ideal. Setidaknya menurut survey @globalwebindex ini. Reputasi artis jg megang faktor penting. Customer bs stop loyal pd suatu brand kalo artis yg jd BA punya bnyk skandal negatif atau atitudenya gak bagus. pic.twitter.com/ddn8PLVeQc
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Namanya jg selebritis. Pasti ada fans dan ada haters. Perusahaan harus siap kehilangan sebagian customernya karna mereka gak suka sama artis yg jd BA. Itu menurut riset dari Crushldn.com. Contoh : Shopee milih CR7 nih. Bs jd fanbase leo messi malah uninstall shopee ๐Ÿ˜„ pic.twitter.com/nPHt5cOM0U
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Kenapa Tokopedia pake BTS? Kenapa Shopee pake Ronaldo? Mungkin inilah jawabannya menurut @zoovu dan @globalwebindex. Celebrity endorsement diyakini lebih punya appeal atau efek pada younger audience. Dimana itu sesuai dengan segmen usia fanbase dari BTS dan CR7. pic.twitter.com/dvXLyrUFHd
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Mengkaji contoh case dari e-commerce seperti tokped dan shopee ini, kita perlu melihat fakta bahwa Indonesia menempati urutan teratas user internet yg aktif belanja online. Bahkan diatas Thailand dan China. Itu menurut data dari @hootsuite. pic.twitter.com/xHEibFZl58
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Kenapa kemudian Tokopedia mutuskan invest ke BTS?? Data dari @SimilarWeb ini mgkn cukup menjawab ya. BTS punya fanbase skala worldwide. So, it's safe to say Tokopedia berencana untuk boosting awareness brandnya dan mulai penetrasi ke pasar negara2 tetangga. pic.twitter.com/fBBtCRt035
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Malik & Sudhakar (2014) menjelaskan ttg source credibility model. Dimana semakin pas kriteria artis yg dipilih, semakin besar potensi customer pengen beli. Itu krna produk yg dijual selaras dgn artis yg dipilih. Misal, Lebih kredibel mana Ronaldo promosi Nike atau Shopee? ๐Ÿ˜„ pic.twitter.com/GAFr09Jh3K
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Namun ada juga tipe customer yg bodo amat sama brand atau kualitas produknya, mereka lebih peduli sama social presence artis favoritnya. Sehingga mereka tetap terdorong untuk coba beli brand itu hanya karna artis favorit mereka yg jd bintang iklannya (Khan, et al, 2016). pic.twitter.com/41gJd363MK
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Ding, et al (2011) mengulas riset ttg 87 artis yg dilibatkan dlm announcement kontrak endorsement di 35 perusahaan. Secara rata2, dari announcement itu aja, stock return yg didapat bs surplus 0,44%. Artinya, secara umum, celebrity endorsement dinilai ada impact yg cukup positif. pic.twitter.com/zmnFwA865E
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
CONCLUSION Kalo ditanya, apakah worth it perusahaan investasi jor2an buat ngontrak selebritis jd ambassador? Jawabannya menurut saya kembali ke tujuan perusahaan. Apa urgensi pake ambassador? Target market baru? Bangun brand awareness? Atau sekadar boosting sales number aja?
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Brand yg punya reputasi gede semacam Apple atau Microsoft mungkin gak perlu lagi ada brand ambassador. Sehingga dana investasi untuk advert itu bisa dialihkan ke departemen research and development untuk terus meningkatkan inovasi2 yg menarik.
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Karna dianggap merepresentasikan brand image perusahaan, maka reputasi artis yg dipilih jg gak boleh asal. Gak cuman asal populer. Namun tetap harus punya image positif di kalangan target pasar. Sehingga brand tersebut dirasa lebih relateable dikalangan potential customersnya.
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Sekian yg bisa saya share kan gaes dalam thread kali ini. Semoga bisa memberikan manfaat bagi yg membaca. Sampai ketemu di thread-thread yg lainnya. ๐Ÿ˜„ [THREAD-END]

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.