0
d i n a @akuitudina
Semua Itu Butuh Kerja Keras =A THREAD= pic.twitter.com/IvFlHCKINu
Expand pic
d i n a @akuitudina

Anna uhibbuka fillah

d i n a @akuitudina
Mohon maaf sebelumnya kalo threadnya berantakan, soalnya baru pertama kali bikin thread. Mulai sekarang cobalah untuk menghormati setiap profesi terpuji,, karena tidak ada profesi sepele di hadapan Allah jika itu benar-benar diniatkan untuk beribadah kepadaNya saja.
d i n a @akuitudina
Kata profesi “Guru TK” … "ohh,, hanya guru TK" "gampanglah kerjaannya,, cuma ngajari anak nyanyi-nyanyi doang kan??" "hmm.. ilmunya ga harus tinggi-tinggilah,, lulus SMA juga bisa kok langsung jadi guru TK" "jadi guru TK mah gampang…" "iihh,, ga level banget lah yaaa…"
d i n a @akuitudina
Dan mungkin masih banyak cibiran yang lain (tapi saya mencoba khusnudzon saja lah,,, guru yang sangat berjasaMungkin masyarakat kebanyakan memandang rendah profesi guru TK yang dianggapnya hanya mengajarkan menyanyi saja kepada anak, menunggui mereka bermain,
d i n a @akuitudina
menyediakan kertas untuk menggambar, atau apa pun itu… Hal itu terjadi karena ketidaktahuan mereka , jadi jangan menilai sesuatu hanya dari satu sudut pandang saja…
d i n a @akuitudina
Menjadi guru TK bukan sekedar mengajari anak menyanyi, menggambar, mewarnai, menulis.. tapi lebih dari itu. Semua ilmu tentang aspek perkembangan anak dari mulai Kognitif, Fisik-Motorik, Sosial-Emosional, Bahasa, Seni, Moral dan Nilai Agama harus dikuasai oleh seorang guru TK.
d i n a @akuitudina
Betapa hebatnya perjuangan seorang guru TK itu yaaakk?? Kenapa begitu??
d i n a @akuitudina
Karena di masa itulah (yang biasa disebut “Golden Age”) seluruh aspek perkembangan anak berkembang sangat pesat. Maka dari itu, mereka membutuhkan stimulus yang tepat agar dapat berkembang dengan tepat pula.
d i n a @akuitudina
Sungguh bisa dikatakan berat mungkin tugas seorang guru TK. Mereka diibaratkan membuat fondasi untuk selanjutnya akan didirikan bangunan yang menjulang nantinya. Jika fondasi itu sudah salah dan konturnya tidak kuat,, maka sangat mustahil bangunan di atasnya bisa berdiri tinggi.
d i n a @akuitudina
Begitupun dengan guru TK,, saat tidak mampu memberikan stimulus yang tepat sesuai dengan perkembangannya, pertumbuhan anak di kemudian hari pun akan mengalami gangguan (gangguan di sini bukan berarti idiot lho ya,,
d i n a @akuitudina
tapi bisa jadi kurang maksimalnya perkembangan salah satu aspek di atas). Klo soal idiot itu ada bahasannya sendiri. Akan tetapi juga bukan seratus persen itu kesalahan guru TK klo aspek-aspek perkembangannya berkembang kurang maksimal,
d i n a @akuitudina
ada faktor pengasuhan orang tua yang mungkin tidak sejalan dengan yang sudah diusahakan oleh guru di sekolah, faktor lingkungan juga bisa. Selain itu, persiapan untuk mengajar pun tidak cukup 1-2 jam saja. Mau tau apa aja persiapannya??
d i n a @akuitudina
Mulai dari pagi, guru-guru TK sudah di sekolah lbh awal dari pada anak-anak agar saat anak datang sudah ada yang menyapanya dan sudah menata/menyiapkan media yang nantinya akan dipergunakan dalam kegiatan anak. Menyapa anak dgn senyuman yang tulus meski mungkin guru ada masalah
d i n a @akuitudina
Saat kegiatan bermain sambil belajar (bukan belajar sambil bermain lho ya,, silahkan direnungi perbedaannya), guru dengan sabar menghadapi segala ke-aktifan anak dan harus bisa meresponnya agar anak tidak merasa diabaikan.
d i n a @akuitudina
Saat anak-anak istirahat,, jangan pikir guru-guru TK bisa isritahat layaknya guru SD, SMP, ataupun SMA... Mereka tetap masih berkegiatan menjaga anak-anak yang berlarian kesana kemari, menjaga anak yang panjat sana panjat sini,
d i n a @akuitudina
memberikan pembiasaan anak untuk toilet training, dan siap tanggap dengan keadaan yang tiba-tiba membutuhkan otak berpikir untuk bisa menyelesaikannya (seperti anak bertengkar, anak berebut, anak jatuh)
d i n a @akuitudina
Saat waktu pulang sekolah datang, guru TK pun belum bisa langsung plg. Mereka masih menjaga anak-anak yang belum dijemput orang tuanya dan memastikan yang menjemput anak adalah orang tua ataupun kerabatnya (ingatkan kasus penculikan anak dengan modus menjemput anak di sekolah)
d i n a @akuitudina
Nah,, setelah anak-anak dijemput semua.... oowwww guru TK pun belum bisa pulang,,, beliau-beliaunya masih merapikan media yang telah digunakan anak-anak hari itu dan kembali menyiapkan media untuk hari esok. Belum lagi kalo ada rapat.
d i n a @akuitudina
Alhamdulillah bisa menyenangkan hati anak anak.. pic.twitter.com/ix8pG8XXzt
sya. @tinbijuseyoo
@akuitudina hallo, dina. terima kasih sudah berkontribusi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. salam buat adik-adiknya, lucu sekali. 💓
d i n a @akuitudina
@tinbijuseyoo Hai, sya. Terimakasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca threadku 💛
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.