"Saya mikir bgmn respon ortu bila saya mati" Thread Curhat Cewe Yg Tangisnya Jadi Foto Berita Demo #ReformasiDikorupsi Thread By @raisawidiastari

Di Balik gembosnya aksi demo yang diinisiasi BEM
Thread Asik demo RUU mahasiswa tolak RUU demo THREAD dprri reformasi dikorupsi bem
0
tirtoid @TirtoID
Demonstran yang mengikuti aksi 30 September di Jakarta tidak sebanyak demonstrasi-demonstrasi yang terjadi sebelumnya. Beberapa BEM menarik diri, beberapa lainnya tetap mengikuti aksi dengan massa yang lebih sedikit dari sebelumnya. tirto.id/ei2y
URL tirto.id 941 Di Balik Gembosnya Aksi Reformasi Dikorupsi 30 September - Tirto.ID Demonstran dari mahasiswa dalam aksi 30 September di Jakarta tak sebanyak aksi pekan lalu. Sejumlah BEM memilih mundur.
Raisa Manaf @raisawidiastari
[ A THREAD ] Berhubung muka saya yang dipakai untuk berita yang menyedihkan ini, saya mau cerita apa yang terjadi dengan diri saya sampai nangis begitu pada tanggal 30 September 2019 kemarin. twitter.com/TirtoID/status…
Raisa Manaf @raisawidiastari
Hari itu saya dipercaya oleh teman-teman untuk menjadi dinlap AMUkK bersama dengan kawan saya Ris untuk demonstrasi besar yang dilakukan oleh berbagai macam elemen masyarakat sipil.
Raisa Manaf @raisawidiastari
Saya sadar bahwa ancaman dan teror dari aparat itu sangat menakutkan, walhasil saya memutuskan untuk mengamankan diri saya dengan memakai jaket kuning yang saya pinjam dari kawan saya @DimasPutera18 berhubung jakun saya hilang karena dicolong entah siapa di ruang BEM.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Saat bertugas di lapangan, saya merasa sangat senang ketika melihat massa aksi yang terbilang banyak walaupun ancaman sudah datang darimana-mana. Ibu-ibu petani, nelayan, buruh, mahasiswa, pelajar, dan elemen masyarakat sipil lainnya turun untuk menyuarakan aspirasi yang -c-
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 -c- tak kunjung didengar oleh para elit negara. Senang rasanya berada di tengah-tengah orang-orang yang peduli akan masa depan bangsa Indonesia yang nilainya perlahan terkikis dikarenakan penguasa korup.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Saya memikirkan bagaimana respon orangtua apabila anak terakhir paling nakal ini mati karena tengah melakukan demonstrasi untuk memperjuangkan reformasi yang dikorupsi. Saya memikirkan bagaimana kakak2 saya, teman2 di kantor, dan sahabat2saya yang selalu ada dan memberi semangat.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Namun pikiran itu segera saya kesampingkan dan menjalankan tugas sesuai apa yang telah ditugaskan kepada saya. Mendengar seluruh gemuruh yang diteriakkan massa aksi membuat saya tidak takut dan kembali bersemangat.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Menjaga massa aksi agar tetap kondusif & jauh dari hasutan provokator bukanlah hal yang mudah. Beruntung sekali mokom buruh sangat membantu agar seluruh massa aksi tetap pada barisannya kecuali bapor KASBI yang selalu menjadi yang terdepan. Aksipun berjalan kondusif dan lancar.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Bersama mahasiswa/i UI saya melakukan aksi simbolisasi memberikan bunga mawar kepada polisi (dari jauh) guna tidak melakukan tindakan represif (lagi) kepada massa aksi & bunga mawar untuk teman2 yg telah gugur serta yang masih sakit, ditahan di kantor polisi, & yg masih hilang.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Manik (Ketua BEM UI) memberikan orasi politik yang sangat keren yg pernah saya dengarkan. Saya yakin siapapun yang mendengar orasi itu akan terpantik. Bara api yg mungkin perlahan meredup karena senja telah mengintip seakan menyala lagi karena hembusan angin yg ditiupkan olehnya.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Tetapi memang semangat massa aksi untuk memperjuangkan demokrasi tidak bisa dibendung oleh mobil komando. Beberapa memilih untuk maju ke depan dan langsung berhadapan dengan pagar beton dan kawat berduri.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Di sana banyak sekali yang terjadi. Mulai dari adanya aksi lempar batu, penutupan jalan tol maupun jalan arteri sebrang DPR, gontok-gontokan dengan aparat yang tengah bertugas, dan kejadian-kejadian lainnya.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Saat itu saya dan partner saya berinisiatif untuk maju ke depan dan melakukan dialog bersama dengan barisan depan dengan kondisi yang saat itu cukup panas.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Saya berkali-kali mencoba meredam emosi mereka dengan mengingatkan mereka bahwa perjuangan yang telah dilakukan oleh masyarakat sipil selama ini akan sia-sia apabila keributan terjadi.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Saya juga berkata bahwa ada massa aksi seperti Ibu-Ibu Nelayan dan Ibu-Ibu Tani yang tidak siap tempur, tidak seperti mereka yang siap tempur kapanpun. Mereka menurut, walaupun sangat sulit untuk membuat mereka mengerti.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Namun mereka yang tersulut emosinya bukan hanya yang berada di depan mobil komando, melainkan yang menduduki jalan-jalan tol, dan arteri seberang DPR. Satu persatu kami datangi untuk memberikan mereka pengertian, namun setiap kami pindah jalan, jalan yang satunya ribut kembali.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Alhasil kami harus bolak-balik untuk meminta tolong kepada mereka di empat jalan besar agar mengerti kondisi dan aksi seperti apa yang ingin AMUkK ciptakan dalam aksi kali ini.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Beruntung sekali ada teman-teman yang koperatif dan mengusulkan untuk membuat border untuk mendorong mundur secara pelan-pelan massa yang tercecer di setiap jalan tol.
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Angkat topi untuk seluruh mahasiswa dan siswa SMK, STM, dan SMA yang membantu untuk menenangkan dan mengkondusifkan suasana di setiap ruas jalannya (terutama yang di jalan tol).
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 Saya merasa sangat terganggu karena Polisi terus menggunakan mobil lobby mereka yang sangat besar dan (menurut saya) tidak melakukan tindakan persuasif secara maksimal -c-
Raisa Manaf @raisawidiastari
@DimasPutera18 -c- (karena kalau memang mau persuasif, turunlah dari mobil dan melakukan lobbying langsung di depan massa aksi tanpa ada pagar beton dan kawat duri yang memisahkan. Akhirnya dengan toa pinjaman dari LBHM, saya berteriak kepada Pak Polisi;
Load Remaining (20)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.