3
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Sembahyang di ruang yg sunyi, jauh dari keramaian, kerap lebih menyentuh dan bermakna ketimbang sembahyang kolektif.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Sembahyang kolektif kadang bisa menghilangkan kesyahduan ibadah. Berubah menjadi ritual massal yg tak reflektif.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Tuhan adalah Yang Maha Sunyi. Cara terbaik berkomunikasi denganNya adalah melalui jalan yang sunyi dan senyap.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Saat masih kanak2, kita gemar membaca keras2. Makin dewasa, kita menikmati kegiatan membaca dg diam dan sunyi.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Kenikmatan membaca dlm keadaan sunyi kurang lebih sama dg kenikmatan sembahyang sendirian di tempat yg senyap.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Bukan rahasia lg, sembahyang kolektif kadang melibatkan unsur politis. Siapa yg menjadi imam atau pengkhotbah, bisa rebutan.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Siapa yg menjadi pengurus rumah ibadah, tempat ibadah kolektif dilaksanakan, bisa jadi persaingan "politis".
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Ketika ibadah kolektif sudah disusupi oleh unsur2 "politis", dimensi reflektifnya hilang. Berubah jadi arena pertarungan kuasa.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Bahkan ibadah kolektif bisa menjadi arena untuk "mencaci" golongan yg berbeda. Ada "ego kolektif" yg bekerja di sana.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Dalam situasi di mana ibadah kolektif berubah jadi "arena politis", ibadah individual adalah alternatif yg lebih baik.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
O Tuhan Yang Maha Sunyi. Aku berlindung kepadaMu dari sembahyang yang berubah menjadi pertarungan ego-kolektif. Amin.

Comment

MOH NAZMUDIN @MohNazz 09/01/2013 08:05:34 WIB
Saat ada unsur politis dalam ibadah kolektif, maka memang lebih baik ibadah personal. Atau bagaimana jika kita menghadirkan ke-khusu-an pribadi dalam ibadah kolektif.
Login and hide ads.