0
Andri Prasetiyo @andripst
(A THREAD) Saya hendak berbagi kronologi aksi hari ini yang dituding sengaja melampaui batas waktu dan hanya untuk membuat kerusuhan. Semoga ini dapat meluruskan tudingan-tudingan miring dan agar lebih adil memahami apa yang terjadi. #ReformasiDikorupsi #MahasiswaPelajarAnarkis
Andri Prasetiyo @andripst
Pukul 17.30 tadi di garis paling depan blokade menuju gedung DPR, polisi sudah meminta pesertan aksi untuk membubarkan diri. Peserta aksi dan mobil orasi pada pukul ini juga sudah mulai banyak yang mundur untuk membubarkan diri. pic.twitter.com/VR5ddNtQmI
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Andri Prasetiyo @andripst
Lalu, tiba-tiba tanpa peringatan tanpa ada kerusuhan sama sekali, aparat memberondong peserta aksi yang hendak membubarkan diri dengan gas air mata pukul 17.50. Suasana kacau, peserta aksi panik berhamburan. pic.twitter.com/QbmJy4iGnJ
Andri Prasetiyo @andripst
Ketika peserta aksi sudah mundur, dengan banyaknya yang tumbang karena gas air mata dan jalan yang membutuhkan waktu, tiba-tiba aparat kembali lagi mengejar dan menembaki gas air mata dengan membabi buta. #ReformasiDikorupsi pic.twitter.com/cmwuSvvhw1
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Andri Prasetiyo @andripst
Peserta sudah makin menjauh dari titik semula, hingga tiba di Semanggi. Sampai pada akhirnya, suasana mencekam kala aparat menembaki gas air mata begitu banyak dari atas jembatan semanggi ke bawah dekat plaza semanggi dan Atmajaya. pic.twitter.com/cT1I9izcYq
Expand pic
Expand pic
Andri Prasetiyo @andripst
Suasana mall mencekam karena ditembaki gas air mata, suasana jalan depan atmajaya menjadi tidak karuan. Saya dan rekan-rekan berinisiatif mengerahkan pengendara mobil dan motor untuk putar balik agar tidak terjebak di titik yang ditembaki gas air mata. pic.twitter.com/y4YnuAiGox
Expand pic
Expand pic
Andri Prasetiyo @andripst
Parahnya, aparat terus menembaki gas air mata di jalanan sudirman yang menjadi jalur peserta aksi membubarkan diri yang mana jalanan ini sangat padat dengan warga umum. Banyak korban berjatuhan. pic.twitter.com/EhYCL8RuWy
Expand pic
Expand pic
Andri Prasetiyo @andripst
Mari kita sama-sama untuk tidak tergesa menyimpulkan dan menghakimi. Realitas hanya mampu dipahami secara jernih ketika sisi lainnya diuraikan. #ReformasiDikorupsi 🙂
Andri Prasetiyo @andripst
Teruntuk kawan-kawan kemudian para buzzer, dimanapun berada yang memention atau mengirim pesan langsung dengan makian, ancaman, saya ingin menyampaikan pesan bahwa mari kita menumbuhkan diskusi yang arif dan bijak.
فيصل @salisils
@andripst @arman_dhani Menambahkan, saya tadi ikut di massa yg di arah pejompongan dimana pelajar jauh lebih banyak daripada mahasiswanya. Sekira jam 4 pelajar mulai melempari polisi. Mahasiswa mencoba menahan tapi tidak berhasil, akhirnya polisi menembakkan gas airmata. Mahasiswa bubar entah kemana.
فيصل @salisils
@ganruddy @andripst @arman_dhani Yup memang ada tadi pengguna celana SMA tapi tato disekujur badan. Anasir yang sekadar nyari rusuh jelas ada.
Robby GANTENG @mas_bhie
@andripst Itulah strategi provokasi Memancing emosi masa spy bertindak anarkis Spy bisa dipukul mundur dgn alasan sdh anarkis Stlh itu baru bikin isue "masa demo anarkis" Biar rakyat berbalik tdk pendukung aksi mhs Pengalaman 98 Tetap konsisten dan jaga stamina
Sakti @4Gone_
@mas_bhie @andripst Betul, sayangnya yang bikin strategi kurang melek teknologi. Udah hoax ketahuan mulu, eh dilapangan mau nipu kerekam mulu. Ga bisa gitu ya penguasa main sportif, mesti curang.
Erikson H RG @EriksonRG
@andripst @DivHumas_Polri @TMCPoldaMetro Coba tolong dikonfirmasi kebenaran dari status ini. Apa benar kronologi kejadian seperti ini? Jangan sampai orang2 menjadi salah paham terhadap satu sisi. Saya pribadi masih percaya polisi bertindak sesuai aturan.
Andri Prasetiyo @andripst
@EriksonRG @DivHumas_Polri @TMCPoldaMetro Silahkan, saya berada di tempat kejadian dan saya yang mengambil gambar tersebut 🙂
Erikson H RG @EriksonRG
@andripst @DivHumas_Polri @TMCPoldaMetro Makanya saya bilang perlu konfirmasi dari pihak @DivHumas_Polri sehingga buat orang2 yg belum & tidak bisa melakukan hal2 yang seperti anda lakukan menyampaikan pendapat bisa tahu kejadian yang sebenarnya. Tujuan dari aksi ini jelas. Bukan jd krn aksi ini mkin hncur bangsa ini
RA @rougecarmine
@andripst Oiya, wkt di dpr jgn lupa bapak polisi juga yg memprovokasi dgn kata2 yg intinya "ada polisi yg menyamar di barisan kalian"
Andri Prasetiyo @andripst
@andsoek Iya betul, sebagai respon tadi sesama peserta aksi kompak berulang kali saling mengingatkan dengan meneriakkan yel yel "hati-hati dengan provokasi".
asegaf @degsterrr
@andripst @andsoek Tp beberapa juga kebawa. Pas kita disuruh mundur. Beberapa orang ttep ngelemparin polisi pake batu. Pdhl polisi sudah blg mari diskusi. Tp semua tepuk tangan blg bodo amat sambil sukut petasan dr provokator
RA @rougecarmine
@degsterrr @andripst Saya di depan sekali saat itu. Saat ada yg melempar batu ke polisi, saya dan rekan2 mahasiswa berkali kali bikin barikade untuk meredam lemparan batu. Saya bahkan maju membelakangi polisi krn saya pikir siapa tahu kalau ada perempuan yg medis di depan, lemparan batu bs berhenti
manggabusuk @DulOzak
@andripst Sehabis Maghrib polisi menembakkan gas air mata kerumunan masa dan dibalas dengan batu dan bom molotov pic.twitter.com/vFhuSugrX2
dempel urang @Febrika74846546
@yokia9 @andripst Yess sependapat, Jika gk ada polisi yg mengawal demo, Massa jauh lebih anarkis dan merusak sarana prasarana di DPR dan wilayah² lainnya, nyari yg dicari gak ada, nuntut yg dituntut dicuekin aja, buat rusuh sana sini, gak kebayang hancurnya negeri ini, terimakasih TNI & POLRI 🤗
Load Remaining (5)

Comment

Teguuh @yaTegak 01/10/2019 14:04:56 WIB
Banyak anak2 dicari emaknya, gak bisa pulang, gak punya duit, katanya dibayar.... Eh.... Dibayar?
Login and hide ads.
Login and hide ads.