0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Selamat siang tweeps, sebentar lagi kita akan membahas tentang 'Penegakan Hukum Yang Tebang Pilih di Era @jokowi'. Semoga menjadi perhatian dan catatan bagi kita semua. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
2. Kita melihat penangkapan terhadap @anandabadudu dan jurnalis @Dhandy_Laksono menegaskan sikap diskriminatif pihak kepolisian dalam penegakan hukum. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/13ECTrx7vz
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
3. Kita juga melihat bahwa Akun-akun media sosial yang pro Pemerintah seperti mendapatkan imunitas ketika ketahuan melakukan dugaan tindak pidana. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
4. Sedangkan buzzer Pemerintah yang mengupload berita palsu soal ambulans tidak pernah ditindak oleh pihak kepolisian. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
5. Padahal sudah sangat jelas dan kita ketahui bahwa @Dennysiregar7 dikenal sebagai buzzer Pemerintah. Dan belum lama ini ybs mencuit video dengan tuduhan ambulans Pemprov DKI Jakarta digunakan untuk "mengangkut batu dan bensin" untuk demonstran di DPR. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/m1FnW0a5bn
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
6. Begitu juga dengan akun-akun pro Pemerintah seperti @OneMurtadha, @Yusuf_dumdum berposisi jadi top influencer soal isu ambulans. Selain itu ada akun @digeeembok @p3nj3l4j4h dan @Wahabislokal yang juga turut menyebarkan berita tersebut. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
7. Kita bahkan juga mengetahui bahwa video terkait ambulans tersebut bahkan sempat disebarkan oleh akun @TMCPoldaMetro sehingga makin meluas. Cuitan itu dihapus dan Kabiro Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengakui hal tersebut.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Dalam hal tersebut terlihat jelas bahwa memang ada imunitas untuk orang-orang di balik media sosial yang mendukung Pemerintah. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/zP98gZgMST
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
9. Begitu juga dulu dengan kasus penyebaran data pribadi oleh akun @ulinyusron, salah satu buzzer jokowi, yang kasusnya dibiarkan begitu saja. Pihak kepolisian berdalih tidak ada laporan terhadap Ulin. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/RF9nAYLzCF
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
10. Hal diatas sangat berbanding terbalik sekali dengan kasus @Dandhy_Laksono. Pada kasus tersebut pihak kepolisian menggunakan laporan tipe A yang artinya polisi sendiri yang melaporkan dugaan tindak pidana itu terhadap Dandhy. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
11. Semua hal itu lah yang membuat dugaan dan ketakutan masyarakat bahwa sebenarnya hukum di negara ini mau dibawa ke mana? Apakah hukum menjadi alat untuk kekuasaan? #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
12. Jika pihak kepolisian memang tegas memberantas hoaks, harus ada tindakan terhadap para penggaung di media sosial alias buzzer, tidak terkecuali buzzer pro pemerintah. Karena buzzer justru jadi biang disinformasi di internet. #ParadoksIndonesia

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.