Ratusan Pelajar Ikut Demo ke Surabaya, Ini Yang di Lakukan Kapolresta Sidoarjo

Beritapolisi.com,--Ratusan pelajar dari beberapa SMA dan SMK dari Pasuruan dan Sidoarjo yang hendak mengikuti aksi demonstrasi ke kantor DPRD Provinsi Jatim, Surabaya, tertahan operasi penyekatan Polresta Sidoarjo di wilayah Waru, Sidoarjo, Kamis (26/9/2019). Read More
KBPZainDwiNugroho PolrestaSidoarjo pelajar DEMONSTRASIMAHASISWA Pam Penyekatan Kapolresta sidoarjo
0
YUDHA S 4 NY @yudha_shanny
Ratusan Pelajar Ikut Demo ke Surabaya, Ini Yang di Lakukan Kapolresta Sidoarjo beritapolisi.com/ratusan-pelaja… lewat @BERITA POLISI pic.twitter.com/vvSmm15pd5
Expand pic

Ratusan Pelajar Ikut Demo ke Surabaya, Ini Yang di Lakukan Kapolresta Sidoarjo
Beritapolisi.com,--Ratusan pelajar dari beberapa SMA dan SMK dari Pasuruan dan Sidoarjo yang hendak mengikuti aksi demonstrasi ke kantor DPRD Provinsi Jatim, Surabaya, tertahan operasi penyekatan Polresta Sidoarjo di wilayah Waru, Sidoarjo, Kamis (26/9/2019).

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho memimpin langsung proses penyekatan ini. Para pelajar yang melintas di Aloha, Waru langsung dipinggirkan dan diperiksa Polisi.

"Mereka kami hentikan dan periksa, hasilnya ada yang tidak dilengkapi surat berkendara, ada yang membawa barang berbahaya seperti besi, kayu, botol, sabuk dengan kepala besi, dan sebagainya," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.

Lebih lanjut, menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, mereka sementara kami bawa ke kantor Polresta Sidoarjo untuk diberi arahan. Juga agar guru serta orang tuanya mengetahui.

Penyekatan pelajar ini tidak hanya dilakukan di kawasan Aloha, Waru tapi juga di Berbek, Bundaran, Waru, dan wilayah Taman. Upaya ini, juga untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan atau jatuhnya korban, khususnya para pelajar karena mereka masih anak-anak di bawah umur 17 tahun.

Sebelumnya, kemarin (25/9/2019), menurut Kapolresta Sidoarjo telah dilakukan cyber patrol Polresta Sidoarjo, dan ditemukan banyak broadcast ajakan pelajar SMA/SMK di wilayah Sidoarjo untuk ikut aksi demonstrasi ke kantor DPRD Provinsi Jatim di Surabaya.

"Seketika itu, kami memperoleh klarifikasi dari pihak Dinas Pendidikan Jatim bagian SMA/SMK di Kabupaten Sidoarjo, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo serta kepala sekolah di Sidoarjo. Intinya edaran aksi melibatkan pelajar tersebut adalah tidak diijinkan sekolah, dan hanya provokasi berupa hoax saja," jelas lulusan Akpol 1997 ini.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.