0
Aria Danaparamita @mitatweets
Ini klarifikasi aksi di DPR 24/9 berdasarkan observasi saya: - "mahasiswa rusuh" menurut saya sangat misleading - sore hari saya posisi dekat JCC - mahasiswa lagi duduk2 istirahat dan makan - jam 17.15an terdengar tembakan dari depan - ternyata gas air mata [THREAD]
Aria Danaparamita @mitatweets
- kami di dekat JCC masih bingung karena tidak tahu situasi di depan, dan setahu kami aksi diizinkan hingga jam 18.00 - kami diarahkan korlap beberapa univ untuk menyingkir menyiapkan jalan untuk ambulans/motor membawa teman2 yg parah terkena gas air mata atau terluka
Aria Danaparamita @mitatweets
- saya & @ichifro naik ke flyover JCC/Gerbang Pemuda memantau arah DPR - sekitar jam 17.30an mulai tembakan gas air mata bertubi-tubi - mahasiswa di depan DPR mulai berlari, yg di selatan DPR ke arah Semanggi - meski massa sudah mulai mundur, masih ditembaki gas air mata
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - mahasiswa teriak "air! air!" sambil lari dan dibantu teman2 di bawah dan atas flyover - kami tidak sadar, dari arah kiri/barat polisi menyiapkan barisan di atas flyover JCC - polisi menembak gas air mata *dari atas flyover* ke mahasiswa yang *sedang berlari mundur* di bawah
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - saat itu mahasiswa TIDAK melawan, TIDAK rusuh, tapi SEDANG BERLARI MUNDUR, tapi terus ditembaki gas air mata bertubi-tubi - kami di atas menyahut ke aparat agar berhenti menembak tapi mereka terus menembak - lalu ada beberapa massa yg melempar batu-batuan ke aparat
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - yang melempar batu hanya beberapa - saya kira tidak sampai 5 kali lemparan batu - takut bentrok, kami di atas lari turun flyover sambil menyahut "jangan lempar batu" dan "tahan" - di bawah mahasiswa masih pada lari menghindari gas air mata
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - kami mundur beberapa puluh meter dari flyover, - mahasiswa mulai regroup dengan univ-univnya - satu univ (saya ga tau univ mana) membuat barisan dan maju jalan kembali ke arah DPR sambil menyanyi "pak polisi tugasmu mengayomi, pak polisi jangan tembak kami lagi"
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - kami mundur beberapa puluh meter dari flyover, - mahasiswa mulai regroup dengan univ-univnya - satu univ (saya ga tau univ mana) membuat barisan dan maju jalan kembali ke arah DPR sambil menyanyi "pak polisi tugasmu mengayomi, pak polisi jangan tembak kami lagi"
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - maghrib kebanyakan mahasiswa sudah tidak di jalanan lagi, yg tersisa sebagian kecil plus massa yg tidak memakai jas almamater - sesudah gelap vandalisme mulai - mencabut rambu2 lalu lintas, merusak batasan busway dan tol - pelaku yg saya lihat tidak memakai jas almamater
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - katanya Palmerah dan arah TVRI bentrok, tapi kami arah Semanggi lumayan reda jam 19:30 - saya sangat impressed dg para mahasiswa karena koordinasi kuat - saat agresi aparat mereka mundur & langsung regroup - saat ada yg rusuh saling mengingatkan "hati-hati provokasi"
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro - sekarang saya ingat merasa sedih dan marah di atas flyover, melihat polisi menembaki teman-teman di bawah yg sedang lari dan tidak bisa melindungi diri - selama kejadian, terus terlintas peristiwa 98, dalam hati terus bersyukur "untung bukan peluru, untung bukan peluru"
Akbar Riyadi @akbarr277
@mitatweets Mau bantu infoin selaku salah satu mahasiswa yang ada disana, jadi infonya itu kita disuruh nunggu sampai siaran pers selesai, setelah siaran pers selesai pihak terkait diminta untuk keluar dari gedung ( Pak bambang kalau tidak salah namanya ) untuk menemui demonstran
Akbar Riyadi @akbarr277
@mitatweets Akan tetapi karena pihak terkait tidak mau keluar, kecewa lah mahasiswa disana. Dan itu terjadi pukul 16:00 atau 4 Sore, mulai terjadi beberapa aksi anarkis seperti pembobolan pagar dpr, itu masih pukul 4 Sore dan mulai ditembaki pula dengan water Cannon + gas air mata
Akbar Riyadi @akbarr277
@mitatweets Dan ga cukup sampai disana aja, ntah pukul 5 atau berapa kitapun masih dipukul mundur dengan gas air mata, secara kita udah ga ngapa ngapain dan itu sebagian udah jadi 1 sama TNI karena beberapa juga ada yang kena lemparan batu dari sana + sesak mungkin gakuat nahan gas air mata.
Akbar Riyadi @akbarr277
@mitatweets Waktu terus berjalan, dan kita terus dipaksa mundur hingga korban berjatuhan. Terakhir kita dipaksa mundur hingga masuk kedalam GBK. Setelah itu saya udah gatau apa apa lagi karena emang udah panik sejadi jadinya yang dipikirin gimana caranya lari dan biar ga ketangkep
Akbar Riyadi @akbarr277
@mitatweets Dan saya bersyukur karena menaruh dompet + HP di kantong almamater, mungkin kalau tidak sudah memar ini dada kena lemparan batu hahaha
Aria Danaparamita @mitatweets
@ichifro @RockersPantura - ini konteks: dari DPR sampai flyover JCC itu kurang lebih 1km, bayangin ratusan mahasiswa lari di tengah gas air mata, mata perih ga bisa liat, hingga berjatuhan. biasa lari 50m aja ngos-ngosan, ini pake dikejar tembakan gas air mata. twitter.com/masbwk/status/…
belum lima menit @mubazirkan
@mitatweets dr tmn w yg sempet turun ke jalan. jahat bgt emg polisi. pic.twitter.com/uFF72LDh08
Expand pic
Luc @Lucypuspitasari
@mubazirkan @mitatweets Bener banget ini😭 Aku mengalami kejadian di palmerah, ya Allah bilangnya mahasiswa yg rusuh padahal kita semua gak rusuh😭
فيصل @salisils
@ChusjairiMb @mitatweets Ini mobil plat merah dilempari oleh beberapa mahasiswa, sampai kaca pecah. Sebagian besar mahasiswa lain meminta agar teman2 menahan diri. Setelah agak reda, mobil dikawal mahasiswa sampai ke area yg aman.
Nasuha Ali Sobari @nasuhaalii
SEE? Sumber: Temen gue yang dilokasi sampai saat ini :)) pic.twitter.com/N8QztDkDQL
Expand pic
Harrison Wells @wratharchitect
@mitatweets Sektor 8 GBK pukul 7 malam kami masih stay di sana. Mostly mahasiswa yg kelelahan dan beberapa orang tanpa jas almamater. Ada yg mulai merusak aset halte bus tp kita teriakin untuk berhenti. Selang beberapa lama kami march ke depan, bergandengan, bernyanyi, but again...
Load Remaining (19)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.