2
Lambe Turah @TurahNyinyir
Ternyata di @KPK_RI saat ini penuh intrik dan gaya menjilat untuk tetap mendapat jabatan Simak nih @bachtiarfirdaus sedang briefing apan?? pic.twitter.com/F1LFWJwGAw
πŸ‘‘β£Fκ™―Aκ™―β£πŸ‘‘ @FaGtng
Izin nanya, Pada yg ngaku ustad dan kumpulan manusia genius terhormatπŸ™ @ustadzmaaher_ @Dandhy_Laksono @yunartowijaya @Arie_Kriting @ernestprakasa @Takviri Ini lagi ngapain ?? Opo maksud "Radikal elegant ??" Yg ngasi pengarahan, sutradara film ? πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ» pic.twitter.com/BjkESt8fe4
PANCASILA-INDONESIA @DjuaraTp
@FaGtng @bachtiarfirdaus @KPK_RI "Radical elegant" adalah kata2 bersayap dari kaum orang2 munafik..., yang turut mendukung dan menyetujui revisi UU KPK dalam forum resmi DPR !!! NB : Semua Fraksi DPR setuju revisi UU KPK !!!
pihoel2667 @ipung2667
@de_jungledunk Bang @bachtiarfirdaus mbok tolong klarifikasi maksud kata2 "RADIKAL ELEGANT" itu bgmn spy kjta org awam jd paham...krn sdh coba googling KBBI kok gk nemu penjelasan itu ya..tlg ya biar kita juga pinter....
#RakyatAkalSehat @abirekso
@bachtiarfirdaus itu siapa? Apakah perlu kita ungkap kepada publik siapa sebenarnya dia? twitter.com/TurahNyinyir/s…
@imanuel_95 @95_imanuel
Yang berbaju biru adalah Bachtiar Firdaus Eks BEM UI Kader PKS Yg membingungkan adalah kenapa dia yg briefing para mahasiswa sebelum demo, briefing dilakukan di KPK dan dihadiri oleh jubir KPK pula. Ada apa ini?? pic.twitter.com/eoVu5N8m4E
Expand pic
Eyis Resmawati @resmawati_eyis
@Fahrihamzah Kejar Dalangnya berarang di KPK Hancur kan Iblis " dan para kadal gurun di KPK pic.twitter.com/lUlBeSwZT5
Expand pic

KPK menepis adanya narasi yang menyebutkan bila aksi mahasiswa yang terjadi besar-besaran saat ini dilatari koordinasi dengan lembaga antikorupsi itu. Narasi itu dibentuk melalui video yang menyebar di media sosial.

"Peristiwa itu bukan pengumpulan BEM sebelum aksi di DPR, tetapi KPK menerima kedatangan perwakilan masyarakat sipil, akademisi, dan juga beberapa pimpinan BEM pada 12 September 2019," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (24/9/2019).

"Bahkan, pada saat itu KPK juga mempublikasikan melalui rilis ke media bahwa KPK menerima audiensi tersebut di ruang konferensi pers KPK," imbuhnya.

Febri turut menyampaikan ajakan agar menghargai niat tulus publik menyuarakan pendapatnya. Aksi yang digalang mahasiswa saat ini dinilai KPK jangan sampai ditunggangi kepentingan tertentu.

"KPK mengajak semua pihak menghargai niat tulus dari para mahasiswa dan masyarakat yang menyuarakan pendapatnya. jangan sampai mahasiswa dituduh digerakkan oleh pihak-pihak tertentu," sebutnya.

Dari catatan detikcom, pertemuan dalam video yang beredar itu terjadi pada saat Presiden Jokowi telah menandatangani Surat Presiden (Surpres) terkait revisi UU KPK. Saat itu mahasiswa dan akademisi datang ke KPK sejak Rabu, 11 September 2019, pukul 21.00 WIB hingga Kamis, 12 September 2019, dini hari.

Saat itu para mahasiswa menyalakan lilin yang membentuk tulisan 'SOS; sebagai bentuk dukungan terhadap KPK. Mereka menyalakan lilin tanda bahaya karena Indonesia makin dirundung darurat korupsi dengan adanya calon pimpinan KPK yang bermasalah, revisi UU KPK, dan revisi UU KUHP.

Febri ketika itu menyebut ada sekitar 75 mahasiswa yang berencana bermalam di KPK sebagai simbol menjaga KPK dari pelemahan. Setelahnya, pertemuan dilakukan yang dihadiri oleh BEM Universitas Indonesia, BEM Universitas Trisakti, BEM Universitas Indraprasta PGRI, BEM UIN Jakarta, Gerakan Antikorupsi Lintas Perguruan Tinggi, Ahli Hukum Pidana UI Gandjar Laksmana Bonaprapta, Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari, Pegiat Antikorupsi Saor Siagian, dan pegiat antikorupsi dari Gerakan Antikorupsi Lintas Perguruan Tinggi.

URL detiknews Beredar Isu Liar Pengumpulan Mahasiswa, KPK Ungkap Kejadian Sebenarnya KPK menepis adanya narasi yang menyebutkan bila aksi mahasiswa yang terjadi besar-besaran saat ini dilatari koordinasi dengan lembaga antikorupsi itu.
Sherlock Goen @GoenSherlock
@Generasi_MudaNU @bachtiarfirdaus @DivHumas_Polri 13 hari yang lalu, tepatnya tanggal 12 September 2019 kemarin....πŸ™πŸ™πŸ™
Den Djaka @DenDjaka5
@fafadhlh @TurahNyinyir @KPK_RI @bachtiarfirdaus tgl 11/12 ko lama,πŸ˜‚ emng lu kate ngumpulin org sgtu bnyk ga butuh waktu.πŸ˜‚
Bgsirnto @Iriantobagus
@TurahNyinyir @KPK_RI @bachtiarfirdaus Acara 12 September. Tidak sedang bicara radikalisme agama. Bukan video full. Ada press release resmi. Coba yg lain isu konyolnya, masa ginian doang
Sherlock Goen @GoenSherlock
@SWD_Wolverine @TurahNyinyir @RosaErna @KPK_RI @bachtiarfirdaus Bukan lama, tapi beberapa hari yang lalu, tepatnya 12 hari yang lalu dan rasanya ada sedikit berbau rada nyambung dengan aksi hari ini....πŸ™πŸ™πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜ @Aryosutejo3 @Aryprasetyo85 @HmfaqihA
GUNDAh guLAna @kayu_bondol
@TurahNyinyir @KPK_RI @bachtiarfirdaus Ini bkn video lama, tp 12 hr y.l. Msh dlm bln yg sama. Konsolidasi n prsiapn bth wkt n tdk trjadi dlm 1-2 hr.
freedomofspeech @freedom83825215
@TurahNyinyir @KPK_RI @bachtiarfirdaus Sebenarnya ini video tanggal 11/12 Sept namun narasinya cukup memicu aksi yg pd akhirnya tdk terkontrol. Khususnya di Jakarta.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.