2
Naila Rizqi @nailacoplacha

Believe in intersectional feminism 💚💛💜💙

Naila Rizqi @nailacoplacha
Sebelum kecolongan kek Revisi UU KPK yuk kita cek pasal-pasal yang bisa mempidana kita semua di RKUHP. Mulai dari yang remeh temeh dulu. A Thread / Sebuah Utas *gaya-gayaan dah pake utas segala #RKUHPNgawur
Naila Rizqi @nailacoplacha
1. Pidana bagi orang yg membiarkan bebek berkeliaran 😭😭😭 ga cuma manusia hewan aja dikekang sama #RKUHPNgawur 🐥🐥🐥 Kebayang ga kalau cuma perkara bebek numpang lewat peternak bebek kudu bayar denda Rp. 10.000.000? pic.twitter.com/wNuWoOgZkw
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
2. “ faqir miskin dan anak terlantar dipelihara negara” jadi mitos konstitusi karena kalau kamu miskin dan menggelandang kamu harus bayar denda 10 juta. Ampun galak amat ama orang miskin, ama koruptor aja baek. pic.twitter.com/Zm7fSUyJXw
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
Ralat dendanya 1 juta geng. Tetep susah sih nyarinya 😭
Naila Rizqi @nailacoplacha
3. Udah jangan pada suka begadang sambil karaoke kalau ga mau didenda 10 juta rupiaaaah. Boro2 karaoke bikin berisik tetangga aja didenda weeeee. Ati2 dah yg suka dangdutan! pic.twitter.com/Uy3F9PW6iK
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
4. Niatnya sih sayang ya, kalau ada temen mabuk jangan malah dimabukkan 🤔 tapi yah ga penjara 1 tahun juga kali. Suruh tobat tak mengulangi lagi aja kenapa 🙄 pic.twitter.com/iZc9Ig9Q5d
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
Okay kita mulai masuk ke yang serius. Siapkan popcornmu geng eh mentalmu. #RKUHPNgawur
Naila Rizqi @nailacoplacha
Berikut ini adalah pasal2 pidana super misoginis karena menyasar perempuan secara khusus. 5. Pasal2 ini akan menghambat akses terhadap pengetahuan kesehatan seksual dan reproduksi. Yg rugi siapa? PEREMPUAN. Laki2 mah bebas ga ada beban hamil kan habis ewe? pic.twitter.com/ZAW0uypbUN
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
6. Gini ini nih kalau agen patriarki bikin UU 😡 sama sekali ga berpihak pada perempuan. Aborsi dengan alasan apapun TIDAK BOLEH dilakukan dan diancam dgn 4 tahun penjara. Mau janin kita ga berkembang kek, mau kehamilannya membahayakan kek, mau kita korban perkosaan kek. pic.twitter.com/vAW7eiQRKD
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
Sedih ga sih? Mau nangis aku 😭 emang mereka pikir kehamilan itu sesederhana ngidam rujak buah gitu? Ga mikir apa kalau ada kondisi yg membuat perempuan ga bs meneruskan kehamilan? Sudah terpaksa kehilangan bayi masih harus dihadapkan dgn ancaman pidana. Empatimu di mana?
Naila Rizqi @nailacoplacha
Belum lagi kalau korban perkosaan 😭 traumanya menghantui seumur hidup. Masih disiksa dgn harus mempertahankan sesuatu yang mentrigger trauma mereka? Kejam!
Naila Rizqi @nailacoplacha
Yang lucu dan ajaib dr pasal ini adalah dokternya ga dipidana geng! Kita bs menafsirkan bahwa aborsi dgn alasan kedaruratan medis dan bagi korban perkosaan itu LEGAL dilakukan oleh dokter tapi perempuan korban perkosaannya tetep dipidana. Ini logika macam apa sii 😑😑😑 pic.twitter.com/3rkQIWBDQH
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
Ya emang udah bener aborsi harusnya legal dan dokter ga seharusnya dipidana begitu pula PEREMPUAN yang melakukannya. Emang sengaja mau menjarain perempuan yah?
Naila Rizqi @nailacoplacha
7. Ini ancaman terhadap ruang privat kita serta rentan menyasar kelompok rentan yang ga bisa mendaftarkan perkawinan mereka. Bisa dituduh zina dan dipenjara weee. Hati2 “Dipenjara karena cinta”. pic.twitter.com/VCO2nRkBQM
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
Pasal ini juga berpotensi mengkriminalisasi korban perkosaan dan digunakan pemerkosa utk dpt hukuman lebih ringan. Pemerkosa bs mengaku melakukan hub seks secara konsensual dgn demikian ancaman pidananya bs berkurang dr 12 tahun jadi 1 tahun. pic.twitter.com/UUdg6Ru4Z6
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
8. Another privacy breach. Ini bs jadi legitimasi bagi kepala desa untuk melakukan razia/penggeledahan ke rumah-rumah warga bahkan sampai ke kamar tidur orang. Padahal kepala desa bukan penegak hukum. pic.twitter.com/TDrNXa4iLq
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
9. Sekilas seperti tdk ada yg salah dr pasal ini tp coba lihat frasa sesama jenis. Kenapa harus disebut sesama atau beda jenis kelamin? Mau menyasar orientasi seksual seseorang? Lalu mari lihat definisi pencabulannya! Sangat luas. Apa itu tidak senonoh? Berciuman? Berpelukan? pic.twitter.com/JNQbH0IKRy
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
Kesel dah liat ketentuan tindak pidana kesusilaan. Kalau kata bang @erasmus70 mah “ngurusin korupsi aja ga becus, sok mau urus resleting”
Naila Rizqi @nailacoplacha
10. Lanjut ke pasal yang akan membawa kita pada otoritarianisme dan fasisme negara. Duh butuh meme goyang maumere putar kekiri kekiri kekiri lalu hilang. pic.twitter.com/Mqx4mpnIDN
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
11. Pidana makar ga cuma terhadap NKRI price die tapi juga berlaku pada presiden, wapres, dan pemerintahan yang sah. Ga main-main ancaman hukumannya MATI! pic.twitter.com/dy9ZaQYBZw
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
@NUNA__KIM Besok akn ada aksi tolak rkuhp di DPR. Yuk
Naila Rizqi @nailacoplacha
12. Selain makar masih ada lagi nih ancaman pidana penyerangan terhadap presiden baik diri (fisik) dan martabatnya. Menyerang kehormatan tuh gimana 😭😭😭 cover tempo kmrn masuk menyerang kehormatan presiden ga? pic.twitter.com/QFMUv7ni5e
Expand pic
Naila Rizqi @nailacoplacha
13. Ya Tuhan, Agustusan kemarin bendera depan rumah kusut dan kusam karena debu. Apa aku harus dipidana dengan denda 10 juta? 😭😭😭 pic.twitter.com/pV3FXZCjRD
Expand pic
Load Remaining (23)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.