0

Ramai jadi pembicaraan, cover Tempo Lukisan Jokowi berbayang "Hidung Pinokio" jadi pro kontra karena dinilai hina kepala negara

akhmad sahal @sahaL_AS
Saya sangat kecewa dgn cover Tempo terbaru. Sah2 aja kalo ⁦@tempodotco bersikap keras thd⁩ ⁦@jokowi⁩ soal KPK. Tp mengkritik tak identik dgn melecehkan...Mosok sekelas Tempo ikut2an Obor Rakyat sih.. pic.twitter.com/JOZM1POoZX
Expand pic
Expand pic
Avatar🌟🌟🌟🌟🌟☕🌞99🇲🇨 @avatarcs99
@sahaL_AS @tempodotco @jokowi Kali ini Redaksi majalah @tempodotco sudah Keterlaluan, gambaran Karikatur terkesan menghina Kepala Negara Klo tidak setuju dgn Keputusan Jokowi, Kritiklah dgn Elegan bukan dgn cara2 yg tidak BerEtika dan Tidak Beradab
andi mapperumah @amru_ms
@sahaL_AS @tempodotco @jokowi Cover itu tdk melecehkan. Itu bentuk kritikan terhadap jokowi bahwa apa yg ia ucapkan, apa yg ia janjikan tak sesuai dgn kenyataan. Contoh cover demikian biasa dipakai majalah2 terkemuka dunia sbg bentuk sindiran. Biasa aja melihatnya. Pers sedang menjalankan fungsi kritiknya.
Story Di Balik Cover Tempo Lukisan Jokowi Berbayang "Hidung Pinokio" Yang Jadi Pro Kontra Kare.. Cover Tempo Lukisan Jokowi berbayang "Hidung Pinokio" jadi pro kontra karena dinilai hina kepala negara 1677 pv 17

Tak lama kemudian beredar isu tentang cover Majalah Tempo edisi 16 September 2019 direvisi beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp dan media sosial Twitter pada Senin, 16 September 2019. Isu itu muncul seiring dengan beredarnya gambar yang menyerupai cover Majalah Tempo dengan judul “Saya Tetap Percaya Presiden”.

Di bawah judul dalam gambar itu, tertulis sebuah pernyataan yang disebut berasal dari Jokowi, “Saya tidak ada kompromi dalam pemberantasan korupsi”. Gambar itu pun dilengkapi dengan lukisan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memakai jas hitam serta dasi merah.

Dalam sebuah unggahan di Twitter, gambar itu diklaim sebagai cover pengganti Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 yang berjudul “Janji Tinggal Janji”. Unggahan itu dibuat oleh akun Bunda Zahra, @BundaZa26962019, pada 16 September 2019.

Dalam unggahannya, akun itu menuliskan narasi, “Apa maksudnya buat majalah Tempo yang kemarin menghina simbol kenegaraan dan sekarang diganti dengan ini. Wahai kaum bani cingkrang. Ingat Allah swt, mbonten sare.”

Benarkah Majalah Tempo menerbitkan Edisi "Saya Tetap Percaya Presiden” untuk menggantikan edisi “Janji Tinggal Janji”?

Bunda zahra @BundaZa26962019
Apa maksudnya BUat majalah TeMpo yng Kemarin Menghina simbol KENEGARaan dn Sekrang dignti dengan ini Wahai Kaum Bani Cingkrang .ingat allah s,w,t mbonten Sare .. pic.twitter.com/MvpIG8KHMP
Expand pic
Expand pic

Majalah Tempo tidak pernah menerbitkan edisi “Saya Tetap Percaya Presiden" sebagaimana yang beredar di media sosial untuk menggantikan edisi "Janji Tinggal Janji". Dalam laman resmi Majalah Tempo, edisi terakhir yang diterbitkan adalah edisi "Janji Tinggal Janji".

Menurut Pemimpin Redaksi Tempo.co, Wahyu Dhyatmika, secara gramatikal, judul "Saya Masih Percaya Presiden" itu salah. "Saya di sana mewakili siapa? Redaksi Tempo? Narasumber?" kata Wahyu. Dia menegaskan Tempo tidak mungkin melakukan kesalahan elementer seperti itu.

Dikutip dari situs Tempo.co, Redaktur Eksekutif Majalah Tempo, Setri Yasra, juga mengatakan bahwa sampul Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 bukan menggambarkan Presiden Joko Widodo sebagai pinokio. "Tempo tidak pernah menghina kepala negara sebagaimana dituduhkan. Tempo tidak menggambarkan Presiden sebagai pinokio. Yang tergambar adalah bayangan pinokio," kata Setri.

Setri menjelaskan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, Majalah Tempo memberikan perhatian terhadap dinamika dalam masyarakat perihal revisi UU KPK.

Ia mengatakan, sampul Majalah Tempo dengan judul "Janji Tinggal Janji" itu merupakan metafora atas dinamika tersebut, yaitu tudingan sejumlah pegiat antikorupsi bahwa Presiden ingkar janji dalam penguatan KPK. "Tempo telah memuat penjelasan Presiden dalam bentuk wawancara," katanya.

Menurut Setri, Redaksi Tempo meyakini bahwa Jokowi memahami peran jurnalisme di dalam masyarakat dan menganggap kritik sebagai bagian penting dalam pemerintahannya.

Edisi “Janji Tinggal Janji” menyoroti terpilihnya Inspektur Jenderal Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Periode 2019-2023. Di bawah judul itu, terdapat deskripsi, "Para pegiat antikorupsi menuding Presiden ingkar janji perihal penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi. Benarkah sejak awal Jokowi mendukung ketua komisi terpilih?"

Sementara itu, di dalam edisi tersebut, ada empat tulisan laporan utama terkait isu itu, yakni yang berjudul "Hidup-Mati Komisi AntiKorupsi", "Jenderal Polisi Sarat Kontroversi", "Di Hati Saya Ada KPK", dan "Saya Ingin KPK Lebih Kuat".

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta di atas, Tim CekFakta Tempo menyimpulkan bahwa pernyataan yang menyebut Majalah Tempo menerbitkan Edisi "Saya Tetap Percaya Presiden” untuk menggantikan edisi “Janji Tinggal Janji” adalah keliru.

URL Tempo 10040 [Fakta atau Hoaks] Benarkah Cover Majalah Tempo Edisi 16 September 2019 Direvisi? [Fakta atau Hoaks] Benarkah Cover Majalah Tempo Edisi 16 September 2019 Direvisi?

PEMERIKSAAN FAKTA

Saat ditelusuri dengan Google Reverse Image Search, lukisan Jokowi yang dipakai dalam gambar yang menyerupai cover Majalah Tempo dengan judul "Saya Tetap Percaya Presiden" itu dibuat oleh Kin Kin, seorang pelukis cat air. Lukisan itu dipublikasikan di akun Instagram @kinkinwatercolorist pada 9 Juli 2018.

Lukisan itu pun disunting agar menyerupai cover Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019. Itu terlihat dari kesamaan font pada nama majalah "TEMPO" serta judul berita di bagian atas cover, yakni "Uang Semir Bos Petral” dan “Puisi dan Jurnalisme Amarzan Loebis”.

GandhungGede @Gogon10603150
@TofaGarisLurus Yang Tempo pinokio asli ( bantahan dr Tempo terkait tweet revisi cover majalah tempo)
Pengusaha Stiker @bang_jijie
@AmaliaCandraya1 @arifz_tempo Ya betul, saya sudah baca. Memang sejak awal sy tak percaya tempo bakal revisi. Krn sy juga penggila majalah tempo. Sy punya beberapa edisi walau belinya kadang telat. Thanks 🙏

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.