1
The Lost Book @kisahtanahjawa
Halo, Javanica! Kembali lagi di Konon Katanya, tempat Genta didaulat untuk bercerita menurut kacamatanya. Sebuah misteri akan muasal suatu tempat akan kembali didendangkan praduga kebenarannya. Tentang sebuah tempat yg konon katanya keangkerannya sudah diakui dalam skala nasional pic.twitter.com/19BdDqWURp
Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa
dulu ketika mata batin masih peka, saya selalu berhalusinasi benar tidaknya tentang pemandangan banyak wanita menggantung di sepanjang jalan ini kala berkendara. Memang lama proses cernanya, seiring perjalanan bersama @kisahtanahjawa sedikit demi sedikit penasaran mulai diredam
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mungkin tidak sedikit pula orang yang penasaran seperti saya kala melintas sebuah tanjakan nan maha fenomenal di Kota Atlas. Terlihat biasa memang, tapi menjadi tidak biasa kala pandangan kita buang ke samping tempat dimana pepohonan banyak tumbuh dengan kesan garangnya.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Belum lagi jika kita menengok ke sebuah sudut dimana ada gapura kuno dengan portal, bukannya semakin menimbulkan tanda tanya?
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tim @kisahtanahjawa sendiri sebelumnya juga pernah sedikit mengulas tempat ini, baik lewat tulisan maupun penelusuran. Tapi hasil akhirnya selalu menggantung karena kesangaran yang ada di dalamnya.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Silahkan sebut macam penampakan apa yang ada disana, belum melangkah jauh ke sentralnya saja sudah puluhan yang mengganggu mata
The Lost Book @kisahtanahjawa
Gombel identik dengan salah satu karakter lelembut mengerikan endemik Pulau Jawa, seolah dikeladikan menjadi inti kengerian dari tempat tersebut. Mungkin ada benarnya, jg ada salahnya. Karena jauh sebelum mindset ini terbangun, tempat ini memang sudah angker sebagaimana mestinya
The Lost Book @kisahtanahjawa
“Masa pas Sunan Pandanaran menjajaki tempat ini, Gombel sudah angker sih min? Padahal dia kan Sunan?” Kalo itu pertanyaannya, mungkin bisa dianggap ga ngaruh juga sih.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Karena mau bagaimanapun juga yang namanya bangsa halus pasti punya kehidupan yang lebih lama dari siapapun manusianya. Kalo ga percaya, coba deh tanyain ke penunggu yang ada di kamar kalian umurnya berapa hehe
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mungkin bedanya kalo orang-orang dulu lebih tenang dalam menyikapi hal ini kali ya? Padahal kala Sunan Pandaran menginjakkan kakinya di tempat ini, Gombel tak lebih dari kerajaan jin dengan energi yang masif.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Ya mungkin selain lelakunya kenceng, mereka juga masih memiliki respect terhadap dunia lain. Ga kaya kita-kita yang sukanya lari ketakutan duluan haha
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sunan Pandanaran mungkin salah satunya. Seratus tahun sebelum Sunan Pandanaran, sudah ada abdi setia Laksamana Cheng Ho yang juga ikut andil dalam membabat alas tempat ini.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Melalui “pesona magisnya” beliau yang kebetulan bukan penduduk setempat, justru sangat disegani oleh sosok-sosok astral di tempat tersebut
The Lost Book @kisahtanahjawa
Singkat cerita soal abdi laksamana tadi, kesepakatan pun dicapai dengan sosok gaib stempat. Beliau diberikan izin untuk membuka sebagian area. Sampai pada akhirnya wafat dan dimakamkan di area ini.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Makam tokoh ini jika diretrocognisi sudah terkubur tanah dan semak. Yang mana lokasi makam ini letaknya tidak jauh dari mata air yang ada di bukit ini.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Berbicara tentang gombel itu sendiri sebenarnya tidak melulu soal bukit dan tanjakannya. Masih ada objek-objek lain yang sebenarnya mengundang penasaran. Salah satunya mungkin adalah bangunan terbengkalai yang kerap kali diliput acara televisi sebagai lokasi uji nyali
The Lost Book @kisahtanahjawa
Padahal kalo kalian sadar akan sedikit nostalgi, hotel ini pernah ramai juga pada masanya (1976-1980). Namun karena banyaknya gangguan astral (mungkin), maka berakhirlah pula masa kerjanya.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Menilik faktor tempat, maka tidaklah heran jika ada sosok asli di bukit gombel ataupun "serangan" gaib lain yang ditujukan untuk menutup usaha bisnis hotel (dari saingan bisnis lain)
The Lost Book @kisahtanahjawa
Kebanyakan penghuni bukit gombel (saat ini) adalah sosok genderuwo dan wewe gombel itu sendiri (untuk cerita soal wewe gombel ini bisa dibaca di artikel Mengkeladikan Muasal Si Gombel).
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tapi beberapa koloni kuntilanak masih bisa ditemukan di sepanjang jalan menanjak. Jadi fix apa yang pernah saya liat dulu adalah koloni kuntilanak! Haha setaaann (lah emang setan)
The Lost Book @kisahtanahjawa
Selain bangunan terbengkalai, ada sebuah kolam maha fenomenal yg konon katanya pernah ada perempuan bunuh diri. Residual energi itu mengaku nekat karena masalah percintaan. Dan dia blak-blakan juga menyoal kerap mengajak orang yang sedang galau bersedih untuk mengikuti jejaknya
The Lost Book @kisahtanahjawa
Ada satu mitos yang masih jarang orang tahu tentang tempat ini. Mitos ini berasal dari tahun 60’an kala terjadi kejadian kecelakaan besar. Satu bus dari rombongan perkawinan mengalami kecelakaan dan banyak korban meninggal.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sampai saat ini, ada kepercayaan tentang rombongan pengantin untuk lebih menghindari jalur ini, kecuali mau memberikan sesaji berupa ayam putih sekandang.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mungkin saking banyaknya tragedi, jika diandaikan mungkin jari kita sudah mustahil untuk menghitung jiwa-jiwa terpenjara disana. Kerajaan jin lah, korban ini lah itu lah, terlalu banyak. Sudah.
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.