Agus Mulyana bjb Dipanggil Polda Jabar?

Surat pemanggilan Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Agus Mulyana oleh Bareskrim Polri Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Jawa Barat (Jabar).
Agus Mulyana bjb dirutbjb direkturutamabjb
0
Eks Plt Dirut bjb Agus Mulyana bjb Direktur Kepatuhan bjb sempat tersebar ada surat pemanggilan dari Bareskrim beberapa waktu lalu. Namun dibawah kepemimpinan Agus Mulyana, bjb terbukti memiliki aturan yang ketat terhadap landasan nilai kepatuhan dan manajemen resiko yang baik.

Indikator keberhasilan pola manajemen risiko di bank bjb dapat dilihat dari kualitas kredit perseroan yang terjaga baik. Selain itu, bank bjb berhasil menjaga non performing loan (NPL) pada level 1,7%. Angka ini lebih baik dari rata-rata NPL industri perbankan nasional hingga Mei 2019 yakni sebesar 2,61%. Tangan dingin Agus Mulyana juga mampu membawa bank bjb meraih penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars karena dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan yang sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur dan implementasi tata kelola perusahaan.

Selain itu, Agus Mulyana bjb, selalu mengedepankan prinsip good corporate governance (GCG) di dalam tubuh bank bjb. Tidak heran jika kemudian bank bjb rajin meraih penghargaan terkait pengendalian gratifikasi dan tertib LHKPN dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2012, baik itu sebagai BUMD yang melaporkan gratifikasi terbanyak, BUMD dengan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) terbaik, maupun BUMD dengan sistem pengendalian gratifikasi terbaik.

"Seluruh keputusan perusahaan harus selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang, dan ikhtiar demi mempertahankan kebutuhan nyata berkelanjutan. Penerapan sistem tata kelola ini juga merupakan upaya untuk menghindari potensi fraud yang merugikan banyak pihak," ujar Agus Mulyana.

Dibalik kehebatan Agus Mulyana sebagai pejabat bjb yang bersih dari korupsi, salah seorang anggota DPR RI yang sayang dengan bjb, ingin bjb terus tumbuh dengan baik menyebut, sosok Dirut bjb harus profesional dan juga bersih dalam memimpin sebuah bank.

"Figur- figur yang memimpin bank harus figur yang profesional dengan literasi etis yang tinggi. Bila tidak diambil tindakan tegas, perbuatan buruk akan berubah seperti kanker, yang sulit untuk diatasi," katanya.

Anggota DPR RI yang terhormat tersebut menegaskan, reputasi Dirut dapat menjadi modal untuk menentukan kepercayaan masyarakat dan pertumbuhan bisnis bank.

"Ironisnya, bank sering jadi muara persekongkolan dalam pengucuran kredit, pembiayaan fiktif dan penyalahgunaan investasi," tutur dia.

Ia pun meminta agar pemanggilan Agus Mulyana dapat menjadi pertimbangan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada tanggal 30 april 2019 ini. "Hendaknya ini menjadi pertimbangan serius dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)," jelasnya.

Diketahui Sebelumnya, beredar sebuah surat pemanggilan pemeriksaan Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Agus Mulyana oleh Bareskrim Polri Direktorat Resese Kriminal Khusus Polda Jawa Barat (Jabar).Agus Mulyana sendiri dipanggil lantaran penyelidikan terhadap surat dari perusahaan broker asuransi tanggal 26 Februari 2019 perihal permohonan hukum.

Pemanggilan ini semakin menguatkan kabar adanya dugaan fee yang diberikan calon direksi dan direktur kepada orang dekat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.Uang yang dialirkan kepada orang dekat RK tersebut diduga hadir dari fee perusahaan broker asuransi yang memang selama ini menjadi komoditas seksi yang banyak diincar para pengusaha. Meski demikian hal ini belum terbukti. Justru di bawah kepemimpinan Agus Mulyana bjb hadir sebagai bank pembangunan terbaik di Indonesia.

Comment

Login and hide ads.