0

DENPASAR, Kompas.com - Industri olahraga menjadi generasi keempat selain industri media, industri kreatif dan Industri digital, yang memiliki prospek pada masa mendatang. Bisa juga penggabungan dari industri tersebut akan menghasilkan sesuatu yang berbeda.

Hal ini diungkapkan, Erick Thohir Jumat (10/11) usai menjadi pembicara dalam acara Ad Asia yang digelar di Bali.

Menurut Erick, perkembangan sports marketing/sports content saat ini sudah sangat berkembang. "Dengan ditunjang kemajuan industri digital yang ada saat ini akan mampu menghasilkan sports content yang semakin baik, apalagi ditambah kreativitas anak muda yang memang selalu ingin berinovasi".

Dalam topik 'Revealing New Opportunities Through Sports Content', dijelaskan bagaimana majunya sebuah industri olahraga dan dikreasikan menjadi peluang positif bagi berbagai kalangan.

Menurutnya, industri olahraga akan menjadi industri baru yang harus didukung karena memiliki nilai persatuan, edukasi, dan sportivitas. "Anak muda Indonesia harus mulai dididik untuk mencintai olahraga. Karena hal ini baik untuk kompetisi dan melatih disiplin anak muda Indonesia" terang Erick.

Founder Mahaka Group ini juga optimistis, industri olahraga di Indonesia akan bagus ke depannya. "Industri olahraga ini ke depannya akan bagus, tetapi negara pertumbuhan GDP-nya harus bagus sehingga mendukung industri olahraga lebih cepat berkembang".

Sebelumnya, Erick yang juga Ketua Pelaksana Asian Games 2018 ini juga memaparkan bagaimana dahsyatnya industri olahraga dunia. Bagaimana Industri Olahraga di Amerika dgn olahraga basketnya dan Eropa dgn industri bolanya.

Erick juga berbagi informasi bagaimana antusiasnya Asian Games 2018 yang akan digelar tahun depan. "Dengan 40 cabang olahraga, puluhan ribu orang akan terlibat, tentu banyak konten sports yang dapat dikreasikan dan akan disaksikan oleh penggemar olahraga, bukan saja dari benua Asia namun juga di seluruh dunia ". Indonesia dengan negara penduduk yang mencapai 250 juta dimana lebih dari 50 persen adalah penduduk usia produktif, peluang untuk bisnis olahraga di Indonesia sangat besar.

Selain Erick Thohir, acara Ad Asia ini juga menghadirkan Kofi Annan mantan Secretary General UN yang berbicara mengenai perubahan dunia baru yang positif.

Story SALAH SATU KUNCI INDUSTRI SEPAKBOLA ADALAH KENYAMANAN DAN KEAMANAN DI DALAM STADION SEPA.. BELAJAR DARI NEGARA YANG SUDAH DULU DALAM MENGELOLAH SPORT INDUSTRI 1020 pv 7 7

Industri Olahraga Dunia Maya Korea Selatan Menguasai 13,1% Pasar Dunia.

Industri olahraga dunia maya Korea Selatan mempertahankan pertumbuhan yang pesat pada tahun lalu.

Kementerian Kebudayaan Olahraga dan Pariwisata serta Badan Konten Kreatif Korea (KOCCA) hari Jumat (11/1/19) melaporkan kondisi olahraga dunia maya 2018.

Laporan tersebut menyatakan volum industri olahraga dunia maya dalam negeri pada tahun 2017 mencapai 97,3 milar won, meningkat 4,2 persen daripada tahun sebelumnya.

Volum industri olahraga dunia maya atau yang dikenal dengan istilah "E-Sport" ini sempat sedikit menurun pada tahun 2014, kemudian berkembang dengan pesat.

Lembaga peneliti pasar khusus game Newzoo melaporkan industri olahraga dunia maya Korea Selatan menguasai 13,1 persen pasar olahraga dunia maya global.

Spirit Jepang: Dunia Olahraga dan Obsesi Etos Kerja

Bola.com — Penyelenggaraan Olimpiade 1964 secara tidak langsung membuat Jepang berbenah di berbagai sektor, tak terkecuali dalam dunia olahraga. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor berkembangnya industri olahraga modern di negara tersebut.

Sejarah mencatat, Jepang memiliki berbagai macam jenis olahraga tradisional yang telah dimainkan sejak ratusan tahun silam. Sebut saja turnamen Sumo yang menjadi favorit sejak masa kekaisaran Edo. Ada pula Judo, Kendo, Kyudo, Karate, hingga Akaido.

Seiring perkembangan jaman, secara umum, dunia olahraga di Jepang awalnya tidak "dipandang" tinggi apabila dibandingkan dengan aktivitas budaya lainnya, seperti kesenian dan musik. Selama ratusan tahun, olahraga di Jepang menjadi bagian dari sistem edukasi dan kesejahteraan perusahaan.

Oleh karenanya, bicara soal sejarah olahraga modern di Jepang, pengaruh dunia barat tentu tidak dapat dilepaskan. Wolfram Manzenreiter dalam Sport and Body Politics in Japan, pun menuliskan, salah satu olahraga modern terpopuler adalah baseball yang pertama kali masuk ke Jepang pada awal 1870-an.

Pertanyaannya mengapa baseball dapat berkembang menjadi olahraga nasional di Jepang? Salah satu teori yang berkembang, dalam Using Geography to Teach Comparative Value: Japan and the United States, karya Robert Flater, mengungkapkan, masyarakat Jepang menganggap olahraga tersebut merupakan bentuk representatif dunia seni bela diri yang menekankan budaya kerja sama tim dan pengorbanan diri.

Selain itu, AS juga berperan dalam meningkatkan gairah masyarakat Jepang terhadap baseball. Setelah Nippon Profesional Baseball (NPB) dibentuk pada 1950, beberapa kali liga baseball Amerika Serikat (Major League) melakukan pertandingan eksibisi melawan klub-klub baseball profesional di Jepang.

Mimpi besar

Kisah panjang perjalanan Mizuno dalam industri olahraga modern di Jepang bermula dari mimpi besar Rihachi Mizuno pada 1906. Kala itu, Rihachi Mizuno bersama saudaranya, Rizo Mizuno, yang sama-sama terpikat dengan baseball, berniat menciptakan produk berkualitas untuk para penikmat olahraga tersebut di Jepang.

Awalnya, kedua bersaudara tersebut mendirikan toko yang menjual berbagai barang serta peralatan luar negeri di Osaka. Namun, demi mewujudkan mimpi besar, mereka mengubah nama toko menjadi Mizuno Shop dan memulai produksi perlengkapan baseball, seperti seragam, bola, tongkat pukul, hingga sarung tangan.

Pada 1911, Mizuno Shop mulai fokus terhadap produksi produk baseball. Bahkan, lima tahun berselang, Rihachi Mizuno, secara khusus menerapkan standarisasi bola baseball yang digunakan dalam permainan. Hal ini pun memunculkan "Mizuno Trademark" dalam beberapa turnamen baseball besar di Jepang.

Sadar produk-produk buatannya dalam bidang olahraga baseball mendapat sambutan positif dari masyarakat Jepang, Rihachi Mizuno tidak berhenti berinovasi. Pada 1921, ia memulai proyek baru mengembangkan produk peralatan golf, yang kala itu juga menjadi salah satu olahraga favorit dunia barat.

Sepanjang 1929, Rihachi Mizuno beberapa kali berkunjung ke Eropa dan Amerika Serikat demi mengembangkan inovasi serta teknologi dalam setiap produk buatannya. Dari kunjungan inilah, Mizuno Shop memiliki Scientific Laboratory--sekarang Divisi Perkembangan Teknologi--sendiri pada 1938.

Meletusnya Perang Dunia II membuat produksi Mizuno terhenti selama beberapa tahun. Namun, pada 1955, seiring mulai bangkitnya perekonomian Jepang pasca-perang, Mizuno kembali menggeliat dalam industri olahraga.

Atas kontribusinya terhadap perkembangan dunia baseball di Jepang, Rihachi Mizuno meraih Award of Merit dari Federasi Baseball Jepang (NPB). Selain itu, Rihachi Mizuno juga mendapat medali pita biru, yang secara khusus diberikan kepada sosok dengan cita-cita besar untuk mengubah kehidupan masyarakat di Jepang

Pada 1962, mimpi besar Mizuno mulai menjadi kenyataan setelah perusahaannya terdaftar dalam perusahaan kategori kedua Tokyo Stock Exchange (TSE). Kala itu, TSE menerapkan tiga kategori, yakni pertama untuk perusahaan berskala besar dan kedua untuk perusahaan menengah, dan Mothers (Market of the high-growth and emerging stock), untuk perusahaan baru.

Hanya butuh 10 tahun bagi Mizuno untuk menebus perusahaan kategori pertama dalam TSE. Seiring perkembangannya, dengan berbagai inovasi dan teknologi, tidak hanya dalam dunia olahraga baseball dan golf, tetapi juga berbagai macam olahraga, mulai dari atletik, sepak bola, hingga renang, Mizuno menancapkan taring sebagai salah satu perusahaan perlengkapan olahraga raksasa di dunia.

Berdasar data CSR Mizuno Corp, pada periode 2015, Mizuno Group telah memilki 19 perusahaan cabang dengan total 5568 karyawan yang tersebar di benua Asia, Eropa, dan Amerika. Pendapatan perusahaan tersebut pun mencapai 196.000.000.000 juta yen (Rp 23,1 triliun--kurs: 1 yen: Rp 118,06).

Story Membuat Kota Sepakbola di Indonesia #TimnasDay Football Industri Sport & Entertaiment 622 pv 4 6

Login and hide ads.