0
WALHI Nasional @walhinasional

WALHI was established on 15th Oct 1980 in response to the injustice in the use and access of natural resources and basic essentials that support livelihoods

WALHI Nasional @walhinasional
Telah terjadi kekerasan aparat TNI kepada Petani Urutsewu, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) Petani dihadapkan dengan alat kekerasan Negara bersenjata Mau perang? Knp TNI harus keluar barak melakukan tindakan semacam ini? @Puspen_TNI selamatkanbumi.com/id/kronologi-k… pic.twitter.com/JC2BmESnPg
WALHI Nasional @walhinasional
@Puspen_TNI bagaimana hasil pelatihan Humanis TNI kuat bersama Rakyat ?? Kok pentungin Petani Klo Petani melakukan aksi, kenapa bukan Polisi yg melakukan tugas pengamanan? @DivHumas_Polri pic.twitter.com/NGnHNFnk0U
elmenes🆔 @LamhariA
@walhinasional @Puspen_TNI Sudah begitu membahayakankah petani kita hingga harus dihadapi dengan laras senjata?
Anwar S @anwar_sholihin
@walhinasional @Puspen_TNI Apa kabar @jokowi presiden dari rakyat yg dekat dengan rakyat. 😁
Your Mak Etek @CordovaDodo
@walhinasional @Dandhy_Laksono @Puspen_TNI Oh Sekarang TNI cuma berani sama yang ga punya senjata? Apa gimana?

Sumber dikutip dari media lokal Kebumen menyebut peristiwa ini bermula dari rencana TNI AD yang akan melanjutkan pemagaran kawasan Urutsewu. Namun upaya itu ditolak warga dari Desa Brencong dan Setrojenar kecamatan Buluspesantren dan desa Entak kecamatan Ambal.

Kasus ini konflik agraria antara TNI dengan warga ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Masing-masing mengklaim memiliki bukti kepemilikan atas tanah tersebut.

Pihak TNI dari Kodim 0709 Kebumen berdalih mengamankan aset negara. Karena tanah Urutsewu itu terdaftar sebagai aset Kementerian Keuangan yang diserahkan pengelolaannya kepada Kementerian Pertahanan.

Berbagai upaya persuasif sudah dilakukan pemerintah setempat. Bupati Kebumen beserta jajaran muspikab sudah mengadakan dialog dengan warga. Namun tidak ada hasil. Pertemuan yang diselenggarakan untuk memfasilitasi warga dengan TNI selalu menemui jalan buntu.

Hingga, kasus ini berhenti. Namun TNI melalui Komandan Kodim 0709 Kebumen, Letkol Inf Zamril Philiang bersikeras akan melanjutkan pembangunan pagar tanah yang berada di 3 desa tersebut.

#JogjaDaruratAgraria @JDAgraria

Saluran informasi dan jejaring solidaritas perjuangan ruang hidup warga Jogja dan Indonesia.

#JogjaDaruratAgraria @JDAgraria
Petani Urutsewu yang mempetahankan tanahnya dipukul oleh TNI saat proses pemagaran yang dijaga ketat oleh TNI di Desa Brecong, Buluspesantren, Kebumen Jawa Tengah, hari ini (11/09). #urutsewu pic.twitter.com/pvCDQtARuj
Load Remaining (58)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.