1

Veronica Koman, sosok pengacara HAM asal Indonesia di luar negeri menjadi tersangka provokator kerusuhan pengepungan asrama mahasiswa di Papua

B U N D A @and_reavie
BREAKING NEWS!!! Setelah TRI SUSANTI (caleg gagal gerindra) menjadi tersangka atas kerusuhan di papua.. kali ini satu lagi @VeronicaKoman MENJADI TERSANGKA!!! Alhamdulillah semoga membusuk di penjara lu!! m.cnnindonesia.com/nasional/20190…
Aki Tulalit @YRadianto
@and_reavie @VeronicaKoman Berita paling enak didengar hati ini 👍👍👍
Hendri @HendriA98226113
@and_reavie @VeronicaKoman Alhamdulillaah wasyukurillaah BRAVO AND GOOD LUCK POLRI

Sudah menjadi DPO alias buronan

Viantiara @Vianty74
@_______B1G__k4y @VeronicaKoman Astagaaaah betina ini seumur anak bungsuku 😱 Anakku masih sibuk skripsi, betina ini udah tenar jd provokator Udah bikin repot jutaan manusia di negeri ini🤦🏽‍♀️
Viantiara @Vianty74
@_______B1G__k4y @VeronicaKoman Aku udah titip pesan dgn pejabat di polri, klo betina ini terciduk aku pengen ketemu dan liat dia di tahanan. Pengen ku tau wujud aslinya. Moga kesampaian ya...
Catatan Pencinta @Pertapatua_
@_______B1G__k4y @VeronicaKoman Kelahiran 98 yah? Pantas ga pernah ngerasain hidup susah di negri ini... 🤭

Banyak pihak berkeberatan dirinya menjadi tersangka dalam kasus provokasi massa atas mahasiswa papua di Surabaya

Amnesty International Indonesia @amnestyindo

Speaking truth to power, fighting bad guys through a conspiracy of hope. #JoinForces

https://t.co/mVXhyXdx4N
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
[BREAKING] Merespon keputusan Polda Jawa Timur yang menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka, kami meminta Polda Jawa Timur untuk segera menghentikan kasus tersebut dan mencabut status tersangka Veronica Koman. pic.twitter.com/NCeX8DaBgv
Expand pic

Merespon keputusan Polda Jawa Timur yang menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan:

“Penetapan tersangka tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat negara tidak paham dalam menyelesaikan akar permasalahan Papua yang sudah lebih dari dua minggu ini menjadi pembicaraan publik. Akar masalah sesungguhnya adalah tindakan rasisme oleh beberapa anggota TNI dan penggunaan kekuatan berlebihan oleh kepolisian di asrama mahasiswa di Surabaya.”

“Kalau tuduhan polisi adalah Veronica ‘memprovokasi’ maka pertanyaan yang harus dijawab oleh polisi adalah siapa yang telah terprovokasi untuk melanggar hukum akibat dari postingan Veronica di Twitter tersebut? Justru yang harus kepolisian fokuskan adalah pada orang-orang yang menghasut mereka yang datang mengepung dan melakukan persekusi diserta tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Setelah itu penting juga kepolisian untuk memeriksa anggotanya yang menembakkan gas air mata dan mendobrak pintu asrama mahasiswa Papua di Surabaya.

“Kriminalisasi Veronica Koman akan membuat orang lain takut untuk berbicara atau memakai media sosial untuk mengungkap segala bentuk pelanggaran HAM terkait Papua. Jika ada yang tidak akurat dari informasi yang diberikan oleh Veronica sebaiknya polisi memberikan klarifikasi bukan dengan mengkriminalisasinya. Pemerintah pun sebaiknya membuka akses semua pihak agar dapat memverifikasinya secara objektif”

“Polda Jawa Timur harus segera menghentikan kasus tersebut dan mencabut status tersangka Veronica Koman. Kepolisian Negara Republik Indonesia harus memastikan bahwa semua jajarannya meghargai kemerdekaan berpendapat di muka umum dan juga di media sosial dan tidak dengan mudah melakukan pengusutan jika ada laporan terkait kemerdekaan berekspresi di masa yang akan datang.”

Night Patrol @HensuAja
@amnestyindo Sepertinya LSM Amnesia International ini sama sekali tidak sensitif dg kepentingan nasional Indonesia. Atau jangan2 klean sedang menyuarakan kepentingan donatur?
Gudetama Benedict @gudetamapikachu
@HensuAja @amnestyindo Tapi doi diem kalo ada kasus persekusi dan intoleransi terhadap agama lain
Load Remaining (17)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.