2
The Lost Book @kisahtanahjawa
Kembali lagi di Hari Selasa, tempat dimana @kisahtanahjawa membagikan penasaran lewat Konon Katanya yg isinya penuh praduga. Gimana? Udah ketemu harta karun dari artikel terakhir kemarin? Kalo belum, coba cari di sudut hutan yang lagi viral belakangan; siapa tau nemu satu hehe pic.twitter.com/rCq2VRAich
Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tapi jangan, itu tidak direkomendasikan. Karena siapapun pasti akan takut duluan jika ditantang masuk hutan. Yang berenam aja ketakutan, apalagi yang sendirian haha.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Dan kali ini bukan tentang hutan yang sedang ramai dibicarakan, tapi ijinkanlah dalam artikel ini mimin bertanya-tanya sendiri (kalian bantu mikir) : kenapa kok hutan bisa sebegitu ngerinya ya?
The Lost Book @kisahtanahjawa
Selama perjalanan @kisahtanahjawa tentunya hutan bukanlah sesuatu yang asing dikunjungi. Dan kalo ditanya mana aja yang ngeri, menurut mimin sih semuanya wkwk. Sebut saja Hutan Merapi, Alas Mantingan, Hutan Gunung Kawi, semuanya punya kesannya sendiri.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Dari yang membuat seluruh tim diam selama perjalanan, hingga yang dipukul mundur karena perlawanan
The Lost Book @kisahtanahjawa
Padahal kalo dipikir secara sederhana, hutan sendiri tak khayal tanah lapang luas yang ditumbuhi banyak pepohonan. Ga ada yang perlu ditakuti kecuali presensi binatang buas.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tapi kalo mau mikir lebih rumit lagi, pernah ga sih kalian mikir aktivitas kehidupan lain yang ada di hutan itu sendiri? Secara arealnya luas, ga mungkin dong di dalemnya cuma gitu-gitu aja
The Lost Book @kisahtanahjawa
Kami percaya, hutan selalu menawarkan visual lain dengan caranya sendiri. Karena kalo mau berbicara tentang “apapun itu” yang berbau halus, kami yakin semua ditawarkan lengkap disana. Satu sosok baik maupun jahat? Ada.
The Lost Book @kisahtanahjawa
. Koloni makhluk beragam bentuk yang beranak pinak? Ada banyak. Maka jika ada statement “Si A dikeroyok setengah penghuni hutan”, maka bisa digambarkan perbandingannya bisa seperti Leonidas melawan seluruh pasukan Persia di film 300
The Lost Book @kisahtanahjawa
Dibilang sangar ya sangar. Dan perlu diingat, yang ada di dalam sana, tingkatannya jelas beda dengan yang sering tertangkap kamera. Bukan lagi bangsa-bangsa kemarin sore, tapi yang dibicarakan beliau yg umurnya beribu-ribu tahun lamanya dan paham benar tentang lika-liku kehidupan
The Lost Book @kisahtanahjawa
Maka tidaklah heran jika banyak hutan pada akhirnya dikeramatkan oleh banyak orang
The Lost Book @kisahtanahjawa
Pertanyaannya, kenapa hutan yang dijadikan alasan bersemayam? Alasannya cukup jelas, karena hutan merupakan tempat yang jauh dari peradaban manusia.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mungkin menurut mereka dunia manusia terlalu riuh saling bunuh kali ya? Sehingga mereka memilih untuk sedikit minggir dan membangun peradaban sendiri yang lebih maju. Mungkin
The Lost Book @kisahtanahjawa
Lalu mimin juga sempat menanyakan juga, jika memang peradaban mereka lebih maju, seperti apakah sih visualisasinya bentuknya?
The Lost Book @kisahtanahjawa
Yah jika digambarkan lewat kacamata metafisika mungkin bisa diibaratkan laiknya kerajaan megah dengan konsep pemerintahan yang terstruktur pula
The Lost Book @kisahtanahjawa
Ada pemimpin, panglima, anak buah, dan juga rakyat biasa. Biasanya yang sering menampakkan diri masih ada di kategori rakyat biasa dan anak buahnya.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mereka-mereka yang tinggi tingkatannya biasanya memilih untuk tidak menampakkan diri jika memang tidak dirasa penting
The Lost Book @kisahtanahjawa
Yah apapun itu, tempat-tempat seperti hutan memang selalu menyimpan sendiri misterinya. Terkadang ada yang rahasianya tidak sengaja tersibak, atau mungkin selamanya akan tertutup rapat.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Ada baiknya kita sebagai manusia selalu saling hormat dan kembali mengingat bahwasanya dihadapan alam, kita bukanlah apa-apa

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.