0
INDONESIA MAJU @yusuf_dumdum
Perhatian : Dicari Tweet Hilang setelah ketahuan Hoaks Entah sudah berpa kali org PKS ini bikin hoaks trus dihapus. Pdahal mantan menteri kominfo. Apakah jd kader PKS wajib bahlul? pic.twitter.com/2GHverILNh
Expand pic
muchlis a rofik @muchlis_ar
Bung @tifsembiring separah inikah kebencian ente ke temen2 Banser? pic.twitter.com/WXLxy7DrWc
Expand pic
INDONESIA MAJU @yusuf_dumdum
Mengapa banyak situs abal2 pakai nama islam tapi isinya sering fitnah dan hoaks? Bahkan banyak jg yang mencatut nama TNI tapi isinya fitnah. 🤦‍♂️ pic.twitter.com/IL2845wn6G
Expand pic
INDONESIA MAJU @yusuf_dumdum
Ada yg nanya: Trus yg bener yang mana? Nih yang bener. Sumber : turnbackhoax.id/2019/08/27/sal… pic.twitter.com/VIPTq0BQW8
Expand pic

Beredar video mobil Toyota Innova berpelat TNI yang diamankan di ruas tol Tangerang oleh Dandenpom Tangerang. Dalam video tersebut, petugas mencurigai mobil tersebut sehingga sempat mengikutinya selama beberapa saat. Petugas kemudian menyalip mobil tersebut dan memberhentikannya untuk memeriksa sopir. Saat diperiksa, sopir tidak dapat menunjukkan surat-surat resmi seperti SIM dan STNK. Sopir juga mengaku bukan anggota TNI.

Di media sosial, video tersebut diunggah dengan narasi sebagai berikut;

“Dandenpom Tangerang, Letkol Cpm Indra Jaya, mengamankan mobil plat dinas yg dipake orang sipil.
Setelah dperiksa d kantor polisi militer ternyata pengendara tersebut adalah anggota banser yang akan apel ke pacar nya yang mengaku anggota TNI Sespri pejabat militer.”

PENJELASAN

Gerakan Pemuda atau GP Ansor atau membantah video yang narasinya menyebut seorang anggota banser mengendarai mobil berplat TNI.
“Dengan viralnya video itu, mohon ini dapat disampaikan sebagai bentuk klarifikasi,” kata Sekretaris Pengurus Wilayah GP Ansor Banten, Khoerun Huda dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Agustus 2019.
Menurut Huda, Banser telah mengutus Kepala Satuan Koordinasi Cabang Banser Kota Tangerang, Hartono untuk mengklarifikasi isu itu ke Detasemen Polisi Militer Tangerang.
Huda mengatakan berdasarkan penuturan petugas di Denpom Tangerang, mereka memperoleh informasi bahwa peristiwa yang ada dalam video tersebut terjadi pada Maret 2019 di sekitar Blok M, Jakarta Selatan.
Di dalam mobil itu, kata dia, ada empat orang penumpang, terdiri dari satu orang petugas keamanan dan tiga kuli bangunan. Dia mengatakan menurut keterangan petugas di Denpom Tangerang, satpam yang mengemudikan mobil tersebut bukanlah anggota Banser.
“Hanya seorang satpam yang kebetulan bekerja dengan bos yang punya hubungan baik dengan seorang anggota TNI,” kata dia. Menurut Huda, hari ini Banser bakal kembali ke markas Denpom untuk mengklarifikasi ulang mengenai video tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapendam Jaya Letkol (Czi) Zulhandrie S membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadiannya benar,” kata Zulhandrie dalam keterangannya, Selasa (27/8).
Dalam keterangan video yang tersebar di media, disebutkan bahwa sopir mobil merupakan anggota Banser.

Informasi ini juga dibantah oleh Zulhandrie.
“Sopir mobil bukan anggota Banser,” ungkapnya.
Sopir mobil diketahui berinisial KDY, usia 35 tahun, dan berprofesi sebagai karyawan swasta.

URL TurnBackHoax 203 [SALAH] Dandenpom Tangerang mengamankan mobil plat dinas yg dipake anggota banser yang mengaku anggota TNI yang akan apel ke pac Kapendam Jaya Letkol (Czi) Zulhandrie S membantah klaim tersebut. Sekretaris Pengurus Wilayah GP Ansor Banten, Khoerun Huda mengatakan menurut keterangan petugas di Denpom Tangerang, satpam [...]
PAC Ansor Tajinan @AnsorTajinan
Buat yg nyebarin brita hoakx banser naik mobil TNI, nih kami punya kendaraan dinas sendiri, paling tidak memakai sepda motor sendiri ⁦@VIVAcoid⁩ ⁦@tifsembiring#BanserMaju1Barisan #BanserUntukNegeri #BANSERuntukNKRI pic.twitter.com/8qKYXojwzq
Expand pic
Expand pic
Expand pic
wahyu agung @wahyukendal
@tifsembiring Kok dihapus??????? Masak sekelas Mentri share berita abal-aballlll....panutan orang PKS kayak gini 🤣😁😀 pic.twitter.com/sGM2JgM7kv
Expand pic
♉♉♉ @greeiman
@yusuf_dumdum Mantan mentri kominfo nyebar hoax 😌 miris bgt
Iday @iday_karaoke
@yusuf_dumdum Jangan salahkan masyarakat kita yg masih gampang terhasut hoax. Mantan Menkominfo nya saja seperti ini...
rammaone @akoesukasate
@muchlis_ar @BiLLYKHAERUDIN @tifsembiring Tadi tabayun sama beliau @tifsembiring belum di response juga, apa betul itu twit beliau. Pripun Pak @tifsembiring, sdh longgar bisa menjawab Pak @tifsembiring? Atau Bapak @tifsembiring msh sibuk? Pak @tifsembiring, pripun Pak @tifsembiring
NEVERMIND! @yunantyo2
Walau Tifatul Sembiring sudah menghapus twitnya, ia tetap akan bisa dipidanakan pic.twitter.com/mjIbyLKUVA
Expand pic
Agus batik @agus_batik
@tifsembiring emang dari dulu gak suka NU, khususnya Ansor Banser. Sekelas mantan menteri kominfo gak bisa bijak. Main sharing sebelum saring... Bolak balik ngetwit hoax, kemudian ia hapus... facebook.com/story.php?stor…
яเς𝓀ⓨ @RickyVSim
@tifsembiring Pilihan cuma ada 2, Mau buat klarifikasi dan minta maaf ama @AlfaIsnaeni @Banser_CyberNU atau pelaporan ke @DivHumas_Polri @CCICPolri @BareskrimPolri di beri waktu 1 x 24 Jam, terhitung mulai hari ini tgl 28 Agustus 2019, Jam 8:30 Wib. pic.twitter.com/EyCHudbSYc
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.