0
Fadli Zon @fadlizon
1) Menyampaikan Pidato sbg Ketua Delegasi Parlemen Indonesia dalam 40th General Assembly of ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA), Senin 26 Agustus 2019, di Bangkok, Thailand. @DPR_RI pic.twitter.com/tjzePX64sG
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
2) Poin utama yg sy sampaikan terkait Komitmen AIPA sbg forum tertinggi parlemen ASEAN terhadap penyelesaian krisis Rohingya, adalah prasyarat terciptanya Masyarakat ASEAN Berkelanjutan. @DPR_RI pic.twitter.com/gCfGRvQBhw
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
3) Sidang AIPA tahun ini mengambil tema “Advancing Parliamentary Partnership for Sustainable Community.” Delegasi parlemen Indonesia memandang perlindungan kemanusiaan dan perdamaian, adalah isu sentral yg tak bisa dilepaskan dari agenda Sustainable Community. @DPR_RI pic.twitter.com/ypzqU1pBaF
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
4) Dalam sidang AIPA kali ini, saya didampingi sejumlah anggota @DPR_RI ainnya, yaitu Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (F-Demokrat), Nurhayati Assegaf (F-Demokrat), Teguh Juwarno (F-PAN), Dwi Ria Latifa (F-PDIP), Saniatul Lativa (F-Golkar). pic.twitter.com/Ym54RzGjdM
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
5) Hadir jg anggota @DPR_RI Jalaluddin Rakhmat (F-PDI-P), Dwi Aroem Hadiatie (F-Partai Golkar), Siti Masrifah (F-PKB), Amelia Anggraini (F-Nasdem), Kartika Yudhisti (F-PPP), Roy Suryo (F-Demokrat), Timbul Manurung (F-Hanura) , dan Ahmad Yohan (F-PAN). pic.twitter.com/35QbUJ58Bl
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
6) Asia Tenggara saat ini terus berkembang sebagai kawasan yg menjadi mesin pendorong ekonomi global. Meskipun demikian, ASEAN harus memastikan bahwa pembangunan yang sedang berlangsung ditopang fondasi yang kokoh. @DPR_RI pic.twitter.com/rtBvyVd0WB
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
7) Belum tuntasnya krisis Rohingya di Myanmar, sbg contoh, menandakan ASEAN belum bebas dari problem cukup mendasar. Masalah-masalah seperti ini perlu perhatian dan tak bisa diabaikan oleh forum parlemen seperti AIPA. @DPR_RI pic.twitter.com/wZk7T8naMP
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
8) Menciptakan Sustainable Community akan mustahil bisa dibangun jika AIPA lemah dalam memperhatikan permasalahan kemanusiaan yg masih terjadi di kawasannya sendiri. @DPR_RI pic.twitter.com/yG5MmnZZL4
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
9) Paradigma pembangunan masyarakat berkelanjutan juga tak bisa dipandang semata-mata melalui pendekatan ekonomi. Paradigma tsb telah menuntut kita untuk memikirkan kepentingan generasi mendatang secara serius dari berbagai pendekatan. @DPR_RI pic.twitter.com/17bMN5eLhR
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
10) Termasuk pendekatan kemanusiaan yg menjamin keberlangsungan hidup jutaan masyarakat Rohingya yg masih tinggal di wilayah pengungsian. Dalam kerangka itu, respon AIPA sebagai forum parlemen tertinggi ASEAN terhadap krisis Rohingya, menjadi urgen untuk diperdebatkan. @DPR_RI pic.twitter.com/cSEQ2gtaXe
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
11) Delegasi parlemen Indonesia mendesak agar AIPA berani memperhatikan krisis Rohignya secara serius. Itu sebabnya, selama tiga tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2019, delegasi @DPR_RI terus mengusulkan resolusi Rohingya agar diadopsi menjadi resolusi resmi AIPA. pic.twitter.com/lylnBjIjnB
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
12) Delegasi parlemen Indonesia bersikap bahwa tuntasnya krisis Rohingya menjadi prasyarat terciptanya Sustainable Community di ASEAN. @DPR_RI pic.twitter.com/lwfby2Izl7
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
13) Namun sayangnya, karena proses pengambilan keputusan di AIPA menganut sistem konsensus, yakni ketika ada satu negara yang tidak sepakat maka tak tercapailah kesepakatan, akhirnya resolusi terkait isu Rohingya selalu kandas di forum AIPA. @DPR_RI pic.twitter.com/jqfzKUHaE8
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
14) Dalam dua sidang AIPA terakhir ditambah dengan sidang AIPA tahun ini, Myanmar telah menggunakan dalih konsensus ini untuk menolak proposal resolusi kemanusiaan yg diajukan Indonesia. @DPR_RI pic.twitter.com/t2eRF633r8
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
15) Ironisnya, sebagian besar delegasi AIPA juga memilih untuk bersandar pada mekanisme konsensus tsb. Sehingga, selain mendorong resolusi Rohingya, dalam sidang AIPA kali ini delegasi @DPR_RI juga mengajukan draf resolusi penting lainnya, yaitu mengenai amandemen Statuta AIPA. pic.twitter.com/EtUyMqGa57
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
16) Jika mekanisme pengambilan keputusan AIPA tak segera diubah, akibatnya akan ada banyak isu penting dan genting yg kerap diabaikan AIPA, hanya karena salah satu negara anggotanya keberatan, atau tidak menganggap penting persoalan tsb. @DPR_RI pic.twitter.com/CVqLbexHD0
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
17) Kasus Rohingya adalah contoh konkretnya. Dan kami delegasi parlemen Indonesia, tidak ingin hal semacam ini berulang. Itu sebabnya kami mendorong agar AIPA mereformasi diri melalui amandemen statuta. @DPR_RI pic.twitter.com/8UVKq6TntX
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
18) Sekali lagi, delegasi parlemen Indonesia memandang ketegasan ini penting disampaikan di pertemuan tertinggi AIPA, agar AIPA tak sekedar menjadi forum seremoni dan basa-basi belaka. @DPR_RI pic.twitter.com/u8I8wgpKvW
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.