0
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo

Dengan menulis, kamu akan banyak membaca. Dengan membaca, kamu akan irit bicara. Dengan irit bicara, lisanmu terjaga dari perkara yg sia-sia. #AyoMenulis ๐Ÿ“–๐Ÿ–Š

Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
[THREAD] PERSONAL BRANDING - Why is it Important to Your Life? Social media seringkali digunakan sbg media untuk mengekspresikan diri. Tp apakah Anda menyadari bahwa social media jg bisa Anda gunakan sbg medium untuk menciptakan personal branding diri Anda? pic.twitter.com/v6JJMGsoQs
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑ ุฎู…ู† ุงู„ุฑ ุญูŠู…. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Apa konten yang sering kalian posting di sosmed gaes??
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Social media adalah tempat seseorang mengekspresikan diri. Argumen ini merujuk pd research yg ditulis oleh Rettberg (2017), yg menjelaskan bahwa social media tempatmu untuk berekspresi, baik secara visual, tulisan, atau bahkan tempatmu merepresentasikan diri ( pict & caption). pic.twitter.com/SUOJyctJg8
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Graciyal & Viswam (2018) mengatakan bahwa social media adalah cerminan personality kita. Mereka mampu menggambarkan apa interest kita, apa opini kita, dan gimana orang melihat sosok kita. Social media selain tempatmu bereskpresi, jg jadi tempatmu bebas menyampaikan opini/konten. pic.twitter.com/lddnDVVM7K
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Karena social media jd platform alternatif mengeskpresikan diri, maka apapun yg kita post online dinilai merepresentasikan apa yg jadi ciri khas kita dgn cukup akurat (Orehek & Human, 2016). Disinilah kemudian PERSONAL BRANDING menjadi aspek penting dlm kehidupan ber-medsos. pic.twitter.com/H0SayigS1P
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Melansir artikel dari @Forbes, menurut Jeff Bezos, founder dari @amazon, personal branding scara sederhana dipahami sbg bagaimana Anda merepresentasikan diri ke orang lain. Gimana Anda ingin dilihat/dikenal oleh orang lain. Yg membuatmu terlihat unik dan berbeda dari yg lain. pic.twitter.com/zl5caJJ6yw
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Kenapa personal branding di social media jd hal penting? Merujuk survey dari @CareerBuilder, 70% perusahaan menggunakan sosmed untuk riset akun sosmed kandidat yg melamar kerja, 58% bahkan kepo sosmedmu sedetil2nya, 34% bahkan memecat karyawan krna konten sosmed yg dia posting. pic.twitter.com/jq8akr1TTp
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Menurut @RepResolutions, 56% orang bodo amat sm konsekuensi postingan onlinenya, 14% pernah ngerasain dampak negatifnya, 21% diantaranya dipecat dari kerjaan, 16% diblacklist perusahaan, 16% kehilangan asuransi kesehatannya, 14% diblakclist sm kampus idamannya. Ayok hati-hati ๐Ÿ™ƒ pic.twitter.com/SCy7hNCa7W
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Fenomena semacam itu sebetulnya jg sering terjadi di sekitar kita. Karna itu kita harus bener hati2 filter apa yg mau kita share. Daripada kena masalah dikemudian hari, kenapa gak fokus aja nyebar vibe positif di social media?? Drpd marah2, knp gak bikin orang senyum aja? ๐Ÿ˜„ pic.twitter.com/XHX4ueV1Os
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Selain untuk menghindari konsekuensi negatif, personal branding jg punya benefit. Itu menurut data yg dilansir dari @HuffPost berikut : Jika Anda promosi produk perusahaan Anda, potensi pesan itu tersebar luas 561% lebih tinggi dibanding akun resmi sosmed perusahaan Anda. pic.twitter.com/6DWOVGCbeX
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
92% orang lebih percaya rekomendasi dari individu di social media daripada brand itu sendiri yg promosi. Ini yg membuat influencer jadi profesi menjanjikan untuk partner investasi perusahaan. Semakin bagus personel branding influencernya, semakin kuat pengaruh yg dia punya. pic.twitter.com/xr3BRbdQ3J
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
70% perusahaan menolak rekrut seseorang krna temuan mereka soal konten kandidat di sosmed. 85% perusahaan menjadikan reputasi online kandidat sbg salah satu pertimbangan ketika melakukan rekrutmen. Sehingga ini jd makin penting bagi Anda untuk menbentuk personal branding. pic.twitter.com/HyNUpIIStJ
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Jika dimaksimalkan dgn baik, personal branding bisa punya value lebih dalam hidup Anda. Seperti uraian dlm artikel @Entrepreneur ini : Anda jd aware dgn potensi Anda, dan Anda berhasil menunjukkannya ke semua orang. Social media adalah platform pas untuk membentuk persepsi itu. pic.twitter.com/4W296PFcYQ
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Apa yg ingin Anda tunjukkan pd orang lain? Artikel dari @Inc ini menjelaskan pentingnya memahami apa yg membuatmu berbeda dari orang lain. Andalah yg harus menentukan gimana Anda menggambarkan sosok diri Anda sendiri. Bukan orang lain. What makes you unique and different?? pic.twitter.com/2QvZ9fY7Ms
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
(1) UNDERSTAND YOUR VALUE Step 1 menurut @Forbes dlm membangun personal branding adalah memahami value diri Anda sendiri. Apa sih keunggulan yg Anda miliki? Anda humoris? Romantis? Pekerja keras? Kreatif? Idealis-Progresif? Atau apa? Inilah yg harus Anda eksplorasi dulu. pic.twitter.com/ZNymbXjCke
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
(2) TALK LESS DO MORE Semakin Anda paham dgn value Anda, semakin mudah bagi Anda untuk mengeksekusinya. Contoh : Anda jago masak? Upload video tutorial karya masakan Anda. Anda jago nulis? Gass aja bikin thread. Anda suka gambar? Publish aja desain Anda. Dst. pic.twitter.com/7dJXaQg878
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
(3) KONSISTEN Jika aktivitas yg Anda lakukan ini bisa dilakukan secara konsisten, orang akan punya kesan melekat soal sosok Anda. Si A jago masak loh. Si B jago nulis loh. Si C jago design loh. Orang akhirnya sering jadikan Anda referensi dan itu bikin Anda diingat terus. pic.twitter.com/aCme8YzVTb
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Uraian diatas selaras dgn penjelasan Shyle (2015) yg menegaskan bahwa konsep utama branding sebetulnya ada pada differensiasi. Apa yg membuat suatu brand berbeda? Apa yg membuat Anda berbeda? Sehingga orang menilai Anda punya value lebih dibanding yg lainnya. pic.twitter.com/nF9C2k2Gih
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
CONCLUSION Inti utama dari personal branding adalah bagaimana Anda membuat diri Anda punya value lebih. Yg membuat Anda unik dan berbeda dibanding yg lain. Yg membuat orang lain ingat terus dengan Anda. Yg membuat orang lain merasakan benefit dari kelebihan Anda.
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
"Loh mas widas, berarti kita gak bisa "be yourself" dong? Kan gak ada bedanya dgn pencitraan, mas?" PERSONAL BRANDING berbeda dengan pencitraan. Karena personal branding fokus pada memaksimalkan kelebihan Anda. Bukan BERPURA-PURA bisa pd hal yg tidak Anda kuasai.
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Anda menonjolkan aspek positif diri Anda sehingga orang lain akan selalu punya kesan melekat tersendiri soal diri Anda. Actionnya ADA. Bukan cuma sekadar wacana atau halu biasa. Itulah yg membedakan personal branding dan pencitraan ya.
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Social media adalah platform ideal untuk memulai membentuk personal branding Anda. Semakin sering Anda berbagi konten menarik, semakin banyak followers Anda, semakin Anda punya value lebih bagi mereka. Artinya, konten yg Anda bagikan berkesan atau bermanfaat buat orang lain.
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Jangan pernah lelah mengeksplorasi diri. Tulisan ini sebetulnya #selfreminder buat saya jg agar tidak terpancing perdebatan sia2 dan fokus berbagi hal yg positif aja. with the great power, comes great responsibility. With the great followers, sama besar tanggungjawabnya. ๐Ÿ˜„
Widas ๐ŸŠ @WidasSatyo
Thanks udah mampir baca ya gaes. Semoga dengan ini Anda bisa menemukan potensi yg Anda miliki, dan memaksimalkannya dengan baik. Baik untuk karir ataupun untuk hal lainnya. [THREAD - END]
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.