0
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Hati2 nyimpan uang terlalu lama di lemari. Bisa habis dimakan rayap kayak gbr di bawah ini. Literally habis dilahap rayap. Lbh baik disimpan di bank. Atau safety box kalau punya. Sebab sekarang rayap ternyata doyan makan uang jg 🙄🙄 Photo by @putribuddin pic.twitter.com/tbpkjErw7h
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Kalau uang yg habis dimakan rayap jumlahnya 5 juta atau bahkan 20 juta, bisa nangis bombay..... Makanya sekarang lbh baik pake debit card buat bayar ini itu. Atau mobile banking. Atau pake digital money. Cashless. Biar uangnya gak habis disantap rayap.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Problembnya kalau pakai digital money, maka kita akan cenderung lbh boros. Klik klik. Tap tap. Gak berasa mengeluarkan uang. Tau tau saldo habis. Studi ilmiah emang buktikan : anda akan lbh konsumtif kalau pakai digital money (dibanding uang fisik/ kertas).
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Knp digital money bikin kita boros? Krb "emotional attachment" kita dg uang seolah hilang. Kita gak bgtu merasa kehilangan saat bayar uang pakai emoney. Saat bayar pakai uang fisik, kita berasa "kehilangan sesuatu". Ada tangible effect yg bikin kita merasa kehilangan.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Pd sisi lain, kita cenderung boros kalau pakai digital money sebab mudah pakainya. Tinggal klik doang. Tinggal tap tap. Frictionless. Kata pakar desain UX, makin mudah digunakan, makin bagus. Bagus bagi mrka. Kitanya yg jadi makin bokek.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Para pembuat gopay, gofood, ovo dan dana itu pakai ilmu design thinking saat bikin app. Tujuannya agar mudah digunakan. Dan mrka berhasil. Tapi ujungnya agar anda makin boros belanja. Dark side of digital technology. Dark side of design thinking.
🙈 @Primsovie
@Strategi_Bisnis @putribuddin Paling ngeselin emang si rayap ini. Sertif tanah emak gw aja diabisin sama itu hewan 😐
RENO @radhianos
@Strategi_Bisnis @putribuddin Lah kucing nggondol ayam goreng yg mau di makan ajja udh nyesek nya g karoan 😤😤😤
Speedey @greypunch
@Strategi_Bisnis @putribuddin Secara hukum, uang kertas itu adalah milik Bank Indonesia, makanya disebut "Bank Notes". Sementara "pemilik uang" hanyalah sekedar pemegang saja. Jadi, kalo rusak, harusnya bisa ditukar ke bank utk diganti yg baru.
ourcamp rohman @ourcamp_rohman
@Strategi_Bisnis @putribuddin Bener juga Makin Boros. Tipz biar gak Boros adalah gak punya uang.
Speedey @greypunch
@kihaww @Strategi_Bisnis @putribuddin Betul. Syaratnya: - No. seri utuh (dapat dikenali). - Uangnya asli (diperiksa oleh bank lebih dulu). - Kondisi uang 2/3 utuh (bukan bubuk atau abu). Syarat di atas wajar, karena utk memastikan eksistensi uang itu sendiri.
ʀᴀᴠᴀ.™ @ravanelmochamad
@Strategi_Bisnis @putribuddin disimpan di lemari dimakan rayap. disimpan di bank dimakan inflasi. kalau saya, lebih baik tukar ke dinar/dirham.
ᴀᴢɪᴢᴀʜ @azezaha
@Strategi_Bisnis Untunglah aku gak punya uang jadi gak ada yang disimpan
terpaksa @Cep_angdjaya
@Madame_tie @Strategi_Bisnis @putribuddin Itu ada tulisannya, klo di safety box aman... Safety box aka brankas

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.