Pemerintah Gagal Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 2018.

Menanggapi laporan pertanggungjawaban APBN 2018 yang dinilainya gagal memenuhi sejumlah target ekonomi makro.
dprri pertumbuhan gagal makro ekonomi apbn
0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Partai Gerindra menilai laporan pertanggungjawaban APBN 2018 gagal memenuhi sejumlah target ekonomi makro. pic.twitter.com/WMUD10Ugur
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
2. Penilaian tesebut disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen yang berada di bawah target asumsi APBN sebesar 5,40 persen. pic.twitter.com/ZDFl9lZPPg
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
3. Realisasi nilai tukar Rupiah yang Rp 14.247 per dollar Amerika Serikat (AS), lebih tinggi dibandingkan dengan asumsi APBN sebesar Rp 13.400 per dollar AS. pic.twitter.com/nark9rwbOM
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
4. Ditambah juga dengan lifting minyak hanya mencapai 778.000 barel per hari dari target sebanyak 800.000 barel per hari dan lifting gas hanya mencapai 1,14 juta barel per hari dari target 1,2 juta barel per hari. pic.twitter.com/rrziP04OD3
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
5. Anggota Komisi XI @DPR_RI Fraksi Partai Gerindra @HeriGunawan88 menanggapi hal ini sebagai catatan terhadap Pemerintah. Selain itu, pada tahun 2018 rasio utang Pemerintah naik lagi menjadi 29,81 persen. pic.twitter.com/jJPw65X39e
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
6. Sampai dengan 31 Desember 2018, nilai pokok atas utang pemerintah sebesar Rp 4.466 triliun yang terdiri dari utang luar negeri sebesar Rp2.655 triliun atau 59 persen dan utang dalam negeri sebesar Rp 1.811 triliun atau 41 persen. @KemenkeuRI
Partai Gerindra @Gerindra
7. Begitu juga dengan belanja subsidi tahun 2018 sebesar Rp 216 triliun juga melebihi pagu anggaran yang ditetapkan APBN sebesar Rp 156 triliun dan meningkat sebesar Rp 50 triliun dibandingkan dengan tahun 2017.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Oleh karena itu semua, Partai Gerindra meminta Pemerintah agar lebih serius lagi dalam mencapai beberapa target ekonomi makro 2019 sebagaimana yang telah disepakati dengan @DPR_RI.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.