0
Linimasa @Linimasa_or_id
Wilayah Papua (Propinsi Papua & Papua Barat) merupakan bagian wilayah Indonesia dgn Luas mencapai 418 ribu km persegi atau setara 21,88% dari luas wilayah Indonesia, terletak di bagian barat Pulau Papua sedangkan belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini (East New Guinea) pic.twitter.com/bSIQdkX34X
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Sebelumnya Propinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat, sehingga sering disebut sebagai Papua Barat terutama oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negara sendiri. pic.twitter.com/eKhivoPDDt
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada bergabung dgn Negara Kesatuan Republik Indonesia, wilayah ini dikenal sbg propinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973.
Linimasa @Linimasa_or_id
Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002.
Linimasa @Linimasa_or_id
Nama propinsi ini diganti menjadi Papua sesuai UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Pada tahun 2003, disertai oleh berbagai protes (penggabungan Papua Tengah dan Papua Timur), Papua dibagi menjadi dua propinsi oleh pemerintah Indonesia; pic.twitter.com/Qz4CTYtZeO
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya menjadi propinsi Irian Jaya Barat (setahun kemudian menjadi Papua Barat). pic.twitter.com/NIAJFuC0Xt
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Di era pemerintahan presiden Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi, tanah Papua mendapat perhatian. Infrastruktur dibangun, bahkan beberapa kali Jokowi hadir mengunjungi Papua dan hadir ditengah-tengah masyarakat disana, dimana setelah sekian puluh tahun terabaikan. pic.twitter.com/q4EgMtE4NI
Expand pic
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Potensi kekayaan alam yang begitu besar hanya dinikmati oleh negara lain tanpa dinikmati oleh mayoritas masyarakat Papua sendiri. pic.twitter.com/Dqv1AjnHTc
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Sebagaimana layaknya masyarakat di tiap-tiap daerah di Indonesia, rakyat Papua memiliki karakter yang unik. Mudah marah, tetapi juga mudah memaafkan dan sangat bersahabat.. pic.twitter.com/86AbsghK2Z
Expand pic
Expand pic
Linimasa @Linimasa_or_id
Menanggapi peristiwa yang terjadi baru-baru ini, dimana perkataan yang tidak sepantasnya terucap dari sesama anak negeri, kami memahami ketersinggungan yang dirasakan oleh rakyat Papua. Mereka sama-sama orang Indonesia dan tidak sepantasnya mendapat perkataan seperti itu.
Linimasa @Linimasa_or_id
Hanya karena kelakuan segelintir orang yang tidak menghendaki ketenangan di negeri ini, terjadi kerusuhan yang menakutkan. Apakah sikap orang Papua berlebihan ? Jawabnya "TIDAK".Kami memakluminya.
Linimasa @Linimasa_or_id
Tindakan RASIS yang dilakukan gerombolan orang-orang yang tidak bertanggungjawab di Surabaya membuat kerusuhan melebar hingga ke Papua. Berlebihan? Sekali lagi jawaban kami "TIDAK".
Linimasa @Linimasa_or_id
Ini bicara masalah ketersinggungan, harga diri dan yang jadi masalah krn orang-orang Papua merasa "tidak dimanusiakan" oleh gerombolan orang-orang tertentu.
Linimasa @Linimasa_or_id
Tetapi kembali lagi, sebagai rakyat sebangsa dan setanah air, kami berharap kejadian ini tidak lagi terulang. Baik kepada rakyat Papua maupun kepada seluruh rakyat Indonesia.
Linimasa @Linimasa_or_id
Kita semua bersaudara. Tidak ada satu suku di Indonesia menjadi suku yang terbaik. Sebagaimana manusia, tdk ada yang sempurna. Apapun kekurangan saudara-saudara kita orang Papua, mereka tetap saudara. Kritik tindakannya jika memang salah, tapi jangan dimulai dengan kalimat RASIS. pic.twitter.com/fHew4KAQGt

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.