MEMBUKA FAKTA: FITNAH TERHADAP KOMJEN ARIEF SULISTYANTO DENGAN MENGORBANKAN ADI JULIAWAN *Sebuah Utas* | By @PartaiSocmed

Yang jelas saat ini ada dua pihak yg terkena fitnah sekaligus, yaitu Komjen Arief Sulistyanto dan Adi Juliawan yg namanya dicatut di blog fitnah tersebut. Dan semua ini tak lepas dari urusan per-buzzer-an. Ibarat sekali dayung dua pulau terlampaui!
fitnah buzzer
2
#99 @PartaiSocmed
MEMBUKA FAKTA: FITNAH TERHADAP KOMJEN ARIEF SULISTYANTO DENGAN MENGORBANKAN ADI JULIAWAN *Sebuah Utas* pic.twitter.com/JVB6PreAy0
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Komjen Arief Sulistyanto dikenal sebagai Perwira Polisi yg lurus dan tegas. Namun sama seperti nasib banyak pejabat² kita yg lurus lainnya, justru karena itulah dia sering mendapatkan fitnah yg TSM (Terstruktur, Sistematis dan Massive). pic.twitter.com/9SahKr1pEf
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Dalam utas ini kami tak akan menuduh siapapun. Tapi kami hanya akan menunjukkan fakta²nya saja, lalu biarlah netizen yg cerdas membuat kesimpulan sendiri
#99 @PartaiSocmed
Komjen Arief Sulistyanto ini adalah orang dekat dan kepercayaan Kapolri Tito Karnavian. Namun baik Pak Tito dan pak Arief kemudian satu persatu mulai dicoba untuk dijatuhkan pic.twitter.com/MvfoFD00FU
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Pertama yg diserang adalah Kapolri Tito Karnavian lewat kasus yg dikenal sebagai "Skandal Buku Merah". Atas tuduhan tersebut Kapolri telah melakukan klarifikasi bahwa tuduhan itu tak membuktikan apapun. gatra.com/detail/news/35… pic.twitter.com/XPtRwZbX0t
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Dan Kabareskrim yg saat itu dijabat oleh Komjen Arief Sulistyanto juga sudah menyampaikan bahwa Kapolri bersih dari dugaan aliran dana buku merah pic.twitter.com/UEVxVXacmQ
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Oya sekedar info, "skandal buku merah" itu mulai diramaikan lagi di publik ketika Amien Rais hendak diperiksa di Polda Metro Jaya
#99 @PartaiSocmed
Meskipun sudah ada klarifikasi baik dari Kapolri sendiri maupun dari Kabareskrim Arief Sulistyanto, toh banyak beredar khabar akan ada penggantian Kapolri oleh Presiden Jokowi. Khabar yg tidak terkonfirmasi hingga saat ini tapi menimbulkan berbagai spekulasi dan manuver
#99 @PartaiSocmed
Setelah Pak Tito Karnavian diserang maka target berikutnya adalah orang yang paling besar kansnya untuk menjadi penggantinya, yaitu Komjen Arief Sulistiyanto. Netizen yg cerdas silakan menyimpulkan sendiri ini tentang masalah apa? radartegal.com/berita-nasiona…
#99 @PartaiSocmed
Cara menyerangnya pun sangat kejam dan brutal! Yaitu berupa pembunuhan karakter terhadap pejabat yg dikenal lurus, tegas dan banyak prestasi. Bahkan Kapolri sendiri berkali² memuji beliau. pic.twitter.com/CHuJJ39SG6
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Lebih mengerikan lagi karena fitnah dibuat dgn cara mengadu domba antara Pak Tito Karnavian dan Pak Arief Sulistyanto. Narasinya, memfitnah Komjen Arief Sulistyanto sebagai pihak dibalik diangkatnya skandal buku merah tadi. Caranya, lewat meme yg di share dgn akun2 bot pic.twitter.com/HehlmfV8qi
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bicara tentang MEME maka kita diingatkan oleh sebuah akun yg dulunya adalah akun spesialis pembuat meme. Ya, akun tersebut adalah @digeeembok alias @Suara_Bawah. Namun sampai disini masih belum membuktikan apa2.
#99 @PartaiSocmed
Kita lupakan sejenak kasus fitnah untuk menjegal Komjen Arief Sulistyanto akibat adanya khabar akan ada pergantian Kapolri itu. Sekarang kita masuk ke kasus yg menimpa Adi Juliawan @jackmedia, lalu silakan dilihat benang merahnya.
#99 @PartaiSocmed
Sudah bukan rahasia lagi akun @PartaiSocmed sudah berulangkali terlibat perseteruan dgn akun @digeeembok Alias @Suara_Bawah (dua akun tsb satu orang admin). Bahkan berulangkali pula keluar ancaman untuk lakukan kriminalisasi dari akun tsb. pic.twitter.com/3YwHQCEgRw
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Awalnya kami tidak menganggap serius ancaman tersebut karena @PartaiSocmed tidak pernah melakukan pelanggaran hukum dengan postingan2nya. Justru selama ini banyak hoax yg telah kami bongkar. Termasuk kasus Ratna Sarumpaet hingga Jonru.
#99 @PartaiSocmed
Dalam perkembangannya akun @digeeembok alias @Suara_Bawah semakin kalap dan menyebut banyak pihak sebagai admin akun kami. Mulai dari Ananta, Imano dan yg terakhir Adi Juliawan. Padahal mas Adi @jackmedia ini sama sekali bukan admin @PartaiSocmed
#99 @PartaiSocmed
Mas Adi @jackmedia itu memang langganan membuatkan chirpstory kultwit2 kami sejak lama. Dan karena beliau adalah web developer maka membantu membikinkan website @PartaiSocmed. Itupun tidak dibayar sama sekali!
#99 @PartaiSocmed
Tapi karena setia bikinkan chirpstory kultwit2 kami dan membantu membuatkan website lantas sekonyong2 dituduh sebagai admin @PartaiSocmed. Betapa bodoh sekaligus menjadi bukti bahwa admin akun @digeeembok alias @Suara_Bawah tak punya kemampuan forensik sama sekali
#99 @PartaiSocmed
Lalu @digeeembok alias @Suara_Bawah pura2 melakukan forensik, padahal datanya cuma didapat dari akun pribadi Adi Juliawan sendiri. Data pribadi mas Adi Juliawan pun disebar disertai tuduhan sebagai admin @PartaiSocmed dan nada ancaman persekusi pic.twitter.com/y32MV9vq0L
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Tanggal 1 Agustus 2019 akun @digeeembok memposting alamat rumahnya mas Adi Juliawan, tanggal 6 Agustus muncul blog yg mengatasnamakan Adi Juliawan lengkap dengan alamat rumahnya, yg isinya seluruhnya memfitnah Kombes Arief Sulistyanto! pic.twitter.com/G4wycXGdyq
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Sungguh mustahil ada orang segila itu berani memposting fitnah terhadap seorang Perwira Tinggi Polri dengan blog atas nama dirinya sendiri, lengkap dengan alamat pula. Dan mas Adi Juliawan @jackmedia bukanlah orang gila, tetapi orang yg sedang kena fitnah! pic.twitter.com/4r5lZ2FP0R
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Mengingatkan kembali jejak digital akun @digeeembok alias @Suara_Bawah yg pernah lakukan ancaman kriminalisasi terhadap kami. Dan dia sangat yakin bahwa mas Adi Juliawan adalah juga admin akun @PartaiSocmed (padahal salah) pic.twitter.com/AJEpaSGxet
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Puncak keanehannya adalah ini, @digeeembok alias @Suara_Bawah sangat ngotot ingin membuktikan bahwa mas Adi Juliawan adalah pemilik blog tersebut, walau tidak masuk akal sekalipun. Bahkan profesinya sebagai web developer dianggap bukti olehnya. pic.twitter.com/mE0OvKo3Kb
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Pertanyaan kritisnya adalah, siapa yg lebih mungkin membuat blog fitnah terhadap Komjen Arief Sulistyanto itu? 1. Orang yg nama dan alamatnya tertera dalam blog tersebut, atau. 2. Pihak yg sangat ingin orang yg nama dan alamatnya tertera di blog tersebut dikriminalisasi?
#99 @PartaiSocmed
Yang jelas saat ini ada dua pihak yg terkena fitnah sekaligus, yaitu Komjen Arief Sulistyanto dan Adi Juliawan yg namanya dicatut di blog fitnah tersebut. Dan semua ini tak lepas dari urusan per-buzzer-an. Ibarat sekali dayung dua pulau terlampaui! pic.twitter.com/n6RSMewfJW
Expand pic
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.