0
Mata Najwa @MataNajwa
Tidak ada hukum yang benar-benar sempurna, selalu ada ruang untuk berbuat manasuka. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
Banyak aparat yang tahu celah untuk dimanfaatkan, guna memuluskan rencana kelak di pengadilan. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
Akibatnya bermunculan ketimpangan hukuman, yang memicu kemunculan sosok-sosok korban. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
Pengadilan akhirnya melahirkan banyak cerita duka, dari mereka yang diperlakukan tak semestinya. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
Di manakah akar masalah ketimpangan hukum, sampai kapan kita terus memberi maklum? #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
Sudah hadir di #MataNajwa, para pengamen Cipulir yang menjadi korban salah tangkap, Arga Putra, Fikri Pribadi, dan Fatahillah. #MataNajwaKastaHukuman pic.twitter.com/2MJ1ZTtlik
Expand pic
Mata Najwa @MataNajwa
Baru-baru ini Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan ganti rugi empat pengamen Cipulir atas kasus salah tangkap yang pernah mereka alami dengan alasan telah kedaluwarsa. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
Mereka menuntut ganti rugi sebesar material sebesar Rp 662.400.000 untuk kerugian materiil dan kerugian imateriil Rp 88.500.000, serta merehabilitasi nama baik. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Dibilang kecewa sih ada, kecewa dan sakit hati iya, tapi tidak kaget. Negeri ini kalau hukuman buat rakyat kecil ya seperti ini,” kata Arga Putra, pengamen korban salah tangkap soal tuntutan ganti rugi yang ditolak. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Yang berjuang bisa kalah sama yang ber-uang,” kata Arga Putra, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman pic.twitter.com/WmNecT9Sk2
Expand pic
Mata Najwa @MataNajwa
“Aib rasanya pernah dipenjara. Lebih enak di luar penjara. Waktu itu usia saya 13 tahun. Orang tua jadi susah. Motor dijual sama dagangan mereka bangkrut,” kata Fatahillah, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Orang tua harus selalu transfer buat biaya saya di dalam (penjara). Itu untuk bayar kamar tiap bulan Rp 400 ribu. Itu harus, kalau enggak kita disuruh sama palkam atau ketua kamar,“ kata Fatahillah, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Sekarang sudah berhenti sekolah, semenjak ditangkap. SD lulus belum sampai lanjut SMP. Sehari-hari ngamen buat biaya sekolah dan ganti ongkos,” kata Fatahillah, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman pic.twitter.com/dQ5qDHp3i3
Expand pic
Mata Najwa @MataNajwa
“Kalau saya sih kecewa, karena yang 2 yang kasusnya sama, tapi karena displit, saya anak anak dia dewasa. Dia sudah dapat haknya (ganti rugi), kita anak-anak kenapa dibedakan,” kata Fikri, pengamen korban salah tangkap #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Awal kejadiannya, 29 Juni 2013, malam hari ada acara di Parung Panjang. Pulangnya kami niat tidur di kolong jembatan Cipulir. Jam 8 atau 9 sampai Stasiun Kebayoran. Di sana saya lihat sesuatu di pojokan,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Saya kira orang gila, saya dekati sekitar jarak 5 meter. Saya lihat ada banyak luka, tusukan segala macam di badannya kayak udah kering,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Kami kasih makan dan minum. Makanannya nggak dimakan hanya airnya diminum tapi keluar lagi dari lubangnya itu. Karena saya posisinya capek, belum tidur, saya tinggal tidur,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Pas bangun, dengar kabar dari dua teman saya ini, si korban itu sudah tidak bergerak. Jadinya saya inisiatif laporan ke satpam. Enggak tahu saya terlalu baik atau bodoh. Satpam minta Fikri untuk foto mayatnya,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Akhirnya satpam melapor ke polisi. Polisi tanya siapa saksi atas kejadian ini. Saya tunjuk tangan, juga Pau dan Andro. Kami dibawa ke polsek. Kami bilang kalau enggak ngelakuin apa-apa. Kami ditinggal polisinya” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Kami akhirnya dibawa ke Polda Metro Jaya. Dimasukin sel dan diinterogasi. Kami bertiga dipisah. Saya dibawa ke lapangan disuruh mengaku. Saya diinjak sama polisinya, saya tetap tidak mengaku karena tak bersalah,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Polisi akhirnya bawa kami ke TKP, disuruh melakukan adegan perkara. Di situ Pau mengaku telah nusuk dan mukulin. Saya tetap tidak mengaku, digeplakin sama polisi disuruh mengaku,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Mata Najwa @MataNajwa
“Saya enggak ingin disiksa lagi, akhirnya saya mengaku kalau saya nonjok saja. Enggak mikir bakal dipenjara,” kata Arga, pengamen korban salah tangkap. #MataNajwaKastaHukuman
Load Remaining (105)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.