0

Menurut Kepala UPT Rumah Dp Rp 0 Dzikran Kurniawan untuk masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta per bulan diarahkan untuk menggunakan rumah susun sewa (rusunawa) ataupun tempat tinggal sewa lainnya. Menurutnya memang harga rumah dengan status milik memang mahal

detikcom @detikcom

Official Twitter of detik.com. redaksi@detik.com | promosi@detik.com | Android: detik.com/android iPhone: detik.com/iphone

detik.com
detikcom @detikcom
Program rumah DP Rp 0 ini sendiri diperuntukkan untuk masyarakat yang berpenghasilan tetap dalam kisaran Rp 4-7 juta per bulan. Bagi yang bergaji di bawah Rp 4 juta, tinggal di mana? #RumahDP0 via @detikfinance finance.detik.com/properti/d-466โ€ฆ

"Kalau mereka yang (penghasilannya) kecil itu tahu-tahu dikasih DP Rp 0 ya nggak kuat mereka, kredit macet yang ada. Masing masing ada menunya, nggak bisa dipaksakan memang," jelas Dzikran.

Sesuai dengan Pergub DKI Jakarta nomor 55 tahun 2018 Tentang Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan, harga rusun dipatok mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta dalam tiga kategori. Kategori pertama untuk terprogram, yaitu pindahan atau gusuran dengan sewa Rp 500 ribu per bulan.

Kemudian, untuk penghasilan antara Rp 2,5-4,5 juta dengan harga sewa Rp 765 ribu. Terakhir, untuk penghasilan Rp 4,5 juta sampai 7 juta dengan sewa Rp 1,5 juta. Jumlah sewa tersebut belum termasuk membayar listrik dan air.

Adapun syarat dasar yang harus dipenuhi adalah KTP DKI Jakarta dan Kartu Keluarga, buku nikah, NPWP, dan surat keterangan belum mempunyai rumah dari kelurahan setempat.

Setidaknya ada 12 rusun yang bisa disewa di Jakarta, beberapa rusun tersebut adalah:

  • Rusun BLK Pasar Rebo sebanyak 346 unit.
  • Rusun Nagrak sebanyak 3.570 unit.
  • Rusun Rorotan sebanyak 1.020 unit.
  • Rusun Semper sebanyak 233 unit.
  • Rusun K.S Tubun sebanyak 524 unit.
  • Rusun Rawa Buaya sebanyak 778 unit.
  • Rusun Pulogebang Penggilingan sebanyak 636 unit.
  • Rusun Penggilingan sebanyak 1.530 unit.
  • Rusun Pulogebang sebanyak 255 unit.
  • Rusun Rawa Bebek sebanyak 255 unit.
  • Rusun Pengadegan 188 unit.
  • Rusun Tegal Alur sebanyak 95 unit.
Dedi Saputra @DediSap76
@detikcom @detikfinance Yang gaji di bawah 4 juta, bersabar lah untuk terus tinggal di kolong, dan jangan lupa untuk terus menikmati manis nya bualan @aniesbaswedan
Evan Panggabean @vandergez
@detikcom @detikfinance Tinggal di... di..... diharapkan maklum sama janji pilkada....
Hiday @hiday_57
@detikcom @detikfinance Kos. Kalo engga ya kolong jembatan๐Ÿ˜’
medi @medyudhapradja
@detikcom @detikfinance Yaa bakal gabung sama sobat2 misqueen seperjuangan tinggal di gubuk2 pinggir sungai...selamat datang kembali Jakarta kumuh ๐Ÿคญ
The One and Only @Th0rOnly
@detikcom @detikfinance Mimpi Lo semua Warga 58% mau punya rumah..... Makan tuh DP 0% ! ๐Ÿ˜Š
JP SAGARA @jpssagaragmail1
@detikcom @detikfinance Yg komen miring, 1.tidak kebagian 2.gajinya dibawah umr 3.kagak punya kerjaan 4.biasanya golongan togog ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜
ICCEL INDO @ICCEL_INDO
@jpssagaragmail1 @detikcom @detikfinance Wow orang kaya, berbagi lah sama yg tidak mampu buat beliin rumah DP 0. Biar bisa merasakan jg yg kurang mampu, biar kesenjangan gak begitu terasa. Terima kasih orang kaya ๐Ÿ’˜
JP SAGARA @jpssagaragmail1
@ICCEL_INDO @detikcom @detikfinance TOGOG muncul 1 ๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚,ente bicara kesenjangan? Kebijakan yg g pro rakyat,pro pengusaha lokal lah yg bikin kesenjangan !!!!!! Pengusaha Sebut Puluhan Ribu Kontraktor Tutup Sejak Era Jokowi detik.id/VDuawj
ICCEL INDO @ICCEL_INDO
@jpssagaragmail1 @detikcom @detikfinance Wkwkwk artikelnya udah dibaca? Kalo BUMN bersaing sama swasta, saya setuju sekali. Jd bisa bersaing dlm hal spek. Jd gak monopoli oleh BUMN.
JP SAGARA @jpssagaragmail1
@ICCEL_INDO @detikcom @detikfinance Gak monopoli dr hongkong ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿ˜ƒ bumn vs swastaa?ngeles aja swasta kalah saing dgn bumn,pernah k proyek ?dari kuli sampe mandor semua bermain,proyek infrastruktur dah jd lahan basah KPK Usut Korupsi Infrastruktur Lagi, Negara Diduga Rugi Puluhan Miliar detik.id/6ijylB
ICCEL INDO @ICCEL_INDO
@jpssagaragmail1 @detikcom @detikfinance Kalo KPK mengusut BUMN yg nakal saya sih setuju. Cuma gak selalu BUMN kok, ada pertimbangan layak ekonomi layak finansial. Skema KPBU jg udah banyak diterapkan. merdeka.com/uang/4-manfaatโ€ฆ
JP SAGARA @jpssagaragmail1
@ICCEL_INDO @detikcom @detikfinance Betul dan sebagian besar melibatkan investor luar negri ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿ˜…
Kang Ngabei ๐Ÿ’จ @kangngabei
@detikcom @detikfinance ๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค” saya tdk di koordinasi siapa2, muak lihat cara kerja doi, tdk sebanding dgn cara menangnya finance.detik.com/properti/d-466โ€ฆ
Ismail Al Anshori @thedufresne

้—‡ใฎไป•ไบ‹ไบบ โ€”โ€” Twit adalah opini pribadi. Jangan langsung percaya semua yang saya tulis. Dilarang mengutip tanpa izin tertulis.

https://t.co/cHZdP4uOdu
Load Remaining (18)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.