0
Agus Kodri: Yg jelekin Arab, neraka!


Datok Tamburin @Datok_Tamburin
YANG MENJELEK2KAN ARAB, NERAKA..!!.

Al-Fatihah Buat Si Mbah Moen🙏
https://twitter.com/datok_tamburin/status/1158928095358808064

Agus Kodri: Dari ucapannya, betapa dangkalnya pemahaman pak Moeldoko tentang Lintasan Kebenaran Perjalanan Sejarah Bangsa Indonesia. Bila di sekitar Presiden RI terdiri dari orang2 yg dangkal pemahaman kebenaran akan Lintasan Kebenaran Perjalanan Sejarah Bangsa Indonesia, ini akan membahayakan kesinambungan NKRI.

URL IDtoday.co 172 Soal NKRI Syariah, Moeldoko: Negara Kita Bukan Negara Islam Soal NKRI Syariah, Moeldoko: Negara Kita Bukan Negara Islam
Agus Kodri: ‪APA ITU NKRI (BER)SYARIAH? BERTENTANGANKAH DG PANCASILA?

Amanah Konstitusi UUD 1945 menyatakan “NEGARA berdasarkan atas KE-TUHAN-AN YANG MAHA ESA.”

Awalan (ke~) dan akhiran (~an) thd kata TUHAN memiliki makna, “diterimanya Rakyat Indonesia hidup menyembah TUHAN yg berbeda-beda menurut keyakinannya masing2. Dan setiap Rakyat Indonesia hidupnya harus memiliki sikap keberpihakan kpd (meyakini) adanya TUHAN yg memberikan kehidupan dan penghidupan.”

Sebagai bangsa (bukan pd tingkatan individu dan kelompoknya), pertanyaannya! Dalam membangun kehidupan NKRI (hidup berbangsa dan bernegara), TUHAN yang mana, Bangsa Indonesia harus bersikap berpihak sebagai acuan? Jawabnya, (TUHAN) YANG MAHA ESA!

Kata ESA itu memiliki makna atas “sesuatu yg tdk ada awal dan tdk ada akhir.” Jadi (TUHAN) YANG MAHA ESA itu maknanya (TUHAN) YG TIDAK ADA AWAL DAN TIDAK ADA AKHIR! Yang mana?

Jawabnya, (TUHAN) YG MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI SERTA SEGALA KEHIDUPAN YG ADA DI ANTARA KE DUANYA,termasuk kehidupan manusianya. Tepatnya? ALLAH YG MAHA KUASA.

Oleh karena itulah mengapa Bangsa Indonesia harus memahami makna, arti, dan kedudukan “Kebenaran Absolut” dalam membangun kehidupan NKRI. PANCASILA berikan panduan akan persoalan ini!

Sebagai Falsafah Bangsa, PANCASILA memberikan acuan bahwa Bangsa Indonesia itu memiliki keyakinan bahwa kebenaran nisbi yg dihasilkan dari setiap proses ikhtiar dalam pembangunan yg dilaksanakan oleh NEGARA harus didekatkan kepada “Kebenaran Absolut.”

Semakin dekat jarak hasil usaha2 pembangunan yg dilaksanakan (dalam pola berfikir, penegakan hukum, tatanan interaksi sosial, dinamika politik, pembangunan ekonomi, dan perubahan lingkungan serta kondisi pertahanan dan keamanan) sbg “Kebenaran Nisbi” terhadap “Kebenaran Absolutnya” memberikan makna “Semakin terealisasi secara nyata Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.”

Kebenaran Absolut, menurut Umat Islam berdasarkan pada Hukum Alloh (yg seringkali disebut sebagai hukum alam) dan sabda Rasul-Nya, disebut Syar’i (Syariah).

Jadi NKRI (ber)syariah itu memiliki makna NKRI yg menggunakan Kebenaran Absolut sbg acuan dan arahan dari setiap usaha pembangunan yg relatif kebenarannya (kebenaran nisbi) untuk mencapai Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Ini termaktub sebagai Amanah Pancasila baik sebagai dasarnya Indonesia merdeka, falsafah bangsa maupun sebagai dasar negara yg tersurat dan tersirat di dalam PREAMBULE UUD 1945.

Semoga bermanfaat!


Alvin Yudistira: Mohon ijin menambahkan produk/output/feedbacknya Pak Agus dan mohon koreksinya. Karenanya, principal product adalah nilai komitmen (Bapak Bangsa, Kebenaran Sejarah) Kebenaran Keadilan menentang Kedzholiman, by-product/hasil tambahan/sampingan (secondary/addition product) adalah azas Manfaat, dari Amanah dan Tanggung Jawab Dunia Akhirat. Terima kasih. Salam Hormat,

Agus Kodri: Alvin Yudistira Terima kasih dan salam hormat kembali Mas Alvin.

Alvin Yudistira: Siap Pak Agus, bagimu negeri...

https://twitter.com/alvinyudistira/status/1159383342615154689

Agus Kodri: APA YG MEMBEDAKAN BANGSA INDONESIA DARI BANGSA-BANGSA LAIN DI SELURUH DUNIA?

Yaitu telah bersepakat menjadikan PANCASILA sbg ‘philosophische grondslag’ menjadi dasarnya Indonesia merdeka, falsafah bangsa, dan dasar negara.

Oleh karena itu pola berfikir Bangsa Indonesia yg dicirikan dg mendekatkan kebenaran nisbi thd kebenaran absolut atas seluruh proses ikhtiar yg dilakukan baik pada tingkat individu, keluarga, masyarakat, rakyat, bangsa hingga negara harus dibangun dan dikembangkan secara nyata dg benar dan baik.

Itulah mengapa faham2 baik yg se-akan2 kontra maupun pro thd kapitalisme akan tertolak di Indonesia! Mengapa? Karena faham2 tsb tidak menggunakan kebenaran absolut sbg acuan dan arahan atas setiap proses usaha pembangunan yg relatif kebenarannya (kebenaran nisbi).

Faham2 tsb meliputi faham komunisme, sosialisme, anarkisme, dan faham radikalisme sbg faham2 yg telah ditanamkan se-akan2 kontra thd kapitalisme. Dan juga faham nasionalisme, liberalisme, konservatisme, dan faham pragmatisme yg telah dibangun sbg faham2 yg se-akan2 pro dg kapitalisme.

Bila ada (satu saja) faham2 tsb, baik dari sisi yg kontra maupun dari sisi yg pro thd kapitalisme, itu hidup di Indonesia, maka maknanya PANCASILA belum dg se-benar2-nya difahami, dibangun, diterapkan, dan dikembangkan sbg dasarnya Indonesia merdeka, falsafah bangsa, dan dasar negara dg benar dan baik secara nyata.

Oleh karenanya betapa pentingnya ‘SCREENING PROCESS OF SCIENCE AND TECHNOLOGY DEVELOPMENT THROUGH ASSESSMENT, APPLICATION, AND ADJUSTMENT’ dibangun dan dikembangkan di Indonesia baik pada tingkatan Bangsa/Negara maupun pada tingkatan Pemerintah Negara RI agar AMANAT PREAMBULE UUD 1945 benar2 dapat direalisasikan segera dalam mencapai Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia!

Kata kunci: “Setiap usaha pembangunan yg diikhtiarkan itu kebenarannya nisbi dan harus didekatkan pada kebenaran absolutnya.” That’s Pancasila all about as an Indonesian way of life!

JADI JANGAN COBA2 IMPOR REKTOR DLL UNTUK MEMBANGUN INDONESIA KARENA MEREKA TIDAK AKAN MAMPU MEMAHAMI APALAGI MENERAPKAN DAN MELAKSANAKAN JATIDIRI BANGSA, PANCASILA SBG PHILOSOPHISCHE GRONDSLAG!

Agus Kodri @KRHMulyodiningr
@detikcom Komentar Menhan tegas ya? Terus komennya terhadap keberadaan kasus Kivlan Zen tegas tidak ya?
detikcom @detikcom
"Pecat saja. Tidak dukung Pancasila kok mau jadi tentara, itu namanya pengkhianat. Saya nggak suka pengkhianat," kata Menhan Ryamizard. news.detik.com/berita/4656829…
Agus Kodri @KRHMulyodiningr
@OppositeNewsID @KompasTV Memaki Umat Islam itu orang fasik. Bila ada orang fasik membawa berita, cek kebenarannya.
OppositeNewsID @OppositeNewsID
Dubes Agus maftuh MEMANG NGAWUR, @KompasTV aja nyiarin Habib Rizieq mimpin doa di Ma'la Gak ada doa yg diserobot pd pemakaman tsb, yg ada doa siapa yg diikuti & diaminin o/ umat yg hadir menghantar Mbah Moen Semua pengantar jenasah berhak u/ mendoakan & hak umat ikut siapapun.! pic.twitter.com/f8wYxNhd3j
Alvin Yudistira @alvinyudistira
Chirpstory updated. #IkutUlama @AgusKodri: APA ITU NKRI BERSYARIAH? BERTENTANGANKAH DG PANCASILA? chirpstory.com/li/439771

[21:15, 8/8/2019]
Prihandoyo: Indonesia dengan dasar Panca Sila itu sudah bersyariah ,

  1. Soal Pendidikan di negeri ini pendidikan mulai dari TPW sampai perguruan tinggi ada pendidikan Syariah.

  2. Soal Ibadah pemerintah ikut mengatur kepentingan umat Islam, dalam perjalanan umroh Haji diatur, hanya penguasa hari ini saja yang berani memakai uang umat untuk bangun infra struktur tanpa minta persetujuan yang punya uang.

  3. Dalam muamalah kehidupan umat juga diatur urusan Nikah, Cerai, waris bahkan.negara mendirikan pengadilan agama.

  4. Soal Ekonomi syariah sedang berkembang pesat.

  5. Mungkin yang belum diatur iyu soal hukum qsos, pancung, itu urusan negara bukan urusan umat.

Kadang banyak yang ngak paham terhadap negara berdasarkan KeTuhanan Yang.Maha Esa itu, kok syariah dilarang sungguh aneh.

Alvin Yudistira @alvinyudistira
@AgusKodri [18:45, 8/8/2019] +62 xxx-xxxx-xxx: NKRI ber-Syariah itu identik dg NKRI yg konsisten dg Pembukaan UUD 1945, karena tujuan penegakan syariah sudah ditransformasikan dalam alinea 4 Pembukaan UUD 1945. [18:50, 8/8/2019] Alvin Yudistira: 👍🙏🇲🇨 pic.twitter.com/Xqk0ntCxbn
Expand pic

Story Agus Kodri @AgusKodri: Dari ucapannya, betapa dangkalnya pemahaman pak Moeldoko ttg Lint.. Bila di sktr Presiden RI tdr dr orang2 yg dangkal pemahaman kebenaran akan Lintasn Kebenarn Perjalann Sjarah Bangsa Indonesia, akan membahayakan kesinambungan NKRI 923 pv 26
Story #DitanganJaeIndonesiaTerpuruk #IjtimaUlamaHarapanUmat @AgusKodri: Alhamdulillaah.. saya .. Sangat menarik sharing bahasan materinya yg dilaksanakan secara paripurna. Sehingga terbangunlah pola berfikir yg adil dan beradab para pesertanya. In Shaa Alloh. Aamiin. Agus Kodri: YUK KITA BANGUN PANCASILA! BAGAIMANA? Pancasila, sbg dasarnya Indonesia merdeka, akan terelaborasi dg tercapainya Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. Untuk menc.. 539 pv 19

Koran Tempo @korantempo
Fadli Zon: "Kalau menurut saya amandemen itu mestinya bisa kita kembalikan dulu pada UUD 1945 yang asli..." bit.ly/2ZJsotO
Load Remaining (88)

Comment

Login and hide ads.