0
cia @plutrous
ASHATIKANE [A CREEPYPASTA STORY] —sebuah utas— pic.twitter.com/0XhJDfLyHF
Expand pic
cia @plutrous
Aku adlh seorg turis yg berkunjung ke Jepang saat musim panas. Kupikir, Jepang adlh negara yg indah dgn beragam budaya lokal yg menarik. Namun demikian, aku hrs mengubah presepsi itu, sesekali aku tahu permainan lokal, permainan yg takkan pernah ku lupakan sepanjang hidupku.
cia @plutrous
Mereka berbicar dg Asengarkane...atau entahlah, logat mereka sgt sulit di tiru. Namun dr bbrp sumber kenalanku yg tahu ceritaku, itu adalah permainan kuno. Nama asli permainan itu adalah “Perjalanan Kematian”.
cia @plutrous
Ada sesuatu yg tak bs dijelaskan scr harfiah oleh kenalanku ttg arti sebenarnya permainan ini. Dia menjelaskan lbh jauh, sbnrnya ini membahas jenis permainan yg diajukan tradisi utk bertemu dg seseorg yg tlh meninggal. Aku tdk akan menjelaskan ini lbh jauh, namun inti-c
cia @plutrous
c-dari tradisi ini adlh utk bertemu dgn yg ingin kau temui namun dia yg ingin kau temui adlh org yg sudah mati, tdk akan lsg ke alam lain, tetapi dia akan menerima pertanyaan yg dia terima semenjak di dunia. Aku tdk akan membicarakan ini lbh jauh, aku akan membahas semuanya.
cia @plutrous
Suatu sore, aku bertemu di sebuah kuil di utara Tokyo, dan aku bertemu dgn para gadis remaja, mereka sdg melihat sesuatu dgn nada bercanda. Aku jg remaja, dan kupikir, ikut bergabung bersama mereka adlh cara yg pantas utk saling mengenal budaya Jepang lbh jauh.
cia @plutrous
Spt kebanyakan org Jepang, mereka akan memandangmu sinis, agak canggung awalnya, namun lambat laun mrk mulai mencoba berteman. Kami banyak menghabiskan waktu utk mengobrol dan mereka tampak menyenangkan, termasuk mengundangku utk makan di kedai bersama, kau akan menemui kedai-c
cia @plutrous
c-di sepanjang jalan atau di bawah jembatan dgn mudah. Mereka menjelaskan kedai2 ini adlh budaya yg sdh ada sejak jaman dulu. Waktu semakin larut, dan kupikir, aku hrs kembali ke hotelku. Jd aku segera berpamitan, namun seorang gadis memberhentikanku.
cia @plutrous
“Bukankah kamu ingin mengenal budaya Jepang?” katanya. “Ya!” aku menjawab antusias. “Kalau begitu, km hrs tahu! Tidak sopan menjnggalkan para gadis di kedai, dan cara berpamitan yg benar tidak spt yg kamu lakukan!” Utk bbrp saat, aku memandangi para gadis, entah mengapa-c
cia @plutrous
c-pandang mata mereka spt usil. Namun, krn aku org asing dan jika mereka mengatakan aku tidak sopan, maka mungkin aku memang dianggap tidak sopan. Aku bertanya pd mereka apa yg harus kulakukan. Mereka menjelaskan jika cara berpamitan yg benar adalah dgn melakukan permainan-c
cia @plutrous
c-“Ashatikane”. Aku mengangkat alis tak mengerti, dan mereka seolah tahu maksudku dgn langsung mengatakan, “ini hanya sebentar kok, sekitar 5 menit.” Kupikir 5 menit bukanlah waktu yg panjang sehingga aku menyetujui untuk bermain dgn mereka.
cia @plutrous
Mereka membawaku di jalan yg sepi, yg mengarah pd perempatan. Salah satu gadis mengambil dasi dr tasnya dan berniat mengikatkannya di mataku, namun ia menjelaskan lebih dulu ttg apa yg hrs kulakukan. Gadis lain memberiku sumpit di tanganku.
cia @plutrous
“Kami biasa memainkan permainan ini utk melihat setulus apa perkenalan kita.” ucap gadis berambut panjang yg cukup manis. “Jadi, jika kamu menang dlm permainan ini, mungkin kita memang di takdirkan utk menjadi teman atau lebih jauh, kita berjodoh.”
cia @plutrous
“Kau hanya perlu berjalan lurus dgn mata tertutup menuju tepat di tengah jalan itu, saat berjalan kau harus membuat sumpit ini berdenting dgn menempukkannya satu sama lain, setelah itu, ttp fokus dan berjalan lurus, jika kau berhasil, maka kita akan tahu yg kau inginkan.”
cia @plutrous
Setelah mendengarnya, aku berpikir itu adlh hal yg mudah, jd aku segera melakukannya setelah mereka menutup mataku. Utk sejenak, aku mendengar mereka mengatakan sesuatu. Aku memang tdk mengerti bahasa Jepang, namun aku cukup mengerti bahasa sehari2 mereka.
cia @plutrous
Dan yg mereka ucapkan terdengar spt mantra. Pandanganku sepenuhnya gelap. Aku sudah tdk mendengar suara mereka, sangat hening, bahkan lebih dr keheningan biasa. Tanganku gemetar. Aku mencoba melepaskan penutup mataku, namun tbtb sebuah suara membuatku tersentak.
cia @plutrous
Suaranya terdengar spt wanita yg menjerit dgn sangat keras, aku sampai harus menutup telingaku untuk itu. Aku mulai berjalan, angin berhembus sangat kencang. Suasana dingin terasa sampai menusuk tulangku dan suara2 lembut itu muncul.
cia @plutrous
Aku mendengar suara tawa cekikikan sbg ganti suara teriakan tadi, namun bukan suara para gadis tadi, suaranya melengking yg tak bs kujelaskan. Perlahan, suara2 itu berubah menjadi tangisan dan jeritan, sangat memekikkan dan menyakitkan telinga.
cia @plutrous
Kakiku gemetar dan aku mulai kehilangan keberanian. Apapun yg sdg terjadi, aku spt tengah berjalan di tengah2 keramaian. Aku berjalan perlahan, namun suara yg bercampur aduk spt membuat otakku berpikir yg tidak2. Penderitaan, kesenangan, semua terdengar menekikkan, sampai-c
cia @plutrous
c-aku merasakan sesuatu mencengkram lenganku, menghempaskanku, dan berusaha mencekikku dgn sangat kuat. Sesuatu yg lubak membasahi pipiku, spt jilatan lidah. Aku berusaha melawan, namun apapun itu, aku tak bisa lepas darinya, ia sangat kuat.
cia @plutrous
Aku tdk tahu apa yg sdg terjadi padaku, hingga aku berpikir untuk melepaskan penutup mataku. Bila aku mati disini, setidaknya aku tahu siapa pembunuhku. Kutarik penutup mataku dgn tangan kiriku, seseorang mencoba mencegahnya tp aku berhasil membukanya.
cia @plutrous
Saat aku membuka mataku, aku tdk melihat apapun didepanku, bahkan para gadis tadi, mereka lenyap. Aku segera berlari dan menyelamatkan diri dari apapun itu. Aku mengalami trauma sejak saat itu. Bahkan aku masih mendengar suara2 itu.
cia @plutrous
Para gadis itu hanya melakukan itu utk main2. Aku akan mengingatkanmu. Jika kamu pergi ke Jepang dan berkunjung ke kuil yg dimanapun, jangan pernah ikut berkumpul dgn gadis2 yg bergerombol. Krn biasanya para gadis Jepang tdk suka bergerombol, terutama di kuil2.
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.