0
(gh) @mas_aih
Kampus saya syariah. Jadi kalau mau kuliah di sana harus Islam. Yoi.
(gh) @mas_aih
STEI SEBI, Depok itu kampus ekonomi syariah. Sekolah tinggi yang punya dua jurusan. Akuntansi Syariah dan Manajemen Perbankan Syariah.
(gh) @mas_aih
SEBI itu kampus pertama yang mengusung ekonomi Islam. Kalau ada kampus yang kini mulai mengusung hal sama, itu perkembangan namanya :))
(gh) @mas_aih
Di kampus saya nyebar banyak beasiswa. Full scholarship. Tinggal ikut tes, lulus, terus pasang badan aja. Prosentase mahasiswa beasiswa 70%.
(gh) @mas_aih
SDM lulusan syariah ga banyak, sementara kebutuhan ga ada abisnya, jadi mahasiswa yang kuliahnya bener biasanya langsung ditarik pas lulus.
(gh) @mas_aih
Nah, kenapa saya bisa kecemplung di sana? Panjang ceritanya..... Ceritain jangan?
(gh) @mas_aih
Baiklah... Semua bermula pada tahun 2010. Saat ketika saya lulus SMA.
(gh) @mas_aih
Di tahun itu, pendapatan keluarga lagi ancur-ancurnya. Jangankan mikirin kuliah, saya aja selama sekolah SMA nyari beasiswa sendiri.
(gh) @mas_aih
Iya, jadi di SMA saya itu kalau bisa dapet juara umum, dapet gratis spp selama beberapa bulan. Beruntungnya, saya dapet.
(gh) @mas_aih
Di tahun 2010, temen-temen sibuk dengan urusannya mencari tempat kuliah. Sementara saya sibuk mencari cara biar bisa kuliah.
(gh) @mas_aih
Banyak tawaran dari guru BP, mulai dari beasiswa UNS, Beastudi Etos, dan yang lainnya. Saya bicarakan perihal itu ke ummi. Apa jawabannya?
(gh) @mas_aih
Kata Ummi. "Sabar aih. Jangan tahun ini. Ada kepentingan keluarga yang harus lebih diutamakan. Tahan dulu."
(gh) @mas_aih
Praktis, saya tolak tawaran guru BP ketika itu. Ada sesal. Tapi mengikuti restu ibu, lebih utama.
(gh) @mas_aih
Jadi, selepas sekolah saya cari kerja dulu. Nunda keinginan untuk kuliah. Demi 'kepentingan keluarga' yang pada saat itu lagi ancur-ancurnya
(gh) @mas_aih
Kerja pertama kali itu di Cilandak Town Square. Jadi SPB, sales promotion boy.
(gh) @mas_aih
Eh tapi, gak pake legging atau stocking panjang ya. Itu mah spg. Saya kan cowok. Yakali mau godain ibu-ibu. Hem.
(gh) @mas_aih
Waktu itu malam hari di bulan puasa. Pulang kerja dari Gandaria City, saya dihadang 5 orang. Dimasukin ke dalam taxi. Yoi. Saya dirampok :)
(gh) @mas_aih
Saya diajak muter-muter sampai pasar minggu. Padahal ga punya apa-apa. Cuma hape, itu juga gadean temen. Rugi bandar itu rampok :))))
(gh) @mas_aih
Pas diturunin di pasar minggu, saya langsung ke kantor polisi. Minta air minum. Eh. Laporan maksudnya.
(gh) @mas_aih
Karena saya ga engeh nopol taksi tsb, akhirnya cuma dikasih sabar dan hati-hati sama polisinya. Abis itu dikasih uang untuk ongkos pulang :p
(gh) @mas_aih
Nah, selepas kejadian itu. Saya minta resign dari Gancit. Pindah kerja ke PIM 2.
(gh) @mas_aih
Di PIM 2, kerjanya rodi. Lebaran di rumah aja ga dikasih. Jadi abis dapet gaji, saya keluar lagi hahaha
(gh) @mas_aih
Gak ngerti juga, dulu saya nyari kerjaan gampang banget. Mungkin karena mata saya belo. #LahApaHubungannya?
(gh) @mas_aih
Karena bosen kerja di Mall yang capeknya minta pacar. Akhirnya saya nganggur dulu di rumah. Heuheu
(gh) @mas_aih
Jadi, 3 bulan kerja. Saya tiga kali pindah kerja. Saya orangnya bosenan. Tapi kalau urusan perasaan, saya setia kok. Kamu mau coba? Hem.
Load Remaining (25)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.