3
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
Ibnu Sutowo, Jenderal penguasa minyak Pertamina. Walaupun Ibnu Sutowo dituding telibat korupsi yang membuat Pertamina nyaris bangkrut & berhutang USD 10,5 miliar tahun 1975, sampai akhir hayatnya, dia tak pernah diadili. Jejak kontroversi Sutowo diteruskan oleh anak & cucunya. pic.twitter.com/75mnUm1Xs3
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
1. Kolonel Ibnu Sutowo berkiprah di dunia perminyakan berawal pada 1957, saat tentara mengurusi ladang minyak di Sumatera. Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral A.H. Nasution, memerintahkan Ibnu Sutowo mengelola tambang minyak di Sumatera Utara. pic.twitter.com/CMy7ojOcqR
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
2. KSAD menunjuk Ibnu Sutowo sebagai Dirut perusahaan tambang minyak yang saat itu masih bernama PT Eksploitasi Tambang Sumatera Utara, kemudian diganti menjadi Perusahaan Minyak Nasional (Permina). Tahun 1968, perusahaan ini berganti nama menjadi PT. Pertamina.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
3. Ibnu Sutowo tercatat sebagai Dirut pertama dari BUMN raksasa yang kini bernama PT. Pertamina sejak 1968 - 1976. Pada masa kepemimpinan Sutowo, kebutuhan minyak dunia & besarnya cadangan minyak di Indonesia membuat Pertamina menjadi pundi uang bagi negara.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
4. Sayangnya Sutowo memimpin Pertamina dengan gaya monopolistik dalam industri perminyakan, mulai dari eksplorasi sampai pemasaran, hingga mengakibatkan Pertamina nyaris bangkrut dan berutang sekitar USD 10,5 miliar tahun 1975. Banyak pihak curiga Ibnu Sutowo terlibat korupsi.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
5. Saat dipimpin Sutowo, harus diakui bahwa Pertamina berada di masa gemilang. Sutowo melebarkan bisnis Pertamina menuju bisnis di luar perminyakan, seperti hotel, restoran, asuransi & biro perjalanan. Hasilnya tak semulus rencana Sutowo, Pertamina terseret hutang USD 10,5 miliar
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
6. Sayangnya penyimpangan, dugaan korupsi & pemborosan mulai menjangkiti Pertamina. Gaya hidup petinggi Pertamina yang glamor & perayaan ulang tahun Pertamina yang selalu digelar di luar negeri, menjadi sorotan media kala itu.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
7. Sutowo yang dikenal selalu royal, kerap memberikan hadiah mewah bagi para kilen, yang mana uangnya tentu dari anggaran Pertamina. Lebih parahnya, keuangan Pertamina serba tertutup, dengan dalih rahasia negara, tak seorang pun bisa mengakses data keuangan Pertamina.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
8. Termasuk penegak hukum, mereka tak berkutik melawan kekaisaran Ibnu Sutowo walaupun banyak pihak menduga uang penjualan minyak mengalir deras ke aparat keamanan. Sikap diamnya aparat terhadap sepak terjang Sutowo, juga dilakukan oleh Presiden Soeharto. Foto Suharto & Sutowo pic.twitter.com/JFVCPP9zLo
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
9. Diamnya Suharto selain faktor kedekatan, juga karena Sutowo satu-satunya orang yg tak takut dengan Presiden. Hal ini terbukti ketika dalam suatu pertemuan, Suharto harto datang, semua orang berdiri menyambut, kecuali Sutowo, dia tetap duduk, bahkan bertepuk tangan pun tidak.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
10. Gambaran kuatnya posisi Sutowo dijuluki media & masyarakat dengan "The Untouchable Man". Terlebih saat itu keuangan Pertamina tak bisa diakses oleh siapa pun, hingga pada tahun 1970'an petinggi Pertamina menggunakan hasil penjualan minyak untuk berfoya-foya, semuanya diam.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
11. Hanya satu pihak, yakni media Harian Indonesia Raya yang berani keras mengkritik tindakan pemborosan oleh Pertamina. Yang disoroti saat itu, Sutowo menggelar HUT Pertamina di Jenewa, Swiss, memang sudah jadi tradisi Pertamina selalu menggelar ulang tahun di luar negeri.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
12. Pimred Harian Indonesia Raya yaitu Mochtar Lubis menulis tajuk berjudul "Kebiasaan Pertamina yang Aneh" pada 8 Oktober 1973, dia mengkritik pesta di Eropa itu. Mochtar menulis Pertamina seperti anak kecil yang merayakan ulang tahun mewah, telebih perayaannya di luar negri pic.twitter.com/3Zs2hIGLPz
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
13. Menteri Pertambangan saat itu, Mohammad Sadli menanggapi tulisan Mochtar dan membela Pertamina, dia mengatakan HUT Pertamina di Jenewa adalah untuk promosi ekonomi Indonesia, antara lain promosi batik. pic.twitter.com/2MRv8RJsVX
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
14. Mochtar membalas keterangan Sadli dengan tajuk Perkuat Pengelolaan Minyak Indonesia pada 29 Oktober 1973. Mochtar membalas argumen Sadli bahwa pusat perekonomian Swiss ada di Zurich, bukan Jenewa, argumen Sadli itu tidak tepat.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
15. Mochtar juga mengkritik foya-foya lainnya. "Uang penjualan minyak jangan dihamburkan untuk membeli tanah & rumah, membikin gedung, mencarter kapal. Istri-istri orang dalam Pertamina membikin perusahaan yang menampung pesanan-pesanan Pertamina dengan harga yang digemukkan,"
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
16. Sejak saat itu Harian Indonesia Raya menyatakan perang melawan penyelewengan di Pertamina selama empat tahun. Berdasarkan sejumlah penelusuran Indonesia Raya pada 30 Januari 1970, simpanan Ibnu Sutowo diduga mencapai Rp 90,48 milyar (kurs rupiah saat itu Rp 400/dolar).
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
17. Di berbagai forum Sutowo selalu menyangkal dirinya korupsi. Sayangnya Sutowo tak pernah berani menghadapi Harian Indonesia Raya, tiap sangkalan Sutowo dibalas Mochtar Dkk dengan data-data valid. Sutowo juga tak pernah bersedia diawawancara wartawan Indonesia Raya.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
18. Harian Indonesia Raya juga pernah membuat berita tentang kerugian negara akibat kerja sama Ibnu Sutowo dengan pihak Jepang mencapai USD 1.554.590 Belum lagi gaya hidup keluarga Sutowo juga menjadi sorotan. Berikut gaya hidup mewah keluarga Sutowo yg ramai jadi perbincangan.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
19. Gaya hidup keluarga Sutowo menjadi sorotan media seperti Harian Indonesia Raya & Harian Pedoman, ketika dia merayakan pernikahan salah satu putrinya dengan kemegahan yang masa itu tak ada tandingannya, bahkan harian Pedoman menulis editorial khusus tentang pernikahan itu.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
20. Mochtar, lewat media yang dipimpinnya, menulis tajuk yang mengkritisi pernikahan mewah putri Ibnu Sutowo yang tidak ada tandingannya dalam sejarah republik Indonesia. Dia juga mengkritik Suharto yg terkesan membela Sutowo bahwa biaya pernikahan itu dari sumbangan keluarga.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
21. Tidak hanya mengurus Pertamina, mulai tahub 1971, Sutowo diserahi sejumlah proyek pembangunan oleh Suharto, seperti membangun lapangan golf, membangun Bina Graha (kantor kepresidenan di masa Suharto) & juga membangun rumah sakit modern di Jakarta Selatan. pic.twitter.com/vN9KV1qgPW
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
22. Potret mewah keluarga Sutowo makin terlihat, ketika kerap kali keluarga ini pergi ke Houston, Texas, hanya untuk berobat ke dokter gigi. Mereka berobat memeriksa kesehatan gigi ke Texas, dengan jet pribadi milik keluarga.
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
23. Sutowo yang dikenal sangat hobby dengan golf membuat dia menyalurkan hobby nya dengan bermain di luar negeri. Dia seringkali pulang pergi California, hanya untuk bermain Golf, di Palm Springs. Dia pernah bermain golf dalam event amal Bob Hope Desert Classic yg sangat terkenal pic.twitter.com/6XrYaXSqz1
Expand pic
Expand pic
Mazzini TOLAK RKUHP!! @mazzini_giusepe
24. Sutowo dikenal memiliki jet pribadi & memiliki mobil Rolls Royce Silver Cloud. Dia disebut-sebut sebagai orang Indonesia pertama yang memiliki Rolls Royce pada awal 1970'an, saat itu, Rolls Royce adalah lambang kemewahan yang tak bisa memiliki sembarangan orang. pic.twitter.com/kGJa6kgqOR
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (58)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.