2

Salah satu merek busana Muslim Rabbani membenarkan bahwa baliho iklan besar yang terpampang di Pintu Gerbang Tol Pasteur yang viral di media sosial adalah milik mereka. Baliho itu menjadi kontroversial lantaran menampilkan foto kambing berhijab dengan kalimat, "KORBAN tu ga wajib, yg wajib tu BERHIJAB".

NEG @negativisme
Jadi Rabbani udah ngeluarin Hijab untuk kambing, apa gimana sik? source @juriglagu pic.twitter.com/oXhdjbeowB
Expand pic
Presiden Runner Up @P3nj3l4j4h
Ada2 saja orang mau jualan Kerudung🙈😳😫😃 pic.twitter.com/wLAJ0SJISH
Expand pic
SABDO PALON @a_soeryanto
@P3nj3l4j4h Korban??? Atau Kurban??? Sikkkkk, saya gagal paham.
Love Indonesia, hate drugs! #StopNarkoba @kangmeirza
Ada yg kenal pemilik rabbani? Tolong kasih tau dagang juga gak usah gini² amat. Kambing dihijab, gak onta sekalian pake hijab? Masih lebih wajib berkurban dari pada beriklan menggunakan agama. pic.twitter.com/WvSTt3VFDG
Expand pic
Djan Choek Koen @DjanChoek
@P3nj3l4j4h @WahabisLokal Oalah, bukankah ini : 1. Merendahkan nilai ber-qurban (kalau maksudnya kurban bukan korban). 2. (Maaf) menyamakan yg berjilbab dengan kambing 😂 (semoga gak ya) 3. Kreatif boleh tapi ada batasnya, etapi gak banyak yang komplen yak?
Umar Toriq @UmarToriq
Berqurban itu wajib bagi yang sudah mampu dan berkecukupan, Hijab itu wajib bagi saudari muslimah kita. Ini jelas beda derajat (sasaran) hukumnya. Jika disambung seperti itu, maknanya jadi bias, berqurban itu sunnah dan hijab itu wajib bagi semua termasuk laki2? Rabbani sehat? pic.twitter.com/i0VxG5SR5F
Expand pic
#TT Dewi Darmawati @dewi_darmawati
@SaveIDN kalau ini benar terpasang digerbang tol ... @PTJASAMARGA @OFFICIAL_JSMR #BadanPengelolaJalanTol ... mohon jadi perhatian!! kalau terpasangnya di atas jalan umum, semoga @kemenhub151 dan #dishub setempat berkenan meninjau kembali!!

Menurut Direktur Penjualan dan Pemasaran Rabbani Nandang Komara, iklan tersebut memang dibuat oleh Rabbani dan dipajang di pintu keluar Tol Pasteur. Namun, sejak Ahad (4/8), baliho itu sudah diturunkan dan Rabbani pun meminta maaf terkait iklan viral tersebut.

"Tapi, kami tak ada niat melecehkan siapa pun hanya ingin mengingatkan Muslim wajib hijab," ujar Nandang di acara Konferensi Pers di gedung Rabbani, Jalan Citarum, Kota Bandung (5/8).

Nandang mengatakan, alasan Rabbani menurunkan baliho tersebut karena sangat menghargai kehidupan di Indonesia yang kerap muncul berbagai opini. Selain itu, kata Nandang, Rabbani tak memiliki tujuan macam-macam dengan iklan tersebut kecuali promosi.

"Kami berkoordinasi dengan Satpol PP, Kasat Intel untuk meredam katanya dicopot dulu. Bagi kita nggak masalah. Kita turunin lalu ganti dengan yang lain. Toh kita tidak punya tujuan lain," papar Nandang.

Terkait tuduhan gambar kambing yang distigmakan dinilai melecehkan Islam, menurut Nandang, yang mengangkat isu hewan beratribut Islam bukan hanya Rabbani. Namun, mengapa hanya Rabbani yang iklannya seviral seperti saat ini.

"Kami hanya mengingatkan jangan sampai sama seperti hewan kurban yang tak wajib berhijab," katanya.

Sedangkan mengenai kalimat, "Korban itu nggak wajib", menurut Nandang, Rabbani lebih condong pada pendapat mayoritas ulama yang hukumnya sunah muakad dan tak wajib. Namun, kata dia, banyaknya masukan dan kritikan ini akan menjadi evaluasi untuk Rabbani. Tak ada sedikit pun, niat untuk melakukan pelecehan.

"Iklan yang viral ini kami anggap cinta kasih sayang kepada Rabbani. Kami memohonan maaf kalau ada ketidaknyamanan terkait masalah ini," katanya.

URL Republika Online Sempat Kontroversi, Rabbani Turunkan Baliho Kambing Berhijab | Republika Online Nandang mengatakan, alasan Rabbani menurunkan baliho tersebut karena sangat menghargai kehidupan di Indonesia yang kerap muncul berbagai opini.
Handoko @kokohandoko2
@republikaonline Jualan kerudung saja kok bawa bawa agama. Pedagang pengecut.
cipruy @tonojora
@republikaonline emang gitu kalo mau cepet tenar urusan belakangan ujungnya minta maaf
Nisma Malik Mokhtar @nisma_mokhtar
@republikaonline Bukan hanya gambar kambing berhijab yg tdk elok tapi kalimat utk baliho tsb juga krg akal meskipun benar.
Lantana Jingga @lantanajingga
@republikaonline kalimatnya benar, tp klo melihat konteksnya terkesan ada pengerdilan keutamaan ibadah qurban di hari raya Idul Adha yg justru disebutkan pertama kali dlm iklan tsb
. @ailamaadn
@AminSiregar75 Ini bukan kali pertama dah rabbani berulah, dulu pernah juga tapi lupa kasusnya apa 😅

Bukan hanya sekali ini saja iklan Rabbani menuai kontroversi, berikut deretan iklan kontroversial Rabbani yang banjir hujatan.

Kim Vania @kimvania
@P3nj3l4j4h Sederet iklan hijab Rabbani yang mengundang kontroversi pic.twitter.com/r7K4MjfiCc
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Prasetyo_Rusli @RusliPrasetyo
@permadiaktivis Soal inikah? 😅 Wokeh, para wanita Muslimah, boikot Rabbani karena menistakan hijab & jilbab untuk dipakaikan ke kambing! pic.twitter.com/cDYQcNV0b9
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.