1
Aprilia @ApriliaLin
MENOLAK LUPA 26 Juli 2001, tepat 18 tahun lalu pembunuhan terhadap hakim Syafiuddin Kartasasmita terjadi oleh Tommy Soeharto dlm kasus tukar guling antara PT Garo Batara Sakti dan Bulog. pic.twitter.com/sg5eGyzU67
Expand pic
Expand pic
Aprilia @ApriliaLin
Sebuah mobil Honda CRV dengan nopol B 999 KX tampak meluncur dengan mulus dikawasan Kemayoran, Jakarta Selatan. Didalam mobil tersebut Hakim Mahkamah Agung RI Syafiuddin Kartasasmita, SH duduk ditengah dan dengan seorang sopir di depan.
Aprilia @ApriliaLin
Baik sopir maupun Hakim Syafiuddin tidak menyadari dibelakang mereka ada ada sepeda motor RX King dengan 2 orang berboncengan yg membuntuti mereka.
Aprilia @ApriliaLin
Saat mobil yg ditumpangi Hakim Syafiuddin melintas di Jl.Pintu Air Serdang Kemayoran, sepeda motor RX King menyalip dan memuntahkan rentetan tembakan dari pistol FN 45. Hakim Syafiuddin tewas seketika dengan peluru menerjang lengan, dada dan rahang kanannya.
Aprilia @ApriliaLin
1x24 jam aparat Kepolisian Polda Metro Jaya bergerak cepat dgn membentuk Tim Kobra yg dikomandoi oleh Tito Karnavian yg saat itu menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya.
Aprilia @ApriliaLin
Dan kurang dari sebulan pihak Kepolisian menemukan titik terang menyusul penemuan: Senjata api Bahan peledak dan Dinamit Dirumah sewa Tommy Soeharto di Jl.Alam Segar III no.23 Pondok Indah Jakarta Selatan
Aprilia @ApriliaLin
Inspektur Jendral Sofyan Jacoeb menyatakan Tommy Soeharto sebagai tersangka dengan 2 eksekutor yang menghabisi nyawa sang Hakim. - Mulawarman bertugas sebagai pengendara motor RX King. - Noval Hadad bertugas menghajar Hakim Syafiuddin dengan rentetan senjata.
Aprilia @ApriliaLin
Mereka diperintah Tommy Soeharto dengan imbalan 100 juta. Tommy Soeharto juga sempat menjadi DPO setelah kasus pembunuhan Hakim Syafiuddin terungkap dan mengganti identitasnya dengan nama Ibrahim.
Aprilia @ApriliaLin
Tommy Soeharto divonis 15 tahun penjara. Tommy juga pernah melayangkan Grasi namun ditolak oleh Presiden Gus Dur melalui Kepres nomor 176/G/2000. Sumber: Argo Seword
Andy_Dee @AndyArch77
@ApriliaLin Gimana komentar Ayah Naen @ustadtengkuzul .. enak jaman Orba ya ? Bisa pesen Pembunuh Bayaran ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜†
Aprilia @ApriliaLin
@AndyArch77 @ustadtengkuzul ku diblok nya ama beliyo gak bisa ikutin twit nya lagi
Andy_Dee @AndyArch77
@ApriliaLin @ustadtengkuzul Kamu kurang syariah sih..makanya diblok ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ
Aprilia @ApriliaLin
@AndyArch77 @ustadtengkuzul lom nemu jalan lurus aku bang , masih suka jalan rusak ๐Ÿ˜‚
Tailgunner @YogaAdrianyoga6
@ApriliaLin @LusiHQ Hnya Alm. Gus Dur yg benar2 berani melawan dan mencoba memberantas generasi tua orba..tp sayang..musuhnya terlalu banyak dan mereka kini menjadi penguasa negeri ini
Syarifa Heidy Alkaff @heidy_alkaff
@ApriliaLin @Arie_Kriting Pembunuhnya sekarang bisa bikin partai baru. Divonis 15 tahun baru 5 tahun udh bebas. Potongan masa tahanan sebanyak 10 tahun? Potongan apa itu??? Susah bgt jadi org adil dan jujur di negeri ini ya, nyawa taruhannya
INce Roechyat @INceRoechyat
@heidy_alkaff @ApriliaLin @Arie_Kriting Penasaran sama pejabat yg menyetujui & menandatangani pemotongan masa tahanannya.
Adhitya Fadlirahman @adhityadiit
@ApriliaLin Btw bukan โ€˜Garoโ€™ tapi Goro Batara Sakti๐Ÿ™ karena nyokap gue mantan karyawannya Dan tau jelas kelakuan Bosnya kaya apa dulu๐Ÿ‘€
Aprilia @ApriliaLin
@adhityadiit noted , terima kasih koreksinya kakak ๐Ÿ™
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.