0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Kehadiran sebagai saksi di meja hijau adalah kewajiban setiap warga negara, terlebih seorang pejabat publik.
Partai Gerindra @Gerindra
2. Mangkirnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebanyak tiga kali atas panggilan @KPK_RI untuk diperiksa sebagai saksi kasus suap anggota @DPR_RI Bowo Sidik merupakan contoh yang tidak baik di mata masyarakat. pic.twitter.com/EbthBADD5k
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
3. Penyidik @KPK_RI sudah mengagendakan pemeriksaan Enggartiasto pada tanggal 2 Juli dan 8 Juli 2019. Namun yang bersamgkutan juga tidak hadir, hingga pemanggilan ketiga.
Partai Gerindra @Gerindra
4. Sebagai pejabat negara seharusnya Enggartiasto memberi contoh yang baik, karena menjadi saksi adalah kewajiban hukum. Seharusnya pemeriksaan kasus korupsi menjadi prioritas
Partai Gerindra @Gerindra
5. Enggar seharusnya dapat menjelaskan dugaan pemberian gratifikasi kepada Bowo. Gratifikasi tersebut terkait pengadaan gula rafinasi. pic.twitter.com/MaHUFN40Cw
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
6. Penyidik @KPK_RI juga telah memanggil saksi-saksi lain dari pihak @Kemendag. Namun beberapa saksi juga tidak menghadiri panggilan KPK.
Partai Gerindra @Gerindra
7. Kita mengetahui bahwa saat ini @KPK_RI menelusuri dugaan sumber dana gratifikasi Bowo Sidik Pangarso terkait sejumlah kewenangannya sebagai anggota @DPR_RI. Salah satu dugaannya adalah terkait penyusunan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terkait gula kristal rafinasi.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Pada pengembangan perkara, @KPK_RI menduga ada penerimaan dari sumber lain oleh Bowo, terkait jabatannya sebagai anggota DPR. KPK masih menelusuri lebih lanjut sumber penerimaan lain tersebut. Hal itu mengingat KPK juga menemukan 400.000 amplop uang sekitar Rp 8 miliar. pic.twitter.com/P7r4bPgjEX
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.