1
Kakak Pembenar @SuaraAnies
.@ernestprakasa : Tengah malem kebangun, enggak bisa tidur, buka wa grup. Wah ada berita #gabener nih, twit ah! pic.twitter.com/KiKieIyhxp
Expand pic
Vë حبي @V3lias
@tourpusher007 2015 Gabener nya siapa yah 🤔🙄😏
Namaku Ombak @bandabening
Serangan kaum bong terhadap Anies Baswedan lebih banyak jadi bumerang. Fitnah thd Anies malah berbuah munculnya sosok ahok yang serba tak semenggah. Fitnah Anies beli pohon plastik 8 M, ternyata dibeli dimasa ahok. Fitnah Anies beli pohon Afrika 1.5 M, ternyata yg beli ahok. pic.twitter.com/lYNqd4PeoQ
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic

Januari 2015

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku kaget ada dua pohon yang akan ditanam di Waduk Ria Rio harganya sampai Rp 1,5 miliar.

Ia yakin pembelian itu menggunakan dana bukan dari APBD DKI.

"Saya nggak tahu, mungkin saja pohonnya memang besar, unik, dan paling mahal, bisa saja," tuturnya seraya minta diyakinkan pembelian itu tidak dilakukan Pemprov DKI.

Namun saat dijelaskan pembelian itu dilakukan BUMD DKI, Ahok mengaku tidak keberataan jika memang pohon dengan harga ratusan juta itu dibeli dengan dana APBD dan ditanam serta dipelihara dengan baik.

Menurutnya, yang terpenting tidak ada penipuan, misalnya dengan mengalokasikan anggaran ratusan juta hanya untuk membeli pohon pakis.

"Saya nggak tahu, selama memang benar (pembelian dan penanamannya) kami kasih. Jangan tiba-tiba pohon pakis yang dibeli, itu tidak benar. Kalau pohon yang betul-betul mahal tidak apa-apa," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan,‎ pendanaan sebesar itu untuk membeli pohon tidak hanya bertujuan untuk mempercantik pemandangan. Sebab, dengan adanya tanaman hias yang unik dan berbeda, maka taman itu dapat menarik turis untuk datang ke Jakarta.

URL Tribunnews.com 238 Ahok Kaget Anak Buahnya Beli Pohon Rp 1,5 Miliar - Tribunnews.com Ia yakin pembelian itu menggunakan dana bukan dari APBD DKI.
QuranLovers @LovesQuran
@ernestprakasa , udah baca ini kah?? tribunnews.com/metropolitan/2… khawatir bata saya salah baca,, itu masanya Om @aniesbaswedan atau @basuki_btp ?? minta tolong kalo nge-Gas, sisain dikit,, takut putus talinya,, ntar nyungsep lho,,, oya kapan pindah??? kan @basuki_btp kalah Pilkada..
Teuku Gandawan Xasir @Gandawan
@Dsangg77 Ini berita Januari 2015, tentang pohon baobab di Taman Waduk Ria Rio, Pulomas. Pohonnya 1.5 M dibeli saat Gubernur Jokowi dengan WaGub Ahok. Manfaatnya? Entah untuk apa. Kini waduk terbengkalai dan sore hingga malam hari jadi lokasi pacaran. Perlu sentuhan @aniesbaswedan
Rudi Valinka @kurawa
Saat gue nginep di hotel Baobab prigen Jatim, gue mulai ngefans sama pohon ini dan sangat wajar mengapa pohon Baobab begitu mahal.. fungsinya luar biasa seandainya Indonesia ditanami pohon ini,saat kekeringan bisa mengurangi derita Makanya baca PEmuja aNIES (disingkat jadi?..) pic.twitter.com/7X6yGZ0GCL
Expand pic
Bitte langsam, Awe! @awemany
Twit ini dihapus oleh si @ernestprakasa. Jadi jelas tujuannya ngga pernah untuk kebaikan jakarta. Begitu tahu ini kelakuan junjungannya ya dihapus deh. Ngga pakek malu. pic.twitter.com/JERG43rrT7
Expand pic
aguswin @Aguswin77
@awemany @ernestprakasa Koh @ernestprakarsa sebelum sebar buka mata dan pikiran.kasihan kan @basuki_btp berkurang lagi pamornya. Mas @pandji tolong blgi ke koh Ernest jangan bikin suasana Jakarta saling benci antar sesama,kalau emang dia cinta NKRI.kita berangkulan akan lebih indah
Xoxo @xoxohow886
@awemany @ernestprakasa Ooooh koh @ernestprakasa kan centang biru, banyak penggemar juga. Gamau edukasi fansnya ? Kalo salah ya salah ? Ga bakal ditinggal kok. Jangan cuma menebar kebencian. Salah tembak, langsung apus
Supraharno @Supraharno1
@BurhanMuhtadi ...Maksud hati mau mempermalukan Anies via bambu 550 juta tapi malah akhirnya membuka busuk2 Ahok via pohon 1,5 M. Kini publik jadi tercengang baru tahu di era Ahok pernah beli 2 pohon 1,5 M. Tiap Anies diserang malah busuk2 Ahok terbongkar, Tuhan sayang sama Anies... (``,)
capitalis @ganafmargi
@Supraharno1 @BurhanMuhtadi Orang DKI sdh lama tahu soal pohon, harga segitu bukan harga pohonnya saja, dari mulai tempatnya di angkut sampai nanam memang pohon itu besar butuh peralatan khusus, pers beritanya ngegoreng. Anda bisa dapat gratis dikomunitas pencinta pohon itu.
El Sifa @zeegetop
@awemany @ernestprakasa Pakai Dasi bukan jaminan kalau pinter... Nampol ndiri kan? pic.twitter.com/CyFrrpfTH2
Expand pic
Hendrie Santio😷 @ArsomEria
@Supraharno1 @BurhanMuhtadi Sori pohon baobab itu ga pernah dibeli pakai uang APBD mas. Tuhan ga jadi sayang Anies pic.twitter.com/eDPcY5QcXA
Expand pic
Nadya Mulia @NadyaMulia
@dtihsan @PLRKPRT @ernestprakasa Iya, di era Ahok. Tapi pohon sumbangan orang, nyet. Nggak beli. Dan pohonnya masih ada sampai sekarang megapolitan.kompas.com/read/2015/02/1…

"Saya nggak tahu, mungkin saja pohonnya memang besar, unik, dan paling mahal, bisa saja," tuturnya seraya minta diyakinkan pembelian itu tidak dilakukan Pemprov DKI.

Namun saat dijelaskan pembelian itu dilakukan BUMD DKI, Ahok mengaku tidak keberataan jika memang pohon dengan harga ratusan juta itu dibeli dengan dana APBD dan ditanam serta dipelihara dengan baik.

Menurutnya, yang terpenting tidak ada penipuan, misalnya dengan mengalokasikan anggaran ratusan juta hanya untuk membeli pohon pakis.

"Saya nggak tahu, selama memang benar (pembelian dan penanamannya) kami kasih. Jangan tiba-tiba pohon pakis yang dibeli, itu tidak benar. Kalau pohon yang betul-betul mahal tidak apa-apa," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan,‎ pendanaan sebesar itu untuk membeli pohon tidak hanya bertujuan untuk mempercantik pemandangan. Sebab, dengan adanya tanaman hias yang unik dan berbeda, maka taman itu dapat menarik turis untuk datang ke Jakarta.

Kemudian Nandar melaporkan penanaman pohon baobab ke Basuki. Basuki pun memastikan, jangan sampai pohon baobab yang ditanam itu dibeli oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI. "Kalau (Dinas Pertamanan) beli (pohon baobab) gue catok kepalanya. Soalnya katanya harganya Rp 750 juta satu pohon," kata Basuki.

URL KOMPAS.com 27 Ahok Tak Tahu Pohon Baobab Rp 750 Juta Ditanam di Balai Kota Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak tahu ada pohon baobab yang ditanam di halaman Balai Kota.
Nadya Mulia @NadyaMulia
@dtihsan @PLRKPRT @ernestprakasa Dan pohon Bao Bao sudah dibudidayakan di Indonesia, walaupun tetap mahal. bukalapak.com/p/hobi-koleksi…
Gori @YosuaYunianto
Jadi setelah cari tahu pohon 1,5 M yg ternyata pohon baobab di waduk ria rio, tp yg belum jelas dari semua artikel belum ada pernyataan pasti dari yg berwenang mengenai harga sebenarnya dan sumber dana yg bbrp artikel menyebutkan gak pake apbd tp pihak luar... Entah😁 pic.twitter.com/Mk1ooBVWD0
Expand pic
#PilihSistemBukanOrang @binsaragih
@Supraharno1 @BurhanMuhtadi Baca lagi beritanya yg bener, yg beli tuh pohon ialah BUMD pake dana CSR nya... Malu luh ama jubah agamamu masak kok hoax mulu... 😴

Comment

Login and hide ads.