0
Potret Lawas @potretlawas
Membangun Monas. Tiga fase berbeda terabadikan oleh kamera sepanjang dekade 1960-an. pic.twitter.com/lZfRncuWTP
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Potret Lawas @potretlawas
Rancangan awal Monas sebenarnya tak seperti itu. Asalnya balok tegak dg artikulasi 5 lempeng, karya Friedrich Silaban. Namun Silaban ogah saat diminta revisi. Jadilah arsitek istana, RM Soedarsono, ditunjuk untuk mengubahsuainya, mengawinkan desain Silaban dan mau Soekarno.
Potret Lawas @potretlawas
Jadilah pembangunan Monas dimulai 1961. Dalam potret Soekarno menengok proyek. Soal kritik bangun tugu saat negara kere dan kebutuhan rakyat tak terpenuhi, Soekarno kata monumen pun kebutuhan. Dibutuhkan untuk bikin rakyat cinta perjuangan, sejarah, tradisi, dan kepribadiannya. pic.twitter.com/ezPWVzWQhh
Expand pic
Potret Lawas @potretlawas
Berapa duit habis buat bikin Monas? Anggaran awalnya sih 100 juta. Namun, kabarnya saat kelar pada 1975 total jenderal perlu 7 miliar. Biaya 1961-68 sepenuhnya sumbangan "rakyat" [kebanyakan pebisnis lingkaran istana]. Baru setelahnya dg duit negara. twitter.com/potretlawas/st…
Potret Lawas @potretlawas
Dus, misal ada yang bilang si anu seorang menyumbang emas Monas dsb, itu klaim sepihak. Faktanya, yang urunan orang ramai. Kata Soekarno, "Ada sumbangan yang, ya sumbangan terang²an, ada sumbangan yang berupa tambah karcis bioskop, ditambah kopra... Tidak dari budget negara!"
mesemeleh @cahklaten78
@potretlawas Bila ingat monas setidaknya doa alfatekah kagem panjenengane swargi ,nuwun. pic.twitter.com/RcdpSUTQ06
Expand pic
Marhaendra @bondanmahendra
@potretlawas Dulu dianggap pemborosan dan proyek mercusuar, sekarang dipakai untuk reuni akbar..😀
Potret Lawas @potretlawas
Mulanya, patung banteng memang dirancang menghiasi empat sudut Monas. Simbol kerayatan dan kepahlawanan. Patung² kayu tsb bagaimanapun dibuang seiring jatuhnya Soekarno. @JakartaByTrain pic.twitter.com/wGyY1womI8
Expand pic
Potret Lawas @potretlawas
@JakartaByTrain Ada pula yang menyebut arca banteng tsb sekadar pengisi sementara. Entahlah.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.