0
Lini Zurlia @Lini_ZQ

an indonesian Queer Feminist Activist🏳️‍🌈

Lini Zurlia @Lini_ZQ
Aku mau nge-thread hasil kerja keras menyurvei kasus2 pelecehan seksual di ruang publik selama kurang lebih 2,5tahun. Survei ini dilakukan secara kolektif antara @LenteraID @hollaback_JKT @jakartafeminist @ChangeOrg_ID @_perEMPUan_ [a THREAD] Laporan Survei Pelecehan Seksual pic.twitter.com/ygI3AzYbry
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Sebelum lanjut, sebaiknya kita sama2 duduk di pemahaman yg sama dulu, apa yg dimaksud Pelecehan Seksual di ruang publik, yakni tindakan melencehkan org lain secara seksual di tempat / fasilitas umum seperti: transportasi, sekolah, kampus dst Banyak banget yg pernah mengalaminya! pic.twitter.com/4KRQIiZITj
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Nah survei ini diikuti oleh 62.224 responden yg tersebar di penjuru Indonesia. Responden terdiri dri berbagai kalangan yg beragam mulai dri kepercayaan, abilitas, identitas gender termasuk tingkat pendidikan. pic.twitter.com/A8xRQQXMD2
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Tentu saja tujuan dari survei ini adlh utk mengedukasi publik ttg apa yg dimaksud dg pelecehan seksual di ruang publik, krn blm tentu masyarakat kita peduli akibat kentalnya rape culture yg kita hidupi sekaligus dinormalisasi juga penting menjadi landasan pengetahuan bagi publik pic.twitter.com/3M7itpZCmT
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Berikut ini adlh hasil dri survei tersebut: • 64% dari 38.766 responden perempuan •11% dri 23.403 responden laki2 •69% dari 45 reaponden non-gender binary PERNAH MENGALAMI PELECEHAN SEKSUAL DI RUANG PUBLIK pic.twitter.com/P5EgcEfGWw
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
52% responden pertama kali mengalami pelecehan seksual di usia anak-anak yakni 16tahun 😭😭😭 pic.twitter.com/t7JxPMNLog
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Apa saja sih bentuk pelecehan seksual di ruang publik tersebut? Antara lain: •Siulan/suit-suitan atau cat calling •Komentar tubuh spt: bohai yah, toketnya gede uy, dst •Disentuh secara fisik (boobs grabbing, dst..) •Main mata • Komentar seksis spt: pelakor, dst pic.twitter.com/VIYpSj74aq
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Berikut persentase bentuk pelecehan seksual yg dialami oleh perempuan Tertinggi adalah cat call yakni 18% Selain itu hasil survei jga menunjukan bahwa 3 dari 5 perempuan pernah mengalami pelecehan seksual. Perempuan 13kali lebih rentan mengalami pelecehan dibanding laki2. pic.twitter.com/YbNASRnhmk
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Laki-laki juga dapat mengalami pelecehan seksual di tempat umum. Meski memang ada prasyarat lain mgp laki2 mjdi target pelecehan seksual misal: tampilan yg feminin, tdk dipandang macho olh laki2 lain atau secara usia jauh lbh muda (Yg ini opini peribadi ku, bukan dri survei ya) pic.twitter.com/4LeUx5oFPR
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Dari 45 responden yg mengidentifikasi bukan laki2 maupun perempuan, 31 diantaranya jga pernah mengalami pelecehan seksual. (Opini ku jga: Ini survei yg progresif ya, mengakomodir org2 non-binary) pic.twitter.com/D4zcaHMqe2
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Dari survei ini dapat dilihat bahwa tempat paling rentan mengalami pelecehan seksual di ruang publik adlh di jalanan umum dan transportasi publik. Selain itu paling tinggi terjadi di siang hari. pic.twitter.com/yu0DGwHV7H
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Budaya victims blaming dengan menyalahkan pakaian korban pada saat kekerasan seksual terjadi terbantah oleh survei ini. Mengapa? Sebab rupanya pelecehan seksual tak mengenal pakaian korban. 18% responden menggunakan rok san celana panjang 17% berjilbab pic.twitter.com/JXhkFQYXC8
Expand pic
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
56% responden melakukan perlawanan terhadap pelaku pelecehan. Ketika korban berani melawan justru 38% pelaku pura2 bego sementara 36% malah mengumpat balik. — (Menurutku ini angka yg cukup baik, mengingat budaya kita yg masih mengkondisikan korban kekerasan seksual utk diam) pic.twitter.com/VoRYp8xBta
Expand pic
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Justru ketika para responden mengalami pelecehan seksual di ruang publik, ternyata 41% org yg menyaksikan kejadian tersebut hanya mengabaikannya begitu saja, bahkan menganggap sebagai sebuah hiburan. pic.twitter.com/MulMFad57E
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Sementara 92% merasa sangat terbantu ketika ada org/pihak lain yg mengintervensi pelecehan seksual yg dialami oleh responden. Survei ini bisa memberikan tamparan bagi kita semua utk bisa menjadi org yg aktif melakukan intervensi utk menghentikannya. pic.twitter.com/6Nhy3RiF12
Expand pic
Lini Zurlia @Lini_ZQ
Demikian THREAD soal hasil survei Pelecehan Seksual di Ruang Publik yg dilakukan secara kolektif olh beberapa lembaga ini. Mari kota jadikan data survei ini sebagai alat mengedukasi publik ttg pelecehan seksual serta. Sila hubungi organisasi masing2 utk info lbh lengkap 🙏🏼 pic.twitter.com/VHkajiueIA
Expand pic
Aliando ajah @aliando_9057
@Lini_ZQ @LenteraID @ChangeOrg_ID @_perEMPUan_ @jakartafeminist @hollaback_JKT Terima kasih, sangat menarik. Dari survey, daerah mana ya yg paling sering terjadi pelecehan seksual? Jakarta?

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.