0

Bank BJB sebagai bank BPD tanpa kasus dan korupsi senantiasa memberikan penawaran pada segmen komersial, dimana penyaluran kredit infrastruktur dilakukan dalam bentuk modal kerja yang digunakan untuk mendukung proyek-proyek di daerah, sebagaimana dapat dilihat pada proyek lanjutan Overpass Tegal Gede, proyek PLTM Cikaengan, pembangunan pasar rakyat Awipari Kota Tasikmalaya, yang sudah berjalan sampai saat ini.

Pada segmen korporasi, penyaluran kredit Bank BJB tanpa korupsi dan kasus, dilaksanakan dengan pola sindikasi maupun bilateral untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional, diantaranya melakukan peningkatan jalan ruas Jalan Simpangloji - Cibutun - Balewer Puncak Darma paket 1 & 2 (Geopark Ciletuh), peminjaman daerah untuk pembangunan pasar atas Cimahi oleh pemkot Cimahi dan lain-lain.

Pembiayaan infrastruktur pemerintah daerah dilakukan oleh bank lain melalui kredit dengan pola sindikasi. Bank BJB memberikan penawaran alternatif pembiayaan infrastruktur daerah melalui program BJB Indah (Infrastruktur Daerah), sesuai dengan misinya, untuk berperan aktif mendukung percepatan program pembangunan pemerintahaan daerah dengan fasilitas kredit bagi pemerintah daerah maupun swasta.

BJB Indah ditujukan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur, serta pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah Jawa Barat bagi pemerintah daerah maupun badan usaha yang memenuhi ketentuan. Fasilitas Bank BJB ini dapat diberikan kepada seluruh seluruh pemerintah daerah di Indonesia tanpa menggunakan jaminan khusus (clean basis)

BJB Indah memberikan penawaran bersaing dan kompetitif selain obligasi daerah. Hal ini dapat dilihat pada Peraturan Pemerintah 56 Tahun 2018 pasal 33 & 34 tentang persyaratan penerbitan obligasi yang memerlukan persyaratan sebagai berikut :

  1. Pembiayaan melalui Obligasi Daerah hanya dapat dalam jangka panjang dengan tidak melampaui akhir tahun anggaran pada masa berakhirnya jabatan kepala daerah.
  2. Laporan keuangan (audited) harus dengan opini wajar tanpa pengecualian atau wajar dengan pengecualian.
  3. Tujuan penggunaan untuk membiayaan infrastruktur dan/atau inventasi berupa kegiatan pembanguan sarana/prasarana publik.

Pada persyaratan pembiayaan melalui BJB Indah lebih fleksibel jika dibandingkan dengan obligasi daerah, dimana :

  1. Jangka waktu pembiayaan BJB Indah dapat diberikan dalam jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.
  2. Tujuan penggunaan dapat digunakan untuk tujuan lain (deficit cash flow) maupun pembiayaan Infrastruktur dan/atau Investasi.

Bank BJB selalu berperan aktif dan mendukung pembangunan untuk Indonesia yang lebih maju dan lebih kuat dengan menawarkan produk yang berkualitas dengan suku bunga yang bersaing dan kompetitif.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.