1
Potret Lawas @potretlawas

Berbagi potret dan cerita. Menziarahi dan mengobrolkan masa lalu, mengingat kini. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Kontak: potretlawas.x@gmail.com

https://t.co/pBLatcSUa6
Potret Lawas @potretlawas
Tengkorak dari kuburan massal korban periode Bersiap di Balapulang, Tegal, 1946. Bulan² pasca kemerdekaan Indonesia merupakan masa mengerikan bagi orang Belanda-Indo di seantero Jawa-Sumatra. Bandit dan pemuda² Republik meneror mereka dg aneka kekerasan dan kejahatan. pic.twitter.com/V19ouulS0x
Expand pic
Potret Lawas @potretlawas
Tak cuma orang Belanda dan Indo, kekerasan pun menyasar mereka yang dianggap sekongkol. Orang² Republik tak saja membunuh, namun juga memutilasi, menyiksa, menjarah, hingga memperkosa. Dalam beberapa bulan di ujung 1945, korban meninggal saja diperkirakan 3,5 hingga 20 ribu.
Potret Lawas @potretlawas
Sekadar memberikan gambaran banyaknya korban: pria bernama Ismail dari Penggodokan, Tangerang ditangkap pada Juli 1947 karena terlibat pembantaian 72 Tionghoa. Pria lain bernama Maman Santibi dari Bandung dihukum mati karena menghabisi 40 orang Eropa dan 1 orang Indonesia. /ralat
Potret Lawas @potretlawas
Dan korban sebanyak itu nyaris semuanya ditimbun seadanya dalam lubang kuburan massal semacam yang terjadi di Balapulang ini. Sebagian dibuang begitu saja ke sungai atau laut. Pencarian dan penggalian sendiri dilakukan bertahap antara 1946-48. twitter.com/potretlawas/st…
Potret Lawas @potretlawas
Di Kuningan, Jawa Barat misal ditemukan lubang berisi 23 orang pada Agustus 1947. Diketahui, 3 orang di antaranya dikubur hidup². Mereka ini mulanya ditangkap polisi, dituduh memberontak. Namun sesampai di tahanan sekumpulan pemuda berenjata kapak, pacul dsb sudah menunggu.
Potret Lawas @potretlawas
Kuburan massal lain pada misal ditemukan di Pregolan, Surabaya paruh tahun berikutnya. Puluhan korban, sebagiannya Tionghoa – yang banyak disasar karena harta benda mereka, dan Jawa, ditanam dalam beberapa lubang di belakang permukiman. Sebagian bahkan masih dg samurai tertancap.
yosef kelik @sefkelik
@rygarizky @potretlawas Bersiap di seputar Jakarta & Surabaya, juga Revolusi Sosial Anti Swapraja di Sumatera Timur, Karesidenan Pekalongan, & Solo masih pada kurun (bulan-bulan) yang berdekatan pd 1945—1946 kan?
Glenn Soprano @SopranoGlenn
@potretlawas Ya wajar lah, namanya aja pasca perang kemerdekaan....banyak yg dendam dgn penjajah, bayangkan aja kita hidup pada jaman itu....,
アンドリュー @ando_kun
@SopranoGlenn @potretlawas Bayangkan aja ente hidup di zaman itu sebagai orang tionghoa kaya raya. Gak ada urusan sama etnis dan dendam, tapi harta ente jadi sasaran buat dirampok atas nama nasionalisme para begal berkedok aksi "bersiap".
ADG|Anggra .D.G @grandisdhiwa
@ando_kun @SopranoGlenn @potretlawas Bukan untuk membenarkan, tapi mau tidak mau meskipun pahit ya itu bagian dari sejarah negara kita, sejarah dari nenek moyang kita dan mungkin merekapun sangat mengetahui persis suasana mencekamnya pada zaman itu
アンドリュー @ando_kun
@grandisdhiwa @SopranoGlenn @potretlawas memang bukan utk dibenarkan, bilang itu hal yg wajar juga termasuk pembenaran. bagian sejarah pahit harus diajarkan ke generasi penerus supaya mereka belajar sejarah kelam Indonesia, agar tak diulangi lagi. yang merasakan suasana mencekam itu yg diserang, bukan pelaku "bersiap"
zul @kyanom
@potretlawas zaman perang udh pasti ada chaos. kalah PD 2 org2 keturunan jerman di usir dr eropa timur. yg kerjasama dg nazi dibantai.
agung purwa @prwgng
@kyanom masalahnya itu bukan karena perang. jangan kebiasaan menormalkan laku jahat.
mhalimi @miahalimi
@potretlawas Termasuk kakek saya di tegal, laki2 tionghoa diarak ke tepi sungai oleh ormas dan dibunuh di sana, mayatnya dilempar ke sungai. Nenek sedang hamil anak ke-8 kabur malam2 jalan kaki ke slawi dengan 5 anak usia 2-10 thn (ayah saya 2 thn), banyak dibantu warga setempat.
Maz Ari 1897 @ahmadsahri82
@potretlawas Termasuk kakek sy.. Asli orang tegal sampai sekarang belum tau kuburanya di mn,,? Kata nenek sy dia jd korban pembantaian.. Yg waktu itu di sebut jaman pengacauan
Agung Nurmajid @agungnurmajid
@potretlawas Masa Bersiap ini benar2 chaos. Nggak jelas pelakunya siapa. Republik (notabene kanan) Kiri ekstrem Bandit/kriminal murni Semua di sini punya kepentingannya masing2. Intinya selain rasis, +62 termasuk pendengki. Susah lihat orang kaya, senang lihat orang kaya disembelih.
CUP CUP @sukejondu
@potretlawas sayangnya peristiwa kelam begini tidak pernah masuk kurikulum sejarah. Padahal salah satu esensi pelajaran sejarah supaya generasi bangsa tahu dan nantinya bersikap lebih baik menyikapi krisis sosial dan politik.
Henri Permana @hen_645
@potretlawas Cerita ini seperti nanah yang ada didalam tubuh, klo dibiarkan didalam ya akan sakit dan menjalar, tapi kalo sdh keluar maka akan terlihat menjijikan dan menakutkan bgi sbgian org
Haryo Putro Dirgantoro @haryookey_
@potretlawas Sayangnya, pembantaian orang-orang kulit putih oleh orang Indonesia pada masa “bersiap” ini seakan-akan dilupakan dan tidak pernah diajarkan pada buku sejarah anak sekolah.
Ardiles Bramantya @ArdBrahmantya
@potretlawas Wah gila, keren sih mimin, berani angkat sejarah gelap yg berusaha dihilangkan oleh negara dan institusi pendidikan di negeri ini. Bravo!

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.