0
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI

The official account of Ministry of Religious Affairs (Kementerian Agama) | Dikelola Biro Humas | Kutipan langsung Menag bertanda *LHS*

https://t.co/E33YeUJeEf
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Menurut Menag @lukmansaifuddin, moderasi beragama diusung Kemenag dlm beberapa tahun terakhir. Ia berharap ASN memahami dgn baik apa moderasi beragama. "Saat ini, moderasi beragama bukan saja relevan dlm konteks Indonesia, tetapi jg sangat signifikan dlm konteks global," ujarnya. pic.twitter.com/XV0JN8NrxB
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
"Saya sebenarnya hampir tidak pernah berceramah di depan umum. Tapi yang telpon saya Pak Menteri. Walaupun saya sudah lama pensiun dr Depag, tapi saya masih keluarga besar Depag, yg perlu taat kepada pimpinannya," ujar Prof @quraishihab disambut tepukan hadirin. pic.twitter.com/rHA1jbXIyy
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
"Saya bergembira dan juga berbangga karena saya mendapatkan pengalaman yang luar biasa hari ini. Pengalaman yg baru pertama kali saya lakukan, yaitu naik ojek," sambung Prof @quraishihab sambil tersenyum. pic.twitter.com/xPOV05jIZS
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Mengawali tausiahnya, Prof @quraishihab bicara ttg makna idul fitri. Idul Fitri artinya kembali kepada fitrah. "Fitrah, salah satunya adalah kembali kepada kehadiran Tuhan," ungkapnya. pic.twitter.com/YfN5TFxq2L
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
"Kata William james, anda bisa saja masuk ke satu tempat, boleh jadi di sana tidak ada pasar. Tapi tidak ada satu tempat pun yang tidak miliki tempat bermunajat," lanjut Prof @quraishihab pic.twitter.com/kGd3bu6mjm
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Ini yang kemudian menurutnya membuktikan bahwa agama adalah fitrah. Ia kemudian menjelaskan bahwa agama memiliki delapan ciri, di antaranya rabbaniah (bersumber dari Tuhan); alamiah (universal); dan insaniyah (kemanusiaan). pic.twitter.com/leXTpNSXmj
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Di sini, Prof @quraishihab menekankan bahwa kemanusiaan mendahului keberagamaan. "Misalnya, saya dulu selalu ingatkan petugas haji, bahwa jangan Anda pergi sholat ke Masjidil Haram bila masih ada jemaah yg butuh bantuan anda. Kemanusiaan mendahului keberagamaan Anda," tuturnya. pic.twitter.com/qhjlQBVZYR
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
"Bila anda bertemu dgn siapa pun, bila dia bukan teman seagama anda, maka dia adalah saudara anda sekemanusiaan," tegas Prof @quraishihab pic.twitter.com/K3Lo3Wrvas
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Ciri agama selanjutnya dan menurut beliau menjadi pusat dari seluruh ciri agama adalah wasathiyah (moderat), di tengah-tengah. Menurutnya, ada 3 syarat seseorang bisa moderat dlm beragama. pic.twitter.com/P6sAfO30xE
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Pertama, untuk berada di tengah2, seseorang harus miliki pengetahuan. "Kalau saya ingin tahu siapa yg di tengah, saya harus tahu berapa orang yg di sini. Maka kemudian saya bisa tentukan org ke berapa yg di tengah. Tanpa pengetahuan, anda tdk bisa melaksanakan moderasi," ujarnya. pic.twitter.com/9kEclfhgQ4
Expand pic
Kementerian Agama RI @Kemenag_RI
Kedua syaratnya, mengendalikan emosi. "Untuk melakukan moderasi, syaratnya mampu mengendalikan emosi. Jangan melewati batas," imbuh Prof @quraishihab. "Syarat ketiga, harus terus menerus berhati-hati," kata beliau. pic.twitter.com/6KiYGmij9a
Expand pic
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.