0
#99 @PartaiSocmed
Tagar #NoWitchHuntKarhut sama tidak populer dan melawan akal sehatnya dengan tagar #TiketPesawatTidakMahal Klik saja tagar itu maka isinya caci maki semua. Meskipun begitu ada saja buzzer yg mau mengerjakannya. Bukti bagi para buzzer itu uang adalah segalanya!
#69Army @RGrafiliano
Melihat semangat @PartaiSocmed yg sangat berapi-api menuduh orang2 sebagai buzzer bayaran, gue jadi makin curiga kalau dialah sebenarnya yg mendapat uang dr twit2 dia yg menyerang pemerintah selama 1 bulan terakhir ini.
#69Army @RGrafiliano
Cara menilainya mudah. Apakah @PartaiSocmed akan berhenti setelah pemerintah mengusahakan penurunan harga tiket? Kalau tidak, terang kalau masalah dia bukan soal tiket. m.merdeka.com/uang/inilah-ru…
#69Army @RGrafiliano
Kalau @PartaiSocmed masih berusaha mencari2 kesalahan pemerintah setelah harga tiket pesawat diturunkan, maka jelas kalau ini urusan perut si @PartaiSocmed doang, bukan soal ketidakmampuan masyarakat membeli tiket seperti yg satu bulan ini dia nyanyikan. google.com/amp/s/amp.komp…
#69Army @RGrafiliano
Setelah mengamati TL si @PartaiSocmed ini, gue semakin yakin kalau dia lah yg mendapat bayaran untuk membuat kegaduhan. Kenaikan harga tiket hanyalah entry point untuk menyerang pihak tertentu. Jelas ini untuk urusan perut dan jabatan. money.kompas.com/read/2019/07/1…
#69Army @RGrafiliano
Di peralihan masa jabatan seperti skrg, akan selalu ada orang seperti @PartaiSocmed. Sengaja membuat gaduh, serang sana dan sini. Pasti ada.. Tujuannya mungkin untuk mengamankan posisi tertentu. Dia kira dia pintar. Pongah banget tapi gerakannya sangat terbaca.
#69Army @RGrafiliano
Tapi ga masalah kalau si @PartaiSocmed mengincar jabatan atau apa. Bodo amat Nuduh orang dapat uang, padahal dia sendiri yg menikmati uang dr menyerang pihak lain. Itu lebih bajingan dari bajingan...
#69Army @RGrafiliano
Dia keberatan dg kenaikan harga tiket naik. Lalu ada yg coba melihat dg sudut pandang lain. Lgsg dituduh buzzer. Sarap Si @PartaiSocmed gila ini nuduh orang melakukan pembunuhan karakter. Pdhl dia sendiri yg lakukan itu dg menuduh semua yg berpendapat beda sbg buzzer. Bajingan
#69Army @RGrafiliano
Rasanya dulu si @PartaiSocmed ini ga tolol tolol amat. Tapi kok skrg silakan nilai sendiri. Dia menuduh orang melakukan character assasition. Padahal dia sendiri yg melakukan itu thd orang2 yg ga sepaham. Kampret juga lu lama2 Med pic.twitter.com/NKnflHJS2c
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Saking tololnya @PartaiSocmed skrg. Kehilangan akal sehat krn dikejar target. Nuduh akun2 yg kontra sbg buzzer dan dibantu BOT. Coba aj kalian cek akun2 yg retweet twit sampahnya @PartaiSocmed. Ada berapa akun asli dan berapa BOTnya. Lagi2, si Somed ini menceritakan diri sendiri pic.twitter.com/Q9H2OqVRfz
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
@PartaiSocmed menuduh orang pake bot, padahal dialah yg menggunakan robot agar narasinya seolah2 menarik dan digunakan jg untuk menyerang pihak lain. Coba aja cek akun2 yg RT twit dia. Atau coba aj bantah narasinya. Siap2 diserang bot dan dituduh buzzer 😄 pic.twitter.com/mh0t3qxWqK
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Bahkan saking kalapnya, si @PartaiSocmed sampai meRT twit dia sendiri. Saking butuh RT dan dukungan dr jagad medsos. Kasian ga sih lu. Twit belum berapa menit lgsg diRT lagi untuk menarik dukungan dr followernya. Selebtwit jadi pengemis... pic.twitter.com/rGOcDYJAXh
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Orang2 yg realistis pasti paham kalau soal kenaikan harga tiket ini butuh waktu untuk ditangani pemerintah. Apalagi, prosesnya melibatkan banyak instansi dan aktor non pemerintah. Makanya daya tarik narasi @PartaiSocmed yg muter2 makin lama makin basi. Animo berkurang. pic.twitter.com/PY7O3Quqcf
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Sementara @PartaiSocmed harus mempertahankan impresi supaya invoice terus cair dan bohir senang. Makanya akun2 bob digerakkan dan akun2 berfollower banyak diserang. Bahkan twit sendiri diRetweet. Memalukan Supaya apa? Supaya isu dan narasinya terus melambung. pic.twitter.com/46Bt7jgt5Z
Expand pic
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Gimana ga kalap. Otak tolol, tangan cuma dua. Nuduh sembarangan. Jadi pusing sendiri kan??? Nah jadi salah salah akun kan. Oke gue maklumin. Tapi @PartaiSocmed jangan nuduh2 lagi ya orang lain pake bot atau jadi buzzer bayaran. Elu udh berhasil bikin thread tentang diri sendiri. pic.twitter.com/txOVOKb8sP
Expand pic
Expand pic
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
@hariadhi @kurawa @habibthink @mamaciaaa @kirekswasta @suarabawah @digeeembok @SoundOfYogi dan akun2 seleb lain, @PartaiSocmed pengemis impresi ga usah diladeni lagi. Followernya 174 K. Tapi coba liat yg respon threadnya berapa orang. Paling banyak 25 RT. Kasian kan pic.twitter.com/aaGHo6tg2N
#69Army @RGrafiliano
Followernya @PartaiSocmed 174k. Tapi twitnya sepi ky kuburan. Yg respon paling banyak 25 akun. Hanya sekitar 0.0001436781609195402 % dari keseluruhan followernya. Itupun bot + kampret. Bayangkan. Gmn ga kasian coba. Terang dia butuh dongkrak impresi dg menyerang akun lain. Tolol pic.twitter.com/CZkKEFJKBa
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
99.99985632183908 persen followernya juga udh eneg liat twitnya. Yg otaknya ada pasti bisa menilai kalau @PartaiSocmed sedang memperjuangkan perut dan kepentingannya sendiri. Jangan ngaku sedang menyuarakan kebenaran deh. Taik kucing pic.twitter.com/qfwpmnuDqu
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Sekedar info aja. Kalau @hariadhi @kurawa @kirekswasta @mamaciaaa @suarabawah @PartaiSocmed @digeeembok tertarik beli akun robot atau pengen jadi pengusaha misalnya, boleh hubungi nomor di bawah 👇👇👇 pic.twitter.com/PRCQejJw6Z
Expand pic
#69Army @RGrafiliano
Dia yg duluan nyenggol orang2. Nuduh orang2 sbg buzzer bayaran, nuduh orang2 menggunakan akun bot. Pas dibalikin kalau dia sendiri buzzernya yg mainin akun2 bot berkedok #99army, ehh malah ngajak debat substansi 🤭🤭🤭 @PartaiSocmed dongok... pic.twitter.com/TKXKXAL4pT
Expand pic
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.