Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Usia 6 Bulan Bisa Bicara, Video Cendikian Suryaatmadja, Mahasiswa Termuda Kanada Asal Indonesia Yg Masuk Jurusan Fisika di Usia 12 Tahun

Sebelas - dua belas dengan Audrey Yu
0
Murtadha @MurtadhaOne

Bukan Siapa-Siapa Hanya Warga Indonesia Biasa Yang Terkagum-kagum dan Bangga Dengan Presidennya

https://t.co/9aIQ9Gtp2q

Murtadha @MurtadhaOne

Mahasiswa termuda di Canada asal Indonesia Cendikiawan Suryaatmadja (IQ 200) atau diki jadi mahasiswa di Canada saat usia 12 tahun. pic.twitter.com/rFEHytYouT

07/07/2019 19:18:38 WIB
Gray @masgrayx

@SandhyNeolaka @MurtadhaOne Ada, mainya malah udah jauh sampe Kanada....

07/07/2019 19:29:20 WIB
simulacra @achmadsidiqasad

@MurtadhaOne @Christofel_ID 1 per 1000 anak di Indonesia memiliki IQ diatas 163 (buku Mestakung). Hanya saja himpitan ekonomi dan sulitnya akses pendidikan bakat mereka terpendam. Coba di pemerintahan kedua pak @jokowi ini, potensi tersebut dimanfaatkan..

07/07/2019 19:26:29 WIB
🌻 @milkteabcde

@Gazerockisnoted @annisfbr @MurtadhaOne Cendikiawan artinya cerdas, superior, ilmuan2 yg suka menciptakan

07/07/2019 20:58:53 WIB
harta tahta regita @regie____

@MurtadhaOne Twitter please do your magic, jadikan otak ku seperti dia pinternya

07/07/2019 21:34:04 WIB
fanani muhammad @_fanani7

@MurtadhaOne Plis yg model kyk gini ini dibantu skolahnya setinggi2nya ama pemerintah.. sapa tau nanti balik2 bs jd kandidat mentri muda.. klo diluar negri pasti gw yakin dia bakal dibujuk2 pindah kewarganegaraan. sblm itu terjadi

07/07/2019 22:00:53 WIB
Agung @Jelantik5

@MurtadhaOne “Karena saya percaya, pada saat kita merendahkan orang lain, kita sudah kehilangan kemanusiaan kita,”  mobile.rilis.id/amp/audrey-yu-…

07/07/2019 23:42:17 WIB
devi astrina @devimoor_

@MurtadhaOne Mengubah dunia loh.. Goks. Aamiin in se temlen🖤 pic.twitter.com/sPodhve8a0

08/07/2019 10:43:20 WIB
Expand pic

Bocah 12 tahun asal Indonesia, Cendikiawan "Diki" Suryaatmadja, jadi buah bibir di Kanada. Pasalnya, dalam usia belia, Diki berhasil mendapat beasiswa di University of Waterlo, Ontorio, Kanada.

LokadataID @LokadataID

Kecil-kecil si cabai rawit. Inilah bocah 12 tahun asal Indonesia, cendikiawan muda "Diki" Suryaatmadja di University of Waterloo, Kanada goo.gl/LKEpeU

26/11/2017 04:00:04 WIB

Bocah kelahiran 1 Juli 2004 itu sudah tertarik dengan fisika sejak usia 9 tahun. Sejak itu pula dirinya berangan-angan menjadi fisikawan termuda lagi terhebat. "Fisika adalah ilmu yang dapat mengubah dunia," kata dia, seperti dikutip TheRecord.com, satu situs lokal di Waterloo.

Guna mengejar impiannya, Diki juga melatih keterampilan berbahasa Inggris secara otodidak.

Pengelola kampus turut bangga dengan Diki. "Dia sepenuhnya siap secara akademis" kata Andre Jardin, perwakilan kampus yang mengurusi bidang penerimaan mahasiswa baru.

Menurut Jardin, tim penerimaan mahasiswa meluluskan berkas Diki, sebelum memperhatikan usia, dan jenis kelaminnya. Mereka baru menyadari bahwa Diki masih berusia 12, ketika dinyatakan lulus seleksi.

"Kami ingin memastikan dia bisa bersosialisasi (dengan lingkungan barunya), serta memiliki pengalaman hebat dan sukses, seperti mahasiswa lainnya." ujar Jardin.

Di Kanada, Diki akan tinggal di luar kampus, berbeda dengan tradisi kebanyakan mahasiswa yang menetap di asrama. Ayahnya akan menemani Diki sembari bekerja.

Adapun University of Waterloo punya reputasi baik di Kanada. Times Higher Education --majalah yang spesifik meliput dunia pendidikan tinggi-- menempatkan University of Waterloo pada urutan 179 dalam daftar universitas terbaik dunia.

Jejak Diki di Indonesia

Dengan IQ 189, Diki memang jenius. Kecemerlangan Diki sudah terlihat sejak usianya masih terhitung bulan. "Umur 6 bulan sudah bisa bicara, meski cadel," kata ibunda Diki, Hanny, dilansir TribunNews (4 Mei 2015).

Radar Cirebon (20 Mei 2014) menulis, saat berusia 2, Diki mulai lancar berhitung, terutama dalam operasi pertambahan dan pengurangan. Aktivitas menulis mulai dilakukannya sejak usia 3. Di usia yang sama, dia juga mulai menguasai operasi perkalian dan pembagian.

Kemampuan itu diiringi dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Diki sering membaca buku-buku milik kakak perempuannya yang duduk di sekolah dasar. Acapkali, Diki melempar pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab orang tuanya.

Pada usia 6, Diki dimasukkan ke sekolah dasar. Dia loncat dari kelas I langsung ke kelas III. Setahun berikutnya, Diki dikirim orang tuanya ke Singapura. Sekira enam bulan di negeri jiran, Diki kembali ke Indonesia, dan diterima di SMA Kesatuan Bogor, Jawa Barat.

Sebelum masuk SMA, Diki mengikuti ujian Paket B. Ia tercatat sebagai peserta ujian termuda kala itu (Mei 2015).

Di Indonesia, Diki mendapat bimbingan (kurikulum khusus) dari Prof. Yohanes Surya, yang punya pamor sebagai cerdik cendekia bidang fisika.

Sebagai misal, di SMA Kesatuan Bogor, Diki mendapat perlakuan khusus, dan hanya perlu menghadiri pelajaran fisika saja. Sisanya dia habiskan dengan belajar sendiri, dan melalui pendampingan dari tim Yohanes Surya.

"Setiap hari saya juga belajar fisika bersama guru (Surya University) selama empat jam. Sisanya saya belajar sendiri," ungkap Diki, dikutip Pojok Satu (12 Februari 2015).

Ia juga kerap mengikuti Olimpiade bidang sains. Salah satunya, saat tercatat sebagai peserta termuda Olimpiade Fisika di Kazakhstan 2016.

Ihwal cita-citanya, dalam sebuah wawancara dengan Metro TV, Diki mengatakan ingin membuat penemuan-penemuan baru yang bisa mengubah dunia. "Saya ingin menjadi orang yang membanggakan Indonesia. Saya akan kembali ke Indonesia," kata dia.

Radio Elshinta @RadioElshinta

Cendikiawan Suryaatmadja (Diki) asal Indonesia menjadi mahasiswa termuda berusia 12 th di Universitas Waterloo, Kanada, Komentar Anda?

07/09/2016 18:12:42 WIB
wrahardian @wrahardian2

@RadioElshinta kalau di Indonesia sekolah boleh loncat2 maka akan ada ratusan anak umur 12 sudah mahasiswa krn disini banyak yg pintar2

07/09/2016 19:03:17 WIB
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!