0
cannabis @_cannabisindica
Suku Sentinel, Komunitas Berbahaya yang Paling Terasing di Dunia [ A Thread ] Pic : - google - Natgeo pic.twitter.com/GkNDKvVPjO
Expand pic
Expand pic
Expand pic
cannabis @_cannabisindica
secara administrasi pulau sentinel utara yang dihuni oleh suku sentinel merupakan bagian dari kepualuan Andaman, India. Tetapi dalam praktinya pulau ini seolah-olah membentuk ‘dunianya sendiri’. Selama 60.000 tahun, para penduduk asli tidak berinteraksi dengan dunia luar. pic.twitter.com/wolPHOZE1J
Expand pic
Expand pic
cannabis @_cannabisindica
Penduduk di kepuluan Andaman lainnya memilih menghindari perairan pulau sentinel utara karena suku sentinel menolak keras kontak u/ berinteraksi dgb manusia di luar kehidupan mereka & menyerang siapapun yg datang mendekat. Hukum India pun melarang warganya u/ pergi ke sana
cannabis @_cannabisindica
sehingga dikenal sebagai komunitas paling berbahaya di dunia. Disebut-sebut sebagai pulau yang paling sulit dikunjungi di Dunia. Selain terletak dipulau terkecil, kediaman suku ini juga dikelilingi karang-karang tajam yg membuatnya tidak memiliki pelabuhan alami pic.twitter.com/KpE3Ab2z6D
Expand pic
cannabis @_cannabisindica
& hampir seluruh pulau tertutup hutan lebat. Para ahli juga tidak dapat memperkirakan bagaimana suku ini tetap bertahan hidup dlm kondisi terisolasi, terutama pasca bencana Tsunami yang melanda Aceh tahun 2004. Para ahli Jg hanya memperkirakan jumlah penduduk berkisar 15-500 org
cannabis @_cannabisindica
Upaya kontak terhadap suku sentinel telah dilakukan oleh tim National Geographic, Pemerintah India & pasukan angkatan laut India pada tahun 1974, 1981, 1990, 2004, 2006. Hingga Pada 2006, 2 orang nelayan India, Raj & Pandit Tiwari yg menambatkan kapal mereka
cannabis @_cannabisindica
u/ tidur setelah berburu di perairan sekitar, terbunuh ketika perahu mereka lepas & hanyut ke pantai. Suku sentinel bahkan tdk membiarkan petugas mengambil jasad tsb, mereka terus memanah helicopter yg sedang bertugas. Akhirnya, suku sentinel dibiarkan hidup sendiri sekali lagi. pic.twitter.com/vxwnNVSICs
Expand pic
cannabis @_cannabisindica
Selama tahun 1970-an pihak berwenang India sesekali melakukan perjalanan ke Sentinel Utara dalam upaya u/ berteman dengan suku tersebut. Pada salah satu perjalanan ini, 2 babi dan 1 boneka ditinggalkan di pantai. Para Sentinel menusuk babi2 & boneka sertai menguburnya,
cannabis @_cannabisindica
Kunjungan semacam itu menjadi lebih teratur pada 1980-an; tim akan mencoba mendarat, di tempat yang tidak terjangkau panah, dan meninggalkan hadiah seperti kelapa, pisang, & serpihan besi. Terkadang orang Sentinel muncul untuk membuat gerakan ramah.
cannabis @_cannabisindica
Di tempat lain mereka akan mengambil hadiah ke dalam hutan & kemudian menembakkan panah ke pihak penghubung. Meskipun berbagai upaya pertemuan tidak membuahkan hasil yg memuaskan, pada tahun 1991, chattopadhyay, seorang antropolog wanita berhasil melakukan kontak dengan suku tsb pic.twitter.com/2wYDcQkwoH
Expand pic
cannabis @_cannabisindica
Sebelumnya diawal tahun 1990 suku sentinel bersedia menerima kelapa dari para Antropological Survey of India (AnSI) yang di apungkan kearah mereka. Dengan metode seupa, tim Chattopadhyay berhasil mencapai bibir pantai yang dijaga oleh beberapa anggota suku sentinel pic.twitter.com/cOygVIK4xT
Expand pic
cannabis @_cannabisindica
bersenjatakan busur dan panah hingga bebrapa penduduj bersedia untuk menerima kelapa yang diberikan oleh antropolog. 10 bulan kemudian, tim ekspedisi tiba dengan anggota tim yang lebih banyak dengan harapan bahwa suku sentinel dapat lebih familiar dengan peneliti.
cannabis @_cannabisindica
Kali ini keakraban antara suku sentinel dengan para peneiliti mulai terjalin, hal ini terlihat dari beberapa anggota suku yang mengambil sekarung buah dari atas perahu. Bahkan mereka berusaha untuk membawa senapan milik polisi.
cannabis @_cannabisindica
semua itu berubah saat seorang peneliti mencoba u/ mengambil hiasan dr daun yg dikenakan anggota suku. Pria tsb marah seraya mengeluarkan pisaunya & memberikan gestur bahwa mereka harus segera pergi. Sejak saat itu pemerintah India memutuskan untuk mengurangi frekuensi kunjungan
cannabis @_cannabisindica
“Suku sentinel telah hidup berabad-abad di pulau itu tanpa masalah. Masalah mereka justrul muncul setelah melakukan kontak dengan orang luar. Suku ini tidak perlu kota untuk melindunginnya. Yang mereka butuhkan adalah dibiarkan hidup tenang tanpa diganggu” –Chattopadhyay pic.twitter.com/IccqjcOnhK
Expand pic
Expand pic

Comment

aji sudarmawan @aji_sudarmawan 10/07/2019 00:28:13 WIB
ANTROPOLOGI TUKANG HANCURIN BUDAYA ORANG
Login and hide ads.