Opini Idola yang kecewa : Prabowo Tenggelam karena Salah Berkawan !!

Dari awal sudah tercium aroma busuk PKS menenggelamkan bapak, termasuk partai bapak sendiri. Jadi, pilihlah kawan sebenar kawan pak.
0

Pak Prabowo yang saya hormati,

Meski raga belum pernah berjumpa, tapi hati saya memang untuk bapak. Namun apa daya, bapak tidak menang di pilpres 2019 kemarin. Tak masalah buat saya pak, tapi saya sedih begitu dengar bapak yang begitu saya idolakan begitu patuh atas bisikan 'setan' koalisi bapak. Ya, bapak begitu mendengar masukan dari Partai Keadilan Sejahtera terutama Habib Riziq Sihab yang sudah jelas lagi ada masalah hukum dengan pemerintah tanah air. Tapi tetap saja bapak menggunakan agama sebagai identitas politik pada pemilu kemarin.

Saya sebagai orang Jawa Barat begitu sedih, mendengar kabar hubungan PKS dengan Gerindra begitu 'akrab'. Sehingga, bapak bersama pak Sandiaga Uno kalah telak dari hasil keputusan Mahkamah Konstitusi pada 27 Juni lalu. Awalnya saya percaya bahwa bapak kalah karena kecurangan kubu 01, Tapi nyatanya semua itu tidak bisa bapak bersama PKS buktikan dihadapan hakim konstitusi.

Entah kenapa, warga Jawa Barat begitu berharap bapak untuk bisa memimpin negeri ini. Tapi apa daya, semua sudah dikehendaki Allah SWT bapak kalah karena terlalu percaya dengan saran dan masukan dari partai 'setan gundul'. Politik bagi saya tak begitu menarik, tapi menarik bagi saya untuk melihat kenegarawan seorang pak prabowo yang tegas dan berapi-api disetiap tampil pidato. Mengingatkan saya akan sosok Soekarno pada diri bapak.

Hanya saja saya kecewa atas sikap Gerindra dan PKS yang begitu berambisi untuk duduk berkuasa di pemerintahan yang bapak pimpin. Mungkin, itu alasan kenapa, Tuhan belum merestui bapak untuk menang menjadi Presiden di tahun 2019 ini. Semoga dengan kekalahan ini, bapak lebih paham lagi memilih kawan. Kawan yang baik dan mana kawan yang menjerumuskan bapak kepada keambisiusan maksmal.

Tak banyak yang ingin saya sampaikan lewat surat terbuka ini. Semoga Gerindra dan PKS tetap solid untuk kedepannya, meski banyak musuh politik yang ingin menenggelamkan partai bapak yang selalu konsisten memilih menjadi pihak oposisi di pemerintahan Jokowi. Dari awal sudah tercium aroma busuk PKS menenggelamkan bapak, termasuk partai bapak sendiri. Jadi, pilihlah kawan sebenar kawan pak.

Hatur Nuhun

Idola yang kecewa

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.