0
Story Tuai Kecaman Netizen: Viral Postingan Diduga Guru SMPN 30, Jakarta Utara Ajak Tak Pajang.. Akun Facebook Asteria Fitriani, mengunggah postingan ajak tak pajang foto Presiden dan Wapes tapi cukup pajang foto Anies 1439 pv
🇮🇩 LOVE NKRI 🇮🇩 @retnosetyawat
Ini bu guru kok gak netral ya .... gimana perasaan wali murid yg mendukung jokowi dan cinta NKRI ? @DivHumas_Polri @InfoMendiknas @CCICPolri pic.twitter.com/iryZjztfvN
Expand pic
Expand pic
Andreazz @Andreaz41845133
@retnosetyowat @DivHumas_Polri @InfoMendiknas @CCICPolri kalau di lihat latar belakang fotho si ibu guru ini ngajar di SMPN 30 JAKARTA UTARA pic.twitter.com/u2UAh6dnX6
Expand pic
Expand pic
NINAS Madridista @lhena66
@m_yanto_baemo Usut kak... samperin ajj rmhnya.. alnya akun tuh guru udh di hps 😂😂😂😂 pic.twitter.com/TGNxid4rQa
Expand pic
Hendrik Full @hend2463
@joy_rantau @retnosetyowat @DivHumas_Polri @InfoMendiknas @CCICPolri Informasinya, ybs guru di SMPN 30 Tg. Priok Jakut.. Si ibu guru sdh ketakutan, akun fb nya langsung di tutup, tetapi jejak digitalnya sdh sampai ke @CCICPolri
Panji Oetomo @panjioetomo
Apa iya dia guru smpn 30 jakarta? apa bener ada guru model gini? @BareskrimPolri @poldametrojaya @DivHumas_Polri @CCICPolri @Kemdikbud_RI @Itjen_Kemdikbud @smpn30 BIADAB! Guru Kader PKS Ajak Tak Pajang Foto Presiden dan Wapres Tapi Cukup Pajang Foto Anies arrahmahnews.com/2019/06/30/bia…
Tidak Lupa @Tidak_Lupa
@lhena66 Keponakan saya di smp 30 jakarta utara tdk kenal dgn guru ini, tapi hari ini saya akan lapor ke kepala sekolah atas postingan nya...

Menurut keterangan Kepala Sekolah Negeri 30 kepada mediatransparany.com ketika di komfirmasi melalui WA mengatakan “Alhamdulillah pak, setelah saya komfirmasi kepada para guru-guru yang lain, di karenakan saya pun baru menjabat di sekolah tersebut”.

“Saya yakin kalau atas nama Asteria Fitriani yang viral di medsos yang mengatasnamakan seorang guru SMPN 30 tidak ada,” tambah Yusup Kepala SMPN 30.

Kemudian setelah di komfirmasi Kasudin wilayah 2 Jakarta Utara Momon mengatakan, “Sudah saya cek kepada Kepala SMPN 30 pak Yusup, dan diapun mengatakan tidak ada nama seorang yang mengaku guru SMPN 30”.

Dalam menindaklanjuti kasus viralnya yang mengaku seorang guru SMPN 30, Yusup selaku Kepala SMPN 30 berharap kepada seluruh masyarakat Jakarta Utara mengatakan “Insya Allah saya dengan teman-teman akan segera mencari tahu siapa orang tersebut, oleh sebab itu saya pastikan viralnya yang mengaku seorang guru SMPN 30 telah saya laporkan ke atasan.”

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Jakarta Utara, dengan kejadian viralnya Larangan memasang gambar Presiden dan mengaku seorang guru SMPN 30 saya pastikan bukan “GURU” kami. Dan jangan sampai nama sekolah yang telah menghasilkan banyak anak-anak berprestasi akan rusak dengan berita “HOAX”,” Ungkap Yusup.

Erni Thea @ernithea74
@lhena66 Jijai lihat orangnya Pendukung gitu yah facenya 🤣🤣🤣🤣
Odank @OdangKasidi
@AhlulQohwah @KoRnHurry Oh...bener deh dugaannya kalo kader PKS...sungguh me...
dito_hutomo @liongfirman
@NewsArrahmah Facebook nya langsung dihapus ckxkkx tapi buktinya sudah ada tinggal laporkan

SMP Negeri 30 Jakarta memastikan bahwa pembuat status 'tak usah pajang foto presiden' yang viral bukan guru di sekolah tersebut. Pembuat status itu merupakan orang tua salah satu alumni SMPN 30 Jakarta.

"Beliau bukan guru SMPN 30," kata Kepala SMP Negeri 30 Jakarta, M Yusup Corua, saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin (1/7/2019).

detikcom juga mengonfirmasi hal serupa ke Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara, Momon Sulaeman. Momon lalu mengirimkan surat klarifikasi dari SMP Negeri 30 Jakarta.

Berikut ini bunyi klarifikasi dari SMP Negeri 30 Jakarta yang ditandatangani oleh Kepsek M Yusup Corua:

Dengan ini memberikan klarifikasi terhadap masalah yang sedang viral di media sosial tentang seseorang yang memposting foto kegiatan klulusan SMP Negeri 30 Jakarta yang kemudian disalah artikan oleh alumni SMP Negeri 30 Jakarta.

Sedangkan hal yang sebenarnya adalah bahwa benar seseorang tersebut adalah seorang walimurid yang putrinya sudah lulus Tahun Ajaran 2018/2019 dan bukan sebagai Guru SMP Negeri 30 Jakarta seperti halnya yang ada di pemberitaan media sosial.

Dan setelah dilakukan pengecekan terhadap semua guru, staf, dan karyawan di SMP Negeri 30 Jakarta tidak ada nama yang memposting berita tersebut di media sosial sebagai guru, staf, dan karyawan di SMP Negeri 30 Jakarta

Demikian surat klarifikasi ini saya buat dengan sebenarnya agar tidak ada lagi hal-hal yang tidak benar atau informasi yang bersifat hoax terhadap SMP Negeri 30 Jakarta

Momon juga mengirimkan surat pernyataan bermeterai dari pembuat status 'tak usah pajang foto presiden' tersebut. Dalam pernyataannya, perempuan itu menyatakan bahwa dia bukanlah guru SMP Negeri 30 Jakarta melainkan orang tua alumni sekolah tersebut.

Berikut isi pernyataan tertulis dari pembuat status tersebut:

Dengan ini menyatakan bahwa saya bukan guru SMP Negeri 30 Jakarta dan saya betul pemilik akun FB pribadi (-nama pembuat status-) dengan tulisan yang saya buat, ternyata di tanggapi nitizen sebagai Guru SMP Negeri 30 Jakarta

Saya adalah orang tua dari -nama anak pembuat status- (Alumni angkatan 2018-2019) sehingga dalam akun Fb saya ada foto foto saya dan anak saya dengan latar belakang tulisan SMP Negeri 30 Jakarta

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya

URL detiknews 1070 Bukan Guru, Pembuat Status 'Tak Pajang Foto Presiden' Ortu Alumni SMPN 30 DKI Pembuat status FB 'tak usah pajang foto presiden' bukan guru SMPN 30 Jakarta. Dia adalah orang tua alumni sekolah tersebut.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.