MK Bukanlah Mahkamah Kalkulator, Apatah Lagi Mahkamah Kentut

Walaupun kecurangan pilpres baunya santer seperti kentut di keramaian, bukan berarti Kita bisa seenaknya menuduh, apa lg menarasikan adanya kentut, tanpa bisa membuktikannya secara meyakinkan
0
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Menyimak sebentar paparan Hakim MK, sepertinya semua dalil a quo dan bukti ditolak. Beginilah memang ketika hanya berpegang pada pembuktian materiil, dari semula persidangan sy sangat ragu kalau gugatan @prabowo @sandiuno akan dikabulkan mahkamah

27/06/2019 16:20:47 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Terlebih singkatnya masa persidangan, kualitas kesaksian, dan tdk adanya kewenangan pembuktian hanya membuat gugatan tim hukum @prabowo @sandiuno seperti sia-sia, karena hasil akhirnya sudah bisa ditebak

27/06/2019 16:23:09 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Bahwa gugatan yang tak bisa dibuktikan secara materiil hanyalah dianggap sebagai narasi, yg melegitimasi apa yg diwacanakan pendukung 01 selama ini: kecurangan hanyalah narasi #SidangMK

27/06/2019 16:33:15 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Mendalilkan kecurangan yg dilakukan petahana di depan MK mirip seperti menuduh orang kentut di tengah kerumunan, santer baunya tapi nggak lantas membuat kita bisa menuduh seenaknya, kecuali si pelaku mengaku #SidangMK

27/06/2019 16:37:46 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Dan itulah yg terjadi dgn pilpres kemarin, semua org jelas mencium adanya indikasi kecurangan, namun tak dapat dibuktikan secara meyakinkan, sehingga secara materiil bs dianggap tdk ada kecurangan #SidangMK

27/06/2019 16:40:36 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Bila hal sesepele kentut aja kita nggak bisa buktikan, apa lg kecurangan petahana yg sifatnya TSM. Walaupun begitu tak eloklah kalau mendegradasi MK yg mulia yg mulia mjd Mahkamah Kentut, sbgmn bbrp waktu lalu sempat didegradasi sbg Mahkamah Kalkulator #SidangMK

27/06/2019 16:45:34 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Sbgmn kita cuma bisa merutuk saat mencium kentut di keramaian, maka sepertinya saat ini pun para pendukung @prabowo @sandiuno hanya bisa merutuk kecurangan & keputusan @Humas_MKRI dan dgn berat hati menerimanya #SidangMK

27/06/2019 16:48:38 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Utk selanjutnya hidup damai di bawah rezim yg sedang berjaya. Krn hakikat dunia mengajarkan bahwa hidup itu memang tak adil, agar kita selalu merindukan keadilan sejati di hari yang dijanjikan, di akhirat nanti, saat pengadilan terakhir dilangsungkan #SidangMK

27/06/2019 16:54:21 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Harus kita maklumi bahwa Hakim @Humas_MKRI bukanlah Tuhan, sehingga apa pun keputusan yg dihasilkan tak akan mendekati keadilan-Nya. Siapa pun yg merasa diberlakukan tdk adil, lebih baik mengadukannya ke Yg Maha Adil utk diadili di pengadilan terakhir nanti #SidangMK

27/06/2019 17:09:04 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Sebagai bangsa tinggal kita tunggu respons dr @prabowo & @sandiuno, mudah2an mampu mendinginkan suasana, & tetap dlm koridor hukum & demokrasi. Kalah & menang adalah bagian dr demokrasi, sbgmn kecurangan yg jg tak terpisahkan dr prosesnya #SidangMK

27/06/2019 17:14:13 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Biarlah pemenang #SidangMK menari menikmati kemenangannya, utk mempertanggungjawabkan kemenangannya di hadapan bangsa & Tuhan, nanti atw dlm waktu yg dekat. Krn kalau memang Ada kecurangan, akan terbukti sendiri & dibalas lebih pedih #QS_83

27/06/2019 17:26:03 WIB
Deni Indra Kelana @DeniKelana

Entah kenapa #SidangMK ini mengingatkan sy ke Kermit ya?🤔 You're Guilty, knock knock! pic.twitter.com/oU52rPHEA2

27/06/2019 17:36:16 WIB
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!