0
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Dampak dari President Thresholds 20% menggunakan Ambang Batas Parlemen 2014 dan Pemilu Serentak. Saya sudah menulis Jauh hari ketika sebelum PT diberlakukan yang diuntungkan adalah Partai yang mengusung Calon Presidennya sendiri sementara Koalisi Partai pasti Jeblok kecuali PKS twitter.com/ronavioleta/st…
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Mengapa PKS bisa meraup Kursi yang cukup signifikan karena basis pemilih PKS sudah tertata dan jelas, mereka tidak terpengaruh oleh #Perilaku anggota Legislatif dimasa lalu, Nadia mereka adalah Dakwah dan Keder sementara Parpol lainnya tenggelam karena Perilaku Elitnya #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
dengan memakai sistem Pemilu Serentak, maka sangat mustahil seorang Caleg dapat mempromosikan Dirinya sementara Partainya juga harus mempromosikan Capres ( sesuatu hal yang mustahil ) oleh karena itu jika kemudian Suara Partainya Jeblok itu Resiko Pemilu Serentak #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Seharusnya yang perlu dilakukan awal adalah Pemilu Legislatif sebagai penentu Ambang Batas Parlemen (4%) Menurut Pendapat saya Ambang Batas Parlemen itu harus lebih tinggi dari angka 4 ( 5~7 ) demi untuk sebuah kualitas Parlemen #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
dengan Ambang Batas Parlemen tersebut setiap Peserta yang dapat mencapainya dan memiliki Kursi di Parlemen diberi Hak dan Kewenangan untuk mengusung Calon Presiden sesuai Pilihan Partainya dan disitulah Demokrasi itu dapat menampilkan dan menghasilkan Kualitas dan Nilai #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Hasilnya akan berbeda jauh jika Pilpres menggunakan President Thresholds 20% berbasis Ambang Batas Parlemen tahun 2014 👉 sesuatu hal yang sangat Bodoh sekaligus membunuh #Nalar #AkalSehat cara berDemokrasi. Tidak ada Ruang untuk Demokrasi memperlihatkan Kualitasnya #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Sekarang terbukti, hampir semua Partai Pendukung Koalisi Kehilangan Suara Pemilih 👉 alasan utama adalah menurunnya tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Partai Politik, Pelaksanaan Pemilu yang dilakukan secara Serentak dan Konsentrasi Caleg antara Pileg dan Pilpres #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
seharusnya Pileg dilakukan lebih awal kemudian dengan Ambang Batas Parlemen yang diperoleh Parlemen yang lama harus dibubarkan dan digantikan oleh Parlemen yang Baru setelah itu Pilpres dengan menggunakan Parameter Ambang Batas Parlemen hasil Pemilu yang Baru ditetapkan #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Jadi Kondisi Riil yang tercipta sekarang Mengapa PAN, Demokrat, PPP, Hanura, Nasdem, tidak memperoleh Suara seperti yang diharapkan Kadernya itu akibat dari Pemilu Serentak dan Sepakat memberlakukan President Thresholds memakai Ambang Batas Parlemen 2014 #DemokrasiGagal #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Yang memperoleh Kursi Parlemen karena adanya Dukungan Riil, PKS karena Dakwahnya, PKB karena NUnya, Gerindra dan PDIP karena Capresnya, selain dari pada ke 4 Partai tersebut adalah Partai Abu-Abu seperti yang disampaikan oleh mbak @evalez_fr (tidak jelas Identitasnya) #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Sama halnya ketika Demokrat menggagas Poros ke 3 kemudian Gagal karena Identitas Partainya tidak jelas, demikian pula yang dialami PPP, Nasdem, Hanura, PAN, PBB, PKPI, PSI, BerKarya juga mengalami nasib yang sama ( Politik dan Partai Politik itu perlu Identitas ) #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Mas saya beritahu ya. Dinegara Maju Persepsi Publik tentang Partai Politik berbeda dengan Persepsi Publik di #Indonesia. Negara Maju memposisikan Partai Politik itu merupakan Jembatan Penghubung yang mempertemukan Rakyat dengan Penguasa / Pemerintah /Government #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
fungsi penghubung itulah yang kemudian membuat Masyarakat yang semula ragu terhadap Partai Politik kemudian berubah menjadi sebuah Keyakinan bahwa Partai Politik dapat menjadi Wakil atau mewakili segala hal yang berkaitan dengan Kehidupan Berbangsa dan BerNegara #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Mereka tidak hidup dari Partai Politik namun sebaliknya mereka menghidupi Partai Politik dengan satu tujuan agar supaya Masyarakat dapat memperoleh Hak-Hak Dasarnya sebagai seorang Warga Negara sesuai Konstitusi yang telah ditetapkan dan menjadi rujukan mereka BerNegara #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
di #Indonesia jauh berbeda, Indonesia menempatkan Partai Politik untuk mencari Makan, mengumpulkan Harta bahkan kalau bisa lewat Partai Politik menghabisi Kekayaan Negara ( sampai tidak tersisa ) dan dilakukan terus menerus tanpa henti kemudian dikemas demi Rakyat #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Jadi, pernyataan bahwa Partai Politik akan lebih baik berada dalam lingkaran Kekuasaan itu menjadi sebuah Pembenaran bahwa Parpol harus selalu diposisikan sebagai sebuah tempat Politisi dalam memenuhi hasrat Mencari Makan, mengumpulkan Harta bahkan Mencuri kekayaan Negara #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Mungkin tulisan saya bisa menjadi sebuah Refleksi diri sebelum seseorang memutuskan untuk berPolitik twitter.com/asboediono_/st… #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Berpolitik itu perlu Identitas supaya Publik Paham apa Visi dan Misi, Bagaimana Endingnya dan Dimana Landingnya juga harus mampu membaca Arah dan Keinginan Publik yang sangat menentukan Keberadaan Partai Politik twitter.com/asboediono_/st… #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Mengapa banyak Partai Politik yang gagal dalam pemenuhan Target Suara 1. Pemilu Serentak ( Pileg dan Pilpres ) 2. Partai Politiknya tidak punya bentuk dan identitas yang Jelas (dalam politik itu hanya ada 2 pilihan yaitu Ragu dan meragukan) twitter.com/asboediono_/st… #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Mungkin banyak diantara kita mengenal 👉 Atheisme menurut Google Atheisme adalah sebuah pandangan filosofi yang tidak memercayai keberadaan Tuhan dan dewa-dewi ataupun penolakan terhadap teisme. Dalam pengertian yang paling luas adalah ketidak percayaan pada Tuhan #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Atheisme berkembang sejak abad ke 18, itu kata Google. di #Indonesia Atheisme menjadi Modern dan berkembang bersama tumbuhnya Partai Politik lewat Gerak dan #Perilaku Para Politisi, mereka sudah tidak peduli lagi Kepada Tuhan, tidak peduli lagi tentang Apa Agama mereka #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Kata Orang Bijak “ Atheisme Modern “ pada dasarnya adalah #Sikap dan #Perilaku yang lebih mendewakan Materi daripada percaya kepada Tuhan yang membentuk hidup Spritualnya dengan perkataan lain Manusia hanya dipandang tidak lebih sebagai Benda yang tidak ada harganya #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
dengan perkataan lain keberadaan Manusia tidak ada kaitannya atau tidak ada hubungannya dengan Tuhan yang menciptakan Manusia dan selalu setia memelihara penuh Misteri dari hari ke hari. Atheisme Modern memunculkan stigma bahwa tidak ada hubungan diantara Manusia #hening
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_
Semangat Atheisme Modern yang mewarnai hidup Para Politisi berhasil mengubah Paradigma Cara Berpikir, mereka tidak lagi Percaya bahwa segala Peristiwa yang terjadi adalah karena Kehendak Tuhan bahkan mereka tidak percaya atas Campur Tangan Tuhan (walaupun mereka beragama) #hening
Load Remaining (8)

Comment

DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_ 28/06/2019 21:14:56 WIB
Ternyata Tuhan itu Tidak Ada dalam relung Kehidupan Anak Bangsa ini dijaman Modern seperti sekarang, mereka lebih memilih Menjadi Atheis Modern yang menomor satukan Dunia dariapada memilih kehidupan Spiritualnya sebagai Manusia Ciptaan Tuhan #hening.
DANIEL  MARISSA and Us 🇦🇺 @asboediono_ 06/08/2019 17:40:53 WIB
Banyak Para PiniSepuh mengajarkan kepada kita Anak Bangsa tentang Filisofi Hidup, Urip kuwi kudu Urup, Bener lan Pener. Bener durung tentu Pener. Pinter durung tentu Pener sing becik kuwi Pinter, Pener lan Urup kanggo Ngurupi #hening
Login and hide ads.