0
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
1. @Yusrilihza_Mhd Bantah Berita Antara News Riau Bahwa Ayat-Ayat Al-Quran Tidak Relevan Di Siadang Sengketa Pilpres Di MK #CatatanYusril Cc @M4ngU5il pic.twitter.com/H4lkBwuPDi
 Expand pic
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
2. Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra membantah pemberitaan Antara News Riau yang memberitakan bahwa dirinya mengatakan ayat-ayat Al-Qur’an tidak relevan dengan sidang sengketa Pilpres di MK. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
3. Akibat pemberitaan seperti itu Yusril merasa dirinya dirugikan karena dia mendapat kecaman dan tudingan di berbagai media sosial. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
4. “Ada yang bilang saya ini sudah kafir, sekuler, munafik, pengkhianat dan sejenisnya. Padahal saya tidak pernah berkata demikian di sidang MK” tegas Yusril. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
5. “Sebagai Mu’min saya yakin bahwa Al-Qur’an itu relevan dengan segala zaman. Namun tentu ayat-ayat tertentu dari al-Qur’an haruslah diterapkan dalam konteks yang tepat, sehingga relevan dengan situasi atau keadaan tertentu. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
6. Yusril mengatakan bahwa dia mengkritik penggunaan dua ayat Al-Qur’an oleh Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi yang mengutip Surah Al Hajj ayat 65 dan Surah as Sajdah ayat 25 yang memang berbicara tentang perselisihan. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
7. Menurut Yusril kedua ayat tersebut tidak relevan dengan sidang MK yang memeriksa perselisihan hasil akhir Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
8. Sebab kedua ayat itu berbicara tentang perselisihan doktrin fundamental suatu agama mengenai konsepsi ketuhanan, yang masuk ke bidang teologi atau Ushuluddin. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
9. Kalau konsepsi tentang Tuhan diperdebatkan oleh pemeluk agama yang berbeda, tentulah masalah itu takkan selesai dibahas di dunia ini. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
10. Karena itu, biarlah Allah memberi keputusan tentang apa yang diperselihkan oleh pemeluk agama yang berbeda itu di akhirat nanti. Demikian maksud kedua ayat yang dikutip Kuasa Hukum Prabowo Sandi itu. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
11. Sedangkan perselisihan hasil Pilpres, menurut Yusril bukanlah perselisihan teologis yang baru akan diselesaikan Tuhan di akhirat nanti. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
12. Perselisihan itu dapat diselesaikan oleh manusia di dunia ini tanpa harus menunggu datangnya hari kiamat. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
13. Di sidang MK itu Yusril lantas mengutip tiga ayat Al-Qur’an yang memerintahkan agar manusia membentuk badan peradilan untuk memutus sengketa antara mereka dengan berpedoman pada keadilan. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
14. Ayat-ayat yang dikutip Yusril adalah Surah An Nisa ayat 58 dan ayat 135 serta Surah Al Maidah ayat 8 yang semuanya menekankan asas keadilan dalam Islam. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
15. Yusril bahkan mengatakan ayat Al-Qur’an Surah An Nisa ayat 135 yang mengatakan “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang-orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu...
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
16... Jika mereka kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran... #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
17...Dan jika kamu memutar-balikkan kata-kata atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan”. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
18. Teks asli Surah An Nisa ayat 135 itu, dalam Bahasa Arab, telah terpampang di dinding Ruangan Depan Gedung Mahkamah Konstitusi. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
19. Karena itu, Yusril percaya MK akan memutus sengketa Pilpres ini dengan jujur dan adil. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
20. Tidak ada alasan meragukan kredebilitas MK untuk menyekesaikan sengeketa ini sebagaimana dikatakan Bambang Widjoyanto, Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo Sandi. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
21. Sebab itu, dalam berbagai kesempatan sidang, Yusril meminta MK agar memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada Kuasa Hukum Prabowo Sandi untuk mengemukakan permohonan atau gugatannya dan membawa semua alat bukti yang mereka miliki. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
22. Sebab, kata Yusril, kalau mereka menuduh Pemilu dan Pilpres penuh kecurangan dan terjadi pelanggaran secara Terstruktur, Sistematik dan Masif (TSM), maka merekalah yang wajib membuktikannya. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
23. Yusril mengutip Hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, yang mengatakan bahwa seandainya setiap orang boleh menuduh sesuka hatinya, maka akan ada orang yang menuntut balas akan harta dan darah dari sesuatu kaum. #CatatanYusril
#CatatanYusril @Catatan_Yusril
24. “Namun kewajiban untuk membuktikan tuduhan ada pada orang yang menuduh. Sedangkan mereka yang menyangkal tuduhan, wajib menguatkannya dengan sumpah”. #CatatanYusril
Load Remaining (6)
Login and hide ads.